Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

Percaya Diri Nggak Datang dari Outfit Mahal, Ini 6 Rahasianya!

Percaya Diri Nggak Datang dari Outfit Mahal, Ini 6 Rahasianya!
Dok. IDN
Intinya Sih
  • BeautyFest Asia Jakarta 2026 menghadirkan talkshow 'Main Character Energy: Dressing for Confidence' yang membahas hubungan antara fashion, kepercayaan diri, dan personal branding di era modern.
  • Aprilian Tika menekankan pentingnya menerima diri sendiri di tengah standar kecantikan yang beragam serta menjadikan perubahan hidup sebagai bentuk cinta diri, bukan demi validasi orang lain.
  • Ms. Angelina dan April sepakat bahwa kenyamanan dalam berpakaian dapat meningkatkan mood dan rasa percaya diri, sementara proses mengenal diri menjadi kunci menemukan gaya personal yang autentik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

BeautyFest Asia (BFA) Jakarta 2026 telah memasuki hari terakhir. Acara yang berlangsung di Mall Kota Kasablanka ini digelar mulai tanggal 29 hingga 31 Mei 2026. Selain menjadi tempat berbelanja produk kecantikan favorit dan berburu berbagai promo menarik, BFA Jakarta 2026 juga menghadirkan beragam sesi talkshow inspiratif yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, semangat para beauty enthusiast masih terlihat memadati area Main Stage, Grand Atrium untuk mengikuti talkshow bertajuk “Main Character Energy: Dressing for Confidence” bersama Ms. Angelina, Academic at ESMOD, serta Aprilian Tika, Plus Size Model & Creator.

Selama sesi ini, keduanya membahas bagaimana fashion dapat menjadi alat untuk membangun kepercayaan diri sekaligus memperkuat personal branding di tengah kehidupan modern. Lantas, seperti apa pembahasannya? Simak melalui artikel ini yuk, Bela!

Table of Content

1. Jadi Diri Sendiri di Tengah Beauty Standard yang Beragam

1. Jadi Diri Sendiri di Tengah Beauty Standard yang Beragam

Dok. IDN
Dok. IDN

Sebagai seorang plus-size model dan content creator, Aprilian Tika mengaku perjalanan menerima dirinya bukanlah sesuatu yang mudah. Ia mengungkapkan bahwa komentar negatif hingga perundungan soal bentuk tubuh sudah menjadi bagian dari pengalaman hidupnya sejak lama.

Meski begitu, April memilih untuk tidak menjadikan ekspektasi masyarakat sebagai patokan utama dalam menjalani hidup. Baginya, setiap perubahan yang dilakukan, mulai dari menjaga kesehatan, berolahraga, hingga menjalani pola hidup yang lebih baik, harus dilakukan untuk diri sendiri, bukan demi mendapatkan validasi orang lain.

"Pasti yang namanya dibully itu udah makanan sehari-hari kita dari dulu sampe sekarang. Dan untuk aku menyesuaikan kepada society kayaknya. I think aku gak perlu ngertiin itu sih," ungkap April.

Ia juga menyoroti bagaimana tubuh plus-size sering dipenuhi stigma negatif. Namun, menurutnya, setiap orang memiliki tantangan hidup yang berbeda-beda dan hal tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti menghargai diri sendiri.

2. Outfit yang Tepat Bisa Mengubah Mood Seharian

Dok. IDN
Dok. IDN

Salah satu topik yang paling menarik perhatian pengunjung adalah hubungan antara fashion dan suasana hati. Baik April maupun Ms. Angelina sepakat bahwa pakaian yang dikenakan dapat memberikan pengaruh besar terhadap mood dan tingkat kepercayaan diri seseorang.

Menurut Ms. Angelina, rasa nyaman menjadi faktor utama dalam memilih pakaian. Bukan soal harus selalu tampil trendi, mengenakan barang bermerek, atau mengikuti standar tertentu, tetapi bagaimana seseorang bisa merasa nyaman saat menjalani aktivitas sepanjang hari.

"Buat saya, mood sangat dipengaruhi oleh pakaian yang saya pakai. Kalau saya merasa nyaman dengan outfit tersebut, saya bisa lebih fokus dan menikmati aktivitas seharian," jelasnya.

Sementara itu, April menambahkan bahwa ketika seseorang mengenakan pakaian yang benar-benar disukai, energi positif tersebut akan terpancar secara alami.

"Kalau pakai baju yang kita suka, auranya beda. Kita jadi lebih happy dan itu kelihatan dari cara kita membawa diri," ujarnya.

