Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

8 Tempat Wisata di Namibia, dari Gurun Tertua hingga Kota Hantu Ikonik

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20251207_092932_0008.png
Timbuku Travel
Intinya sih...
  • Sossusvlei & Deadvlei adalah pemandangan ikonik di Namibia, terletak di Taman Nasional Namib-Naukluft.
  • Taman Nasional Etosha merupakan salah satu suaka margasatwa terpenting di Afrika dengan Etosha Pan yang besar.
  • Fish River Canyon menyuguhkan pemandangan alam berupa ngarai terbesar di Afrika dan ngarai terpanjang kedua di dunia, terletak di bagian selatan Namibia.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bayangkan melangkah ke negeri dengan bukit pasir berwarna oranye yang menjulang ratusan meter, lanskap ikonik Namibia yang kini bisa kamu jelajahi tanpa visa sebagai warga Indonesia. Dari Sossusvlei yang ikonik, safari Etosha yang penuh adrenalin, hingga pesona kolonial Swakopmund yang bertemu Samudra Atlantik—setiap lokasinya menjanjikan pengalaman yang benar-benar berbeda.

Semua keajaiban itu tersaji dalam perjalanan yang memadukan petualangan, ketenangan, dan panorama yang tak akan kamu temui di tempat lain. Siap terpukau? Yuk, intip destinasi terbaik Namibia yang wajib masuk itinerary perjalanan kamu berikutnya, Bela!

1. Sossusvlei & Deadvlei

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20251207_092931_0000.png
Timbuku Travel

Sossusvlei dan Deadvlei adalah pemandangan paling ikonik di Namibia. Terletak di dalam Taman Nasional Namib-Naukluft, rumah bagi bukit pasir raksasa yang merupakan gurun tertua di dunia. Rute termudah menuju lokasi ini adalah dengan terbang ke Walvis Bay, atau berkendara selama 5-6 jam dari Windhoek (WDH) menuju gerbang utama Sesriem. Gerbang ini buka dari matahari terbit hingga terbenam (sekitar 06:00 hingga 18:00), dengan biaya masuk harian sekitar NAD 150 (Rp143.000) per orang.

Aktivitas wajib adalah mendaki Dune 45 atau Big Daddy (dune tertinggi) dan berfoto di Deadvlei, dataran garam putih yang kontras dengan siluet pohon kering berusia 900 tahun. Spot foto terbaik adalah saat sunrise atau sunset di Deadvlei dan Dune 45. Di lodge sekitar Sesriem, cobalah kuliner yang menggunakan daging lokal Namibia, seperti Oryx Steak atau Kudu.

2. Taman Nasional Etosha

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20251207_092931_0001.png
Discover Africa Safaris

Taman Nasional Etosha terletak di Namibia Utara. Merupakan salah satu suaka margasatwa terpenting di Afrika. Keunikan Etosha terletak pada Etosha Pan yang besar, yang menciptakan ilusi optik dan menyediakan banyak lubang air (waterhole) alami dan buatan tempat satwa liar berkumpul. Taman ini buka dari matahari terbit hingga terbenam (sekitar 06:00 hingga 18:00), dengan biaya masuk harian sekitar NAD 150 (Rp143.000) per orang.

Aksesnya mudah dengan berkendara dari Windhoek ke salah satu gerbang, seperti Gerbang Andersson. Aktivitas utama adalah self-drive safari atau guided game drives, serta pengamatan satwa liar di waterhole kamp (rest camp) pada malam hari, terutama di Okaukuejo. Kuliner tersedia di restoran rest camp, menyajikan masakan internasional dan Namibia.

3. Fish River Canyon

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20251207_092931_0002.png
Namibia Tours & Safaris

Bergeser ke Fish River Canyon, ngarai terbesar di Afrika dan ngarai terpanjang kedua di dunia, terletak di bagian selatan Namibia, dekat kota Hobas. Ngarai ini adalah keajaiban geologi yang dapat diakses melalui gerbang utama di Hobas, setelah perjalanan panjang (sekitar 7 jam) dari Windhoek.

Jam operasionalnya sekitar 06:00 hingga 18:00, dengan biaya masuk sekitar NAD 150 (Rp143.000) per orang per hari. Aktivitas utama adalah pengamatan pemandangan dari berbagai titik pandang (terutama Main Viewpoint) dan hiking di dasar ngarai (hanya diperbolehkan di musim dingin dan dengan izin khusus). Spot foto terbaik adalah pemandangan ngarai yang dramatis dan luas saat sunrise atau sunset.

4. Swakopmund

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20251207_092931_0003.png
Namibia Tours & Safaris

Swakopmund dikenal sebagai kota pesisir yang menawarkan perpaduan menarik antara Gurun Namib yang gersang dan Samudra Atlantik yang dingin. Kota ini terkenal dengan arsitektur kolonial Jerman yang unik dan merupakan pusat bagi olahraga petualangan. Rute termudah adalah terbang ke Bandara Walvis Bay (WVB) atau berkendara selama 4 jam dari Windhoek. Sebagai kota, jam operasional toko dan restoran adalah normal, namun aktivitas petualangan memiliki jam tersendiri.

