Instagram.com/bernadyaribka
Memasuki babak kedua, suasana showcase berubah menjadi jauh lebih meriah. Bernadya membawakan deretan lagu populernya yang telah lebih dulu dikenal para penggemar. Hampir seluruh isi Tennis Indoor Senayan dipenuhi suara penonton yang kompak bernyanyi bersama dalam sesi sing along.
Kejutan terbesar malam itu hadir saat TENXI naik ke atas panggung untuk membawakan lagu "Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan" bersama Bernadya. Lagu yang identik dengan nuansa pop emosional tersebut diaransemen ulang menjadi genre Hipdut, perpaduan hip hop dan dangdut.
Aransemen baru itu langsung mengubah atmosfer konser. Lagu yang biasanya identik dengan suasana galau justru berhasil membuat ribuan penonton ikut bergoyang sambil tetap menyanyikan setiap liriknya. Kolaborasi Bernadya dan TENXI pun menjadi salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian pada malam itu.
Sebagai penutup, Bernadya kembali mengajak seluruh penonton bernyanyi bersama, menutup perayaan album Semoga Hanya di Mimpi dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Showcase ini menjadi bukti bahwa perjalanan musik Bernadya terus berkembang, tidak hanya lewat karya-karya baru, tetapi juga melalui eksplorasi aransemen dan kolaborasi yang memberikan pengalaman berbeda bagi para penggemarnya.
Kapan showcase album Semoga Hanya di Mimpi digelar? | Showcase berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. |
Siapa saja bintang tamu yang tampil? | Showcase dimeriahkan oleh MARBELS sebagai opening act, Rendy Pandugo yang berkolaborasi membawakan "Tolong Bilang Ini Mimpi", serta TENXI yang menghadirkan versi Hipdut dari "Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan". |
Apa konsep showcase Bernadya? | Showcase dibagi menjadi dua babak. Babak pertama menampilkan seluruh lagu dalam album Semoga Hanya di Mimpi, sedangkan babak kedua menghadirkan sesi sing along dengan lagu-lagu populer Bernadya yang diaransemen ulang dan dikolaborasikan dengan musisi tamu. |