instagram.com/sebastiansposaofficial
Menariknya, koleksi kali ini nggak hanya menampilkan warna putih, sebagai warna klasik busana pengantin. Ada nuansa cream, nude, hingga champagne, yang memberikan dimensi lebih lembut dan modern pada keseluruhan koleksi. Materialnya pun hadir dalam beragam karakter, mulai dari lace, satin, hingga duchess, yang dipadukan untuk menghasilkan tekstur dan siluet yang berbeda pada setiap look.
Untuk mempercantik look-nya, aplikasi bunga ditempatkan pada beberapa busana yang menghadirkan sentuhan feminin dan romantis. Sementara itu, desain era 1920-an terpancar dari motif geometris yang digubah dan diaplikasikan di atas gaun, menghadirkan nuansa Art Deco yang lebih kontemporer.
Meski banyak pasangan muda yang suka konsep intimate wedding, bagi Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese, detail tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kemewahan sebuah busana, apalagi untuk hari bahagia.
Karena itu, permainan payet dan embellishment hadir secara terukur pada bagian-bagian tertentu, menciptakan kilau yang mengikuti gerak tubuh sekaligus menegaskan titik fokus dari setiap gaun.