Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

LUH by Sense Hadirkan Re:Bloom, Perpaduan Emosi dan Warisan Budaya Indonesia

LUH by Sense Hadirkan Re:Bloom, Perpaduan Emosi dan Warisan Budaya Indonesia
Dok. LUH by Sense
Intinya Sih
  • Studio Sense resmi meluncurkan sister brand bernama LUH by Sense pada 2 Juli 2026 dengan koleksi perdana bertajuk Re:Bloom yang mengusung semangat 'By Women, For Everyday Women'.
  • LUH terinspirasi dari kata Bali berarti 'perempuan', memadukan warisan tekstil Indonesia dan estetika minimalis modern untuk mengekspresikan feminitas tanpa batasan.
  • Koleksi Re:Bloom menghadirkan 12 look dengan siluet tradisional seperti Kebaya Kutu Baru dan sarung lipat, dilengkapi bros buatan tangan sebagai simbol keindahan dan ketelitian kriya lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Studio Sense menyambut sister brand barunya, LUH by Sense pada 2 Juli 2026 kemarin. Mengusung semangat "By Women, For Everyday Women", LUH melangkah ke industri fashion dengan koleksi perdana bertajuk Re:Bloom.

Mengambil nama dari bahasa Bali yang berarti perempuan, brand ini berhasil mempertemukan sensitivitas kriya tradisional Indonesia dengan estetika minimalis kontemporer. Yuk, intip beberapa koleksinya dan fakta menariknya berikut ini!

Namanya diambil dari bahasa Bali

LUH by Sense Re:Bloom
instagram.com/daysofluh

Berawal dari pemikiran untuk menjangkau market yang lebih luas, LUH hadir sebagai brand daily wear yang masih punya benang merah dengan Sense. Menariknya, LUH mengambil namanya dari kata dalam bahasa Bali yang berarti “perempuan” — sosok yang penuh kelembutan, ketangguhan, dan kedalaman perasaan. Dibangun berdasarkan perspektif sesama perempuan, LUH menghormati warisan tekstil Indonesia yang kaya melalui sudut pandang kontemporer. Jadi, merek satu ini tetap mengusung semangat by woman to woman (dari perempuan untuk perempuan).

Berakar pada warisan budaya, dibentuk oleh masa kini

LUH by Sense Re:Bloom
instagram.com/daysofluh

LUH tetap berakar pada warisan budaya dan merefleksikan kembali makna feminitas di masa kini. Bagi mereka, menjadi perempuan itu tidak ada aturan bakunya. Setiap perempuan punya cara sendiri untuk menjalani hidup, merasakan emosi, dan mengekspresikan dirinya. 

LUH mengajak perempuan Indonesia melihat kembali akar budaya, lalu memadukannya dengan gaya hidup modern masa kini. Setiap daily wear yang tercipta bukan cuma sekadar kain, tapi adalah wadah untuk menyimpan cerita, nilai hidup, dan cara setiap perempuan menunjukkan siapa dirinya sebenarnya.

Terinspirasi dari siluet-siluet Indonesia

LUH by Sense Re:Bloom
instagram.com/daysofluh

Berbeda dengan Studio Sense, LUH justru terinspirasi oleh siluet-siluet busana tradisional Indonesia. Kanya Pradipta, founder sekaligus desainernya, mengungkapkan kalau koleksi yang hadir ini diambil dari budaya Indonesia, mulai dar siluet Janggan, Beskap, Kebaya Kutu Baru, hingga sarung yang dilipat.

“Kalau misalnya Senses, kita bikin fabric kita dari nol, kita ambil dari inspirasi dari daerah-daerah di Indonesia. Untuk LUH ini, kita mengambil siluet-siluet. Jadi, contohnya kita ambil dari siluet Janggan, Beskap, atau kayak Kebaya Kutu Baru.

Terus juga ada satu rok yang namanya Sencha Skirt, itu kita ambil inspirasinya dari sarung yang dilipat. Jadi, budaya-budaya Indonesia lah sebenarnya,” ujar Kanya pada POPBELA.

Siluet-siluet yang sudah dikenal ini diwujudkan kembali menjadi ekspresi kontemporer, yang tetap memelihara esensinya sekaligus menciptakan ruang bagi sesuatu yang baru.

Bunga dan mekar

LUH by Sense Re:Bloom
instagram.com/daysofluh

Untuk koleksi pertamanya, LUH menamainya Re:Bloom sebagai tanda bahwa LUH mulai mekar. Nama ini melambangkan pembaruan dan pertumbuhan yang muncul kembali ke akarnya sebelum berkembang ke luar.

Re:Bloom juga menafsirkan kembali keahlian kerajinan Indonesia melalui siluet yang artistik, detail yang cermat, dan minimalisme kontemporer. Bros-bros yang mempercantik setiap pakaiannya pun terinspirasi dair siluet bunga yang identik dengan blooming era. Ada 12 look di koleksi ini, termasuk 9 atasan, 2 celana, dan satu rok. Bahannya ada yang dari satin polyester blend, dan ada pula yang 100% cotton.

Buatan tangan yang otentik

LUH by Sense Re:Bloom
Dok. Roll Potrait

Untuk setiap pembelian koleksi satin polyester blend, kamu akan mendapat bros jahitan tangan. Bros-bros ini dihias dengan manik-manik secara manual, satu per satu, dibuat dengan penuh ketelitian. Kamu bisa membelinya secara terpisah untuk di mix and match dengan look favorit kamu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More