3. Kepercayaan Diri Dimulai dari Mengenal Diri Sendiri

Dok. IDN
Dok. IDN

Ketika ditanya bagaimana cara membangun kepercayaan diri lewat fashion, April memberikan jawaban yang cukup personal. Ia mengaku bahwa dirinya juga pernah mengalami fase tidak percaya diri selama bertahun-tahun.

Perjalanan menerima diri sendiri tidak terjadi dalam semalam. Menurutnya, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengenal diri sendiri lebih dalam, mulai dari hal-hal sederhana seperti mengetahui apa yang disukai dan apa yang membuat bahagia.

"Aku dulu juga nggak pede. Tapi akhirnya aku mulai mencoba mengenal diri sendiri. Aku suka apa, musik apa yang aku dengarkan, kegiatan apa yang aku nikmati, lalu aku mulai menerapkannya ke cara berpakaian," ceritanya.

Proses eksplorasi tersebut membuat seseorang lebih memahami identitasnya sendiri. Ia juga menyarankan untuk tidak ragu meminta masukan dari orang-orang terdekat yang suportif selama proses menemukan gaya personal.

4. Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mencari Personal Style

Dok. IDN
Dok. IDN

Menurut Ms. Angelina, salah satu kesalahan paling umum yang sering dilakukan perempuan ketika mencari personal style adalah terlalu berusaha menjadi orang lain.

Tidak sedikit orang yang merasa harus mengikuti gaya teman, tren yang sedang populer, atau standar tertentu agar bisa diterima lingkungan sekitar. Padahal, pendekatan tersebut seringkali membuat seseorang kehilangan identitasnya sendiri.

"Kesalahan terbesar adalah berusaha menjadi seseorang yang bukan diri kita. Hanya karena teman-teman berpakaian seperti itu, bukan berarti kita harus melakukan hal yang sama," jelasnya.

Ia menekankan pentingnya eksplorasi dan mencoba berbagai gaya untuk menemukan benang merah yang benar-benar merepresentasikan diri sendiri. Selain itu, berada di lingkungan yang sehat dan suportif juga dapat membantu seseorang lebih percaya diri dalam menunjukkan identitasnya.

"Jangan sampai terlalu sibuk mengikuti dunia sampai akhirnya lupa dengan diri sendiri," tambahnya.

5. Fashion sebagai Bentuk Self-Expression dan Self-Love

Dok. IDN
Dok. IDN

Bagi banyak orang, fashion sering kali dianggap sebagai tekanan sosial. Mulai dari tuntutan mengikuti tren hingga dorongan untuk terus membeli barang baru. Namun, menurut April, fashion justru bisa menjadi bentuk self-expression yang menyenangkan apabila dijalani dengan kesadaran penuh.

"Kalau kita memang suka fashion, rasanya nggak jadi pressure. Justru menyenangkan karena kita bisa berekspresi lewat apa yang kita pakai," katanya.

Meski begitu, ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip mindful shopping. Daripada terus membeli pakaian baru yang hanya dipakai sekali atau dua kali, lebih baik memilih item yang benar-benar disukai dan bisa digunakan dalam jangka panjang.

Senada dengan itu, Ms. Angelina menambahkan bahwa kenyamanan terhadap diri sendiri akan membantu seseorang membuat keputusan fashion yang lebih bijak dan berkelanjutan.

6. Mulai dari Mana Jika Ingin Lebih Percaya Diri Lewat Fashion?

Dok. IDN
Dok. IDN

Menutup sesi talkshow, keduanya memberikan tips sederhana bagi siapa saja yang ingin mulai membangun rasa percaya diri melalui fashion. Menurut Ms. Angelina, langkah pertama adalah memahami apa yang disukai dan tidak disukai. 

Dari situ, seseorang bisa mulai menyesuaikan gaya berpakaian dengan kebutuhan, situasi, dan identitas yang ingin ditampilkan. Sementara April memberikan jawaban yang sederhana namun penuh makna.

"Pertama niat, kedua coba. Jangan takut bereksperimen. Lihat referensi, kenali diri sendiri, dan cari tahu apa yang benar-benar kamu suka," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memiliki lingkungan yang suportif karena orang-orang di sekitar dapat memberikan pengaruh besar terhadap cara seseorang memandang dirinya sendiri.

Melalui talkshowMain Character Energy: Dressing for Confidence”, para pengunjung diajak memahami bahwa rasa percaya diri tidak datang dari mengikuti standar orang lain, melainkan dari keberanian untuk mengenal dan menerima diri sendiri. Sampai bertemu di BeautyFest Asia 2026 di kota berikutnya ya, Bela. See you!

Share Article
Topics
Editorial Team
Windari Subangkit
EditorWindari Subangkit

Related Articles

See More