Aktivitas yang populer termasuk quad biking dan sandboarding di bukit pasir gurun, skydiving, dan mengunjungi Mercusuar Swakopmund. Spot foto terbaik meliputi arsitektur Jerman (seperti Hohenzollernhaus) dan pertemuan dramatis antara gurun dan laut. Untuk kuliner, kamu wajib mencoba Masakan Jerman seperti Apfelstrudel atau Schweinshaxe, serta Hidangan Laut Segar di restoran tepi pantai.

5. Skeleton Coast

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20251207_092931_0004.png
Timbuku Travel

Skeleton Coast (Pantai Kerangka) menyuguhkan pemandangan garis pantai utara Namibia yang terkenal karena suasananya yang misterius, kabut tebal, dan banyaknya bangkai kapal karam yang berkarat, serta koloni anjing laut. Lokasinya sangat terpencil, dengan akses utama melalui Gerbang Ugabmond atau melalui fly-in safari.

Akses ke area taman nasional sangat dibatasi dan seringkali memerlukan izin atau tur berlisensi, sehingga biaya tiket sangat bervariasi. Aktivitas utamanya adalah fly-in safari untuk melihat bangkai kapal dari udara dan mengunjungi koloni anjing laut Cape Cross (di area selatan). Spot foto terbaik adalah bangkai kapal yang ditinggalkan dan pemandangan kontras antara laut dan gurun.

6. Kolmanskop

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20251207_092932_0005.png
Namibia Accomodation

Kolmanskop adalah kota hantu yang ditinggalkan yang perlahan ditelan oleh pasir Gurun Namib, sekitar 10 km di luar Lüderitz, Namibia selatan. Kota ini dulunya merupakan pusat penambangan berlian yang makmur. Kolmanskop mudah diakses dengan mobil dari Lüderitz, dan umumnya buka dari 09:00 hingga 13:00, dengan biaya tiket sekitar NAD 150 (Rp143.000) per orang yang mencakup tur berpemandu.

Aktivitas utamanya adalah tur berpemandu untuk mempelajari sejarah penambangan berlian dan eksplorasi bangunan-bangunan tua yang kini dipenuhi pasir. Spot foto yang paling diminati adalah ruangan-ruangan dan tangga yang tertutup pasir gurun, memberikan suasana yang pasca-apokaliptik.

7. Damaraland

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20251207_092932_0006.png
Namibia Tours & Safaris

Ada pula Damaraland sebagai wilayah semi-gersang di barat laut Namibia yang terkenal dengan pemandangan pegunungan yang terjal, tebing batu, dan satwa liar yang beradaptasi dengan gurun. Rute termudah adalah berkendara dari Swakopmund atau Etosha, meskipun kendaraan 4x4 direkomendasikan untuk menjelajahi beberapa area.

Sebagai wilayah konservasi, jam operasional dan biaya tiket bervariasi tergantung pada lodge dan area yang dikunjungi. Aktivitas yang paling menarik adalah pelacakan Gajah Gurun (desert elephants) dan Badak Hitam yang langka, serta hiking di lanskap geologi yang unik. Spot foto wajib adalah pemandangan gurun yang luas dan formasi gunung batu seperti Spitzkoppe.

8. Twyfelfontein

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20251207_092932_0007.png
Discover Africa Safaris

Twyfelfontein adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang terletak di Damaraland, terkenal karena menyimpan salah satu konsentrasi ukiran batu (petroglyphs) prasejarah terbesar di Afrika, yang ditinggalkan oleh suku San. Lokasinya dapat diakses dari Swakopmund atau Etosha (4x4 lebih dianjurkan).

Situs ini umumnya buka dari 08:00 hingga 17:00, dengan biaya masuk sekitar NAD 100 (Rp95.500) per orang (wajib didampingi pemandu lokal). Aktivitas utama adalah tur berpemandu untuk melihat dan mempelajari ukiran batu, termasuk ukiran Lion Man yang terkenal. Spot foto terbaik adalah ukiran batu kuno dan formasi batuan basal unik seperti Organ Pipes di dekatnya.

Itulah rekomendasi 8 tempat wisata di Namibia yang bisa kamu jelajahi tanpa visa, lengkap dengan pengalaman unik mulai dari gurun, safari, hingga kota historis. Kalau ada informasi lain yang kamu tahu, bisa tulis lewat kolom komentar, Bela!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ayu Utami
EditorAyu Utami
Follow Us

Latest in Lifestyle

See More

Wajah Baru Starbucks Reserve Plaza Indonesia, Lebih Hangat & Nyaman!

20 Jan 2026, 10:15 WIBLifestyle