Batik merupakan salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan tersendiri. Seiring perkembangan dunia fashion, batik turut berkembang menjadi lebih versatile. Batik kini hadir dalam berbagai macam model dengan desain yang modern, namun tetap menampilkan sisi tradisional sebagai heritage Indonesia.

Setiap pukul 4 sore selama bulan Ramadan, Popbela akan menemani waktu menjelang buka puasa dengan program “Before Iftar”  secara online dalam format live Instagram, yang hadir di akun Instagram @popbela_com.

Before Iftar kali ini ditemani oleh Khanaan Shamlan, Creative Director dari brand Khanaan yang berbagi kisah memulai karier sebagai desainer muda hingga batik menginspirasinya untuk terjun ke dunia fashion. Nggak ketinggalan, Khanaan Shamlan juga berbagi fashion tips untuk tampil lebih pede memakai hijab dan batik. Simak selengkapnya di bawah ini.

Kecintaan pada batik jadi alasan masuk ke industri fashion

Cinta Khanaan Shamlan pada Batik hingga Menjadi Brand Identityinstagram.com/khanaanshamlan

“Pertama kali aku memutuskan untuk masuk ke ESMOD berangkat dari aku yqng melihat potensi batik yang sangat besar, aku pikir batik bisa dikembangkan lebih jauh lagi. Berangkat dari cita-cita itu, akhirnya aku masuk ke industri fashion dengan mengembangkan batik design. Nggak seperti kebanyakan orang yang mungkin melihat batik itu kuno, aku membangun Khanaan dengan melihat sudut pandang yang lain. Aku melihat batik bukan hanya sebagai motif dan pattern saja. Warisan budaya dari batik itu tidak hanya sebatas motifnya, tapi juga termasuk bagaimana teknik dan proses pembuatannya."

Memulai karier di usia muda

Cinta Khanaan Shamlan pada Batik hingga Menjadi Brand Identityinstagram.com/khanaanshamlan

“Sebagai desainer muda, tantangan tersendiri datang dari bagaimana cara mendapatkan kepercayaan klien. Tak bisa dipungkiri, banyak pertanyaan yang datang dari mereka. Aku masuk ke sekolah fashion karena memang ingin mempelajari ilmunya. Selain itu, cara pemasaran produk juga jadi tantangan. Tahun 2009 saat sosial media belum semarak sekarang, belum ada Instagram, jadi dari segi marketing-nya butuh cara tersendiri, seperti datang ke berbagai macam pameran untuk menciptakan market.”

Proses transisi ke modest fashion

Cinta Khanaan Shamlan pada Batik hingga Menjadi Brand Identityinstagram.com/khanaanshamlan

“Awal mula aku membangun Khanaan dulunya bukan sebagai brand modestwