Masa pandemi telah membuat banyak UMKM mengalami penurunan omset, termasuk sektor kerajinan. Tidak sedikit pengrajin yang memilih berhenti dan berfokus pada kebutuhan premier masing-masing. Namun, tidak sedikit juga pelaku UMKM yang berinovasi dengan produk yang mereka jual, serta memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. 

Ketua Dekranasda DKI Jakarta, Fery Farhati mengungkapkan, “Ketika pandemi ada tantangan, di mana pengrajin memiliki keterbatasan dalam mengakses platform digital. Tentunya ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus mendorong para pengrajin agar tetap produktif di masa pandemi. Jadi kita melihat pemasaran semakin luas, tapi di sisi lain pengrajin belum tentu bisa.” 

Menghadapi tantangan nyata di depan mata, Dekranasda DKI Jakarta berupaya untuk terus mendukung dan mendorong para pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produknya. Bekerja sama dengan Tokopedia, Dekranasda DKI Jakarta berupaya memberikan kesempatan lebih luas kepada pelaku UMKM agar dapat terus maju dan mengembangkan usahanya.

1. Program Tokopedia untuk para pelaku UMKM

Berkolaborasi, Tokopedia dan Dekranasda Mendukung UMKM di DKI Jakartainstagram.com/banggabuatanindo

Dalam pemaparannya, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Astri Wahyuni menjelaskan jika Tokopedia terus berusaha menyediakan panggung bagi para pelaku UMKM DKI Jakarta dengan diluncurkannya beberapa program unggulan, yaitu: 

  • Inisiatif Hyperlocal Tokopedia merupakan bagian dari grup GoTo—ekosistem digital terbesar di Indonesia yang mencakup Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial. Inisiatif Hyperlocal Tokopedia hadir untuk mendekatkan UMKM di seluruh Indonesia, termasuk DKI Jakarta, dengan pembeli setempat agar punya kesempatan sama untuk bertumbuh. 
  • Bangga Buatan Indonesia merupakan kampanye dari perwujudan inisiatif Hyperlocal Tokopedia. Kampanye ini menjadi sarana untuk UMKM agar dapat terus berkembang, di sisi lain konsumen dapat menemukan produk lokal di Tokopedia. 
  • Khusus di daerah DKI Jakarta, Tokopedia berkolaborasi dengan Dekranasda melalui peluncuran toko JakArtisan. Sebelum di unggah ke toko online, produk akan melewati proses kurasa terlebih dahulu. Melalui toko JakArtisan, para pengrajin di Dekranasda memiliki sarana promosi baru. Jika dulu hanya berjualan di bazar, kini para pengrajin diperkenalkan dengan toko online

2. Beragam pelatihan UMKM

Berkolaborasi, Tokopedia dan Dekranasda Mendukung UMKM di DKI Jakartainstagram.com/tokopediaacademy

Selain menyediakan sarana untuk para pelaku UMKM meluaskan pasarnya, Tokopedia juga memberikan pelatihan, terkhusus untuk para pengrajin di Dekranasda DKI Jakarta. Pelatihan yang diberikan berupa pembelajaran mengenai cara berjualan di platform online, apa yang perlu diubah agar semakin menarik minat konsumen, hingga pelatihan cara berjualan secara lebih efektif di Tokopedia. 

Bersama Pemprov DKI Jakarta, Tokopedia juga menyediakan program pelatihan UMKM lewat Kelas Maju Digital. Dapat diakses secara umum, Kelas Maju Digital dibagi menjadi dua kategori, yakni pemula dan lanjutan. Kategori pemula dikhususkan untuk kamu yang baru ingin belajar, sedangkan kategori lanjutkan ditargetkan untuk pelaku usaha yang ingin memperdalam pemahaman seputar marketing hingga finansial literasi. 

https://www.youtube.com/embed/Vu--UkXOIoQ

Upaya yang dilakukan Tokopedia sejalan dengan antusiasme masyarakat dalam mendukung produk hasil kerajinan pelaku UMKM di DKI Jakarta. Terlihat dari lonjakan jumlah views selama acara Jumat Beli Lokal di Tokopedia Play yang mencapai hampir 5 kali lipat di kuartal II 2022 dibandingkan ketika acara disiarkan pertama kali di 2021.

“Kami sangat mengapresiasi upaya Tokopedia dalam mendukung UMKM DKI Jakarta. UMKM lokal harus beradaptasi dan berinovasi lewat platform teknologi agar bisa relevan dengan perkembangan era digital. Kami juga mengajak lebih banyak masyarakat untuk mendukung UMKM DKI Jakarta, salah satunya dengan membeli karya mereka,” jelas Ketua Dekranasda DKI Jakarta, Fery Farhati.

3. Dakara Indonesia, berdayakan ibu-ibu rusun untuk lestarikan tenun modern

Berkolaborasi, Tokopedia dan Dekranasda Mendukung UMKM di DKI JakartaImage Dynamics

Seluruh bahan busana bertema etnik yang digunakan Dakara Indonesia menggunakan bahan tenun ikat dan lurik. Pemilik Dakara Indonesia, Ayu Purnama menyampaikan, “Lewat Dakara, kami membuat tenun lebih modern agar bisa diterima semua kalangan, termasuk anak muda.”

“Kami mulai berjualan di Tokopedia di awal pandemi karena toko offline harus tutup. Saya juga mengajak ibu-ibu yang tinggal di rumah susun untuk membuat masker, tas pinggang, obi dan lain-lainnya. Sedangkan kami menggandeng penjahit rumahan untuk memproduksi outer, blouse, celana hingga tunik bersama Dakara agar mereka bisa tetap menjaga ekonomi keluarga,” ujarnya. 

Dakara juga Indonesia rutin mengikuti berbagai kampanye, seperti Waktu Indonesia Belanja (WIB), Cantik Fest dan Women in Style di Tokopedia. Bahkan, omzet Dakara Indonesia 90% berasal dari Tokopedia.

4. Sancraft, angkat keunikan Indonesia melalui ilustrasi

Berkolaborasi, Tokopedia dan Dekranasda Mendukung UMKM di DKI JakartaImage Dynamics

Pemilik Sancraft, Sanjung Sari Pursie, memulai usaha setelah ia mendapatkan respon positif dari rekannya saat menghasilkan totebag dengan ilustrasi buatan sendiri, yang terinspirasi dari karya seniman-seniman di Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Kini berbagai ikon khas Jakarta, seperti ondel-ondel, bajaj, bis kota hingga tari jaipong, juga menjadi ilustrasi pada produk Sancraft. “Seiring berjalannya bisnis, kami pun terus melakukan inovasi, salah satunya dengan memproduksi jenis produk baru, seperti gantungan kunci dan notes,” ujar Sanjung. 

Pandemi menjadi tantangan Sanjung dalam berbisnis karena omzet dari gerai offline turun drastis hingga 50%. “Sancraft bergabung di Tokopedia pada 2020 dan berhasil bertahan di tengah pandemi bahkan mampu menjaring lebih banyak pelanggan dari seluruh penjuru Indonesia,” tutupnya. 

5. Kategori paling laris di Tokopedia kuartal II 2022

Berkolaborasi, Tokopedia dan Dekranasda Mendukung UMKM di DKI Jakartainstagram.com/tokopedia

Menyambut HUT ke-495 DKI Jakarta 22 Juni 2022, Tokopedia mencatat beberapa kategori paling laris sepanjang kuartal II 2022 di Ibukota, yaitu makanan dan minuman dengan tiga teratas yakni buah, makanan siap saji, dan keripik.

Untuk kategori kesehatan ada obat herbal, tisu, dan masker kesehatan. Sementara itu, kategori rumah tangga data menunjukkan jika jual beli kotak karton, kantong sampah dan bibit tanaman cukup tinggi. Dari kategori elektronik, transaksi bohlam lampu, earphone dan kipas angin listrik menjadi produk yang paling laris.

Terakhir, dari kategori otomotif, aksesoris body motor, sabun kendaraan, serta radiator dan komponen mobil banyak dicari. Di sisi lain, baju pangsi, blangkon Betawi dan sabuk adat Betawi menjadi beberapa produk khas Betawi paling dicari.

Adapun tren kenaikan jumlah penjual dan pembeli di DKI Jakarta, di mana Jakarta Selatan merupakan kota administrasi dengan peningkatan jumlah penjual paling tinggi selama kuartal II 2022. Sedangkan, Jakarta Timur menjadi kota administrasi dengan peningkatan jumlah pembeli dan transaksi paling tinggi selama kuartal II 2022.

Baca Juga: Manfaat Dilayani Tokopedia, UMKM Lokal Meroket di Pasar Nasional 

Baca Juga: Tokopedia Academy Mendorong Inovasi & Talenta Digital Dalam Negeri

Baca Juga: Fasilitas Lengkap & Inklusif, Tokopedia Care Resmi Hadir di Yogyakarta