18 Siswa Sekolah Dasar di Texas Tewas Usai Penembakan Massal

Seorang guru dan pelaku penembakan juga tewas

18 Siswa Sekolah Dasar di Texas Tewas Usai Penembakan Massal

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Kabar duka kembali datang dari Amerika tepatnya dari Texas. 18 siswa sekolah dasar di Texas dikabarkan meninggal dunia usai penembakan sekolah dasar paling mematikan terjadi pada Selasa (24/5/2022) waktu Amerika Serikat.

Pelaku penembakan yang diketahui adalah laki-laki berusia 18 tahun, dilaporkan juga tewas. Peristiwa duka ini menjadi penembakan massal paling mematikan di AS tahun ini, seperti dikatakan The New York Times. Pasalnya ini terjadi hanya 10 hari setelah 10 orang tewas di supermarket Buffalo.

Berikut informasi selengkapnya tentang penembakan di Texas.

Korban tewas 19 orang

Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah sekolah dasar di Uvalde, Texas, pada hari Selasa (24/5/2022) pukul 11.32 waktu Amerika, menewaskan 19 orang, termasuk 18 anak-anak dalam sebuah penembakan massal.

Ini menjadi penembakan paling mematikan di sebuah sekolah dasar Amerika sejak serangan di Sandy Hook Elementary di Newtown, Conn., pada tahun 2012. Lebih mirisnya lagi, penembakan ini terjadi setelah 14 Mei lalu 10 orang tewas di supermarket Buffalo, yang didominasi Black East Side. 

Sebelumnya, korban tewas berjumlah 14 orang siswa sekolah dasar. Kemudian polisi negara bagian memperbarui jumlah korban tewas pada Selasa malam, mengumumkan bahwa empat anak lagi termasuk di antara yang tewas, dengan total 18 orang. Korban tewas juga termasuk satu guru.

Beberapa korban lainnya sedang mendapat perawatan intensif

Pada konferensi pers Selasa sore, Pete Arredondo, kepala polisi Distrik Sekolah Independen Konsolidasi Uvalde, mengatakan bahwa beberapa orang dewasa dan siswa telah terluka. Sekolah itu memiliki siswa di kelas dua hingga kelas empat, yang berusia 7 hingga 10 tahun.

Uvalde adalah kota berpenduduk sekitar 16.000 orang sekitar 84 mil sebelah barat San Antonio. Dalam pembaruan sebelumnya, rumah sakit mengatakan beberapa siswa dari sekolah dirawat di ruang gawat darurat.

Rumah sakit lain, University Health di San Antonio, mengatakan telah menerima dua pasien, seorang anak dan seorang dewasa, dari penembakan itu. Orang dewasa adalah seorang perempuan berusia 66 tahun dan seorang anak adalah seorang gadis berusia 10 tahun. Keduanya berada dalam kondisi kritis, kata rumah sakit dalam sebuah pembaruan.

Orang tua juga tidak diizinkan untuk menjemput anak mereka. Anak-anak ini akan mendapat pendampingan dan rehabilitasi dahulu sebelum dipulangkan kepada orang tua mereka. 

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here