Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Memanas! SM Entertainment Dikabarkan Sita Aset EXO-CBX Senilai Rp300 Miliar

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260211_195830_0001.png
The Korea Times
Intinya sih...
  • Perjalanan konflik antara SM Entertainment dan EXO-CBX sejak 2023
  • Penyitaan aset pribadi Chen, Baekhyun, dan Xiumin senilai Rp300 miliar oleh SM Entertainment
  • Dampak sengketa terhadap aktivitas EXO-CBX dan kekhawatiran penggemar
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Konflik antara SM Entertainment dan unit EXO-CBX—Chen, Baekhyun, dan Xiumin—kembali memanas setelah agensi menyita sejumlah aset pribadi ketiga artis. Dilaporkan pada Rabu (11/2/2026) oleh Biz Hankook, total klaim yang diajukan mencapai 26 miliar won atau sekitar Rp300 miliar.

Langkah ini menjadi babak baru dalam perselisihan yang telah berlangsung sejak 2023, memunculkan pertanyaan seputar hak royalti, pembagian pendapatan, dan kepemilikan aset para member EXO. Berikut rangkuman lengkap mengenai kronologi sengketa, daftar aset yang disita, dan dampaknya terhadap EXO-CBX, Bela!

Latar belakang konflik EXO-CBX dan SM Entertainment

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260211_195831_0003.png
NewsBytes

Perseteruan antara SM Entertainment dan unit EXO-CBX, yakni Chen, Baekhyun, dan Xiumin, telah memasuki babak baru. Konflik ini bermula pada Juni 2023, ketika ketiga artis menyampaikan niat untuk mengakhiri kontrak eksklusif mereka dengan SM Entertainment. Mereka menilai kontrak yang ada tidak adil, termasuk ketidakjelasan perhitungan pendapatan dan pembagian royalti.

Kedua pihak sempat mencapai kesepakatan kompromi: EXO-CBX boleh beraktivitas di bawah agensi independen INB100 untuk kegiatan individu, dengan ketentuan membayar 10 persen dari pendapatan individu kepada SM Entertainment. Namun, sengketa muncul kembali ketika CBX menolak membayar royalti, dengan alasan SM dianggap melanggar kesepakatan terkait biaya distribusi rekaman dan musik sebesar 5,5 persen untuk agensi INB100.

Penyitaan aset oleh SM Entertainment

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260211_195830_0002.png
Substack

Sebagai langkah hukum untuk menegakkan klaim pembayaran, SM Entertainment menyita sejumlah aset pribadi Chen, Baekhyun, dan Xiumin pada 9–10 Februari 2026, menurut laporan Biz Hankook. Tindakan ini dilakukan untuk mencegah pengalihan atau penjualan aset sebelum pembayaran royalti 10 persen terpenuhi. Aset yang disita mencakup:

  • Chen: deposit rumah sewa.
  • Baekhyun: apartemen di Acheon-dong, Guri, Gyeonggi, yang dibeli pada Oktober 2023.
  • Xiumin: apartemen di Hannam-dong, Yongsan, Seoul, yang baru selesai proses balik nama pada Januari 2026.

Total nilai klaim SM dari ketiga artis mencapai 26 miliar won (sekitar Rp300 miliar), dengan rincian: Chen 3 miliar won (sekitar Rp34,5 miliar), Baekhyun 16 miliar won (sekitar Rp184 miliar), dan Xiumin 7 miliar won (sekitar Rp80,5 miliar).

Dampak sengketa terhadap aktivitas dan penggemar

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260211_195830_0000.png
The Korea Times

Sengketa ini membuat EXO-CBX sempat absen dari beberapa kegiatan comeback EXO, sehingga menimbulkan kekhawatiran dan kehebohan di kalangan penggemar. Banyak netizen menyuarakan kekecewaan terhadap langkah SM, menilai penyitaan aset sebagai tekanan berlebihan terhadap artis.

Sebagian penggemar juga mempertanyakan keputusan EXO-CBX meninggalkan SM Entertainment, mengingat agensi besar biasanya memberikan posisi lebih stabil bagi artis. Hingga kini, INB100 selaku agensi EXO-CBX belum memberikan pernyataan resmi terkait penyitaan ini, sehingga status pembayaran dan kepemilikan aset masih menjadi perhatian publik.

Status sengketa dan kesepakatan awal

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260211_195831_0004.png
ZAPZEE

Sengketa antara SM Entertainment dan EXO-CBX berlangsung dalam beberapa tahap, yaitu sebagai berikut:

  • Juni 2023: EXO-CBX menyatakan ingin mengakhiri kontrak karena ketentuan yang tidak adil.
  • Pertengahan 2023: Kesepakatan kompromi berupa aktivitas individu EXO-CBX berada di bawah INB100 dengan kewajiban membayar 10 persen pendapatan kepada SM.
  • Juni 2024: EXO-CBX menolak membayar royalti, menuding SM gagal memenuhi kesepakatan distribusi biaya rekaman 5,5 persen untuk INB100.
  • Februari 2026: SM menyita aset ketiga member senilai 26 miliar won (sekitar Rp300 miliar) untuk menegakkan klaim pembayaran.

Hingga kini, baik SM Entertainment maupun agensi EXO-CBX, INB100, masih belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menyeluruh mengenai penyitaan aset dan kelanjutan sengketa. Penggemar pun menunggu kejelasan status ketiga artis ini di bawah EXO dan peran mereka di masa depan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno
Follow Us

Latest in Lifestyle

See More

Memanas! SM Entertainment Dikabarkan Sita Aset EXO-CBX Senilai Rp300 Miliar

13 Feb 2026, 13:15 WIBLifestyle