Hampir setiap hari penonton televisi maupun pembaca berita media online melihat kemunculan Achmad Yurianto, untuk mendengarkan perkembangan kabar terbaru penangan Covid-19 di Indonesia.

Yuri mengatakan bahwa menunaikan tugas sebagai juru bicara adalah sebuah kehormatan baginya. Tak lupa ia sampaikan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak selama ia bertugas. "Tugas negara adalah kehormatan dan saya sangat terbantu oleh dukungan teman-teman media," ujar Yuri.

Hari Terakhir Achmad Yurianto Menjadi Jubir Penanganan Covid-19 covid19.go.id

Mengetahui bahwa kemarin (21/07) menjadi hari terakhir Yuri berada di podium Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Twitter diramaikan oleh ucapan terima kasih kepada Yuri.

Ucapan tersebut juga beriringan dengan komentar canda yang menggelitik, seperti perhatian warganet terhadap padanan kemeja batik yang kerap berbeda-beda, setiap kali Yuri memberikan laporan di hadapan awak media.

Sebenarnya, Yuri masih aktif menjabat sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan. Sehingga, Yuri akan kembali fokus di situ. "Saya fokus di P2P, dan Covid-19 adalah juga masalah P2P," ungkap Yuri.

Yuri sendiri menjabat sebagai Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 sejak ditunjuk oleh Presiden Jokowi padaa bulan Maret 2020 lalu. Namun akhirnya tugas tersebut tuntas sudah sejak Presiden Jokowi membubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada 20 Juli lalu, kemudian menggantinya dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Baca Juga: Ragu akan Kebenaran Foto Jenazah Covid-19, Anji Dikecam PFI

Baca Juga: Waspadai Ruangan Berpendingin, COVID-19 Bisa Mengintaimu

Baca Juga: Bikin yang Sehat Merasa Sakit, Ini Gejala Palsu COVID-19