Daftar Karya Yayoi Kusama (Dok. Amazon UK)
Yayoi Kusama tidak hanya menuangkan gagasannya melalui visual. Ia juga menulis. Salah satu karya tulis yang penting adalah Infinity Net, sebuah autobiografi yang diterbitkan pada 2003.
Buku ini menceritakan perjalanan hidup Kusama, mulai dari masa kecilnya di Jepang, kepindahannya ke Amerika Serikat, hingga kepulangannya ke Jepang. Selain kisah hidup, buku tersebut juga memuat puisi dan dokumentasi yang berkaitan dengan perjalanan seninya.
Infinity Net menjadi menarik bagi orang yang ingin memahami Kusama bukan hanya dari karya yang terlihat di museum. Melalui tulisan autobiografis, pembaca dapat melihat bagaimana pengalaman pribadi dan perjalanan hidupnya berhubungan dengan perkembangan karya seninya.
Hal tersebut membuat karya Kusama terasa semakin personal. Di balik pola, warna, dan bentuk yang terlihat sederhana, terdapat perjalanan panjang seorang seniman dalam menemukan cara untuk menerjemahkan pengalamannya ke dalam karya.
Yayoi Kusama menunjukkan bahwa sebuah karya seni tidak harus selalu hadir dalam bentuk yang konvensional. Polka dots, cermin, labu, bunga, hingga sebuah perjalanan di jalanan kota bisa menjadi medium untuk menyampaikan gagasan yang lebih besar.
Menariknya, berbagai karya Kusama memiliki benang merah yang cukup kuat, terutama melalui pengulangan bentuk, pola, dan gagasan mengenai ruang tanpa batas. Namun, perjalanan karyanya juga menunjukkan bahwa ia terus bereksperimen dengan medium dan konteks yang berbeda.
Jadi, kalau selama ini kamu hanya mengenal Yayoi Kusama lewat Infinity Mirror Rooms atau patung Pumpkin, ternyata masih banyak sisi lain dari perjalanan seninya yang menarik untuk ditelusuri. Dari lukisan abstrak hingga film, pertunjukan, karya publik, dan tulisan, semuanya menjadi bagian dari perjalanan panjang Kusama dalam membangun dunia visualnya sendiri.