Pastinya bukan seperti kostum ’60-an. Ia mengambil vibe-nya saja, lalu membawanya ke konteks styling perempuan era sekarang. Siluet mod langsung terasa lewat shrunken suits, miniskirt sets, dan tank dress yang dibuat ramping mengikuti tubuh.
Michael Kors Bikin Gaya 60-an Tampil Fresh dan Chic untuk SS27

- Michael Kors memperkenalkan koleksi Spring/Summer 2027 di Sculpture Garden MoMA, New York, dengan modernisme dan nuansa mod 1960-an yang disesuaikan untuk perempuan masa kini.
- Koleksi menampilkan shrunken suits, miniskirt sets, dan tank dress ramping; garis bersihnya diperkaya hand-melted paillettes, shredded organza, serta curved cutouts.
- Glamor sehari-hari hadir lewat dress crepe, jaket kulit-kasmir pendek, coat ramping, dan aksesori sculptural, sambil tetap menyoroti perempuan urban yang aktif bergerak.
Michael Kors kembali membawa koleksi terbarunya di New York Fashion Week. Tampil polished dengan sedikit twist, untuk Spring/Summer 2027, sang desainer mengeksplorasi gaya modernis dengan sentuhan ’60s mod sambil tetap mempertahankan DNA khasnya.
Koleksi ini dipresentasikan di Sculpture Garden, MoMA, New York, sebuah lokasi yang cocok dengan konsep koleksinya. Di antara karya seni, arsitektur, dan taman, Michael Kors menghadirkan pakaian dengan garis-garis bersih, bentuk geometris, serta siluet yang terlihat sleek.
1. Masuk Era "Mod" 60-an

dok. Michael Kors Kalau biasanya Michael Kors identik dengan American sportswear yang glam, kali ini ada sedikit throwback ke tahun 1960-an.
2. Siluet Clean, Tapi Nggak Bosenin

dok. Michael Kors Michael Kors memang jago soal clean lines. Bentuk pakaiannya terlihat clean dan cukup minimal, tapi nggak boring.
Ada hand-melted paillettes, shredded organza, dan curved cutouts yang memberikan tekstur dan sedikit drama. Dari jauh kelihatan sleek, tapi begitu dilihat lebih dekat ternyata detailnya cukup ramai.
3. Tailoring Makin Ramping dan Modern

dok. Michael Kors Tailoring masih menjadi salah satu senjata utama Michael Kors. Tapi kali ini potongannya terasa lebih compact. Shrunken suits memberikan siluet yang lebih mod dan youthful, sementara miniskirt sets membuat tailoring terasa lebih playful. Menariknya, meski banyak bermain dengan bentuk yang structured, koleksi ini nggak terasa terlalu kaku.
4. Sentuhan Glamor yang Bisa Dibawa ke Jalanan

dok. Michael Kors Bagi Michael Kors, tampil glamor nggak harus selalu untuk acara besar atau karpet merah. Di koleksi ini, ada dress berbahan crepe yang mengikuti bentuk tubuh, paduan jaket kulit dan kasmir dengan potongan pendek, sampai coat ramping yang terlihat elegan dan modern. Tetap punya sisi sensual, tapi nggak terasa terlalu dibuat-buat.
5. Aksesori Ikut Masuk ke Dunia Modernisme

dok. Michael Kors Modernist mood nggak cuma di pakaiannya. Aksesori juga dibuat mengikuti tema yang sama. Black leather flap bags hadir dengan handle silver yang terlihat tegas dan sculptural, sementara drop earrings dilengkapi pendant yang seolah bergerak mengorbit.
6. Tas Transparan Jadi Bintang

dok. Michael Kors Di balik semua bentuk geometris, tailoring, dan nuansa sophisticated, Michael Kors tetap menyelipkan sense of humor. Salah satunya, see-through PVC beach tote. Tas transparan ini diisi berbagai benda sehari-hari, termasuk koran dan pamflet.
7. MoMA Jadi Background yang Perfect

dok. Michael Kors Lokasi show di Sculpture Garden MoMA juga terasa pas dengan koleksi Michael Kors kali ini. Deretan patung, taman, arsitektur, dan ruang terbuka di sekitarnya seperti jadi bagian dari cerita koleksinya.
Potongan pakaian yang tegas dan unik pun terlihat makin standout saat dipertemukan dengan karya seni di sekelilingnya. Tapi di balik semua nuansa seni tersebut, Michael Kors tetap punya fokus perempuan modern yang aktif dan menjalani kesehariannya di tengah hiruk-pikuk kota.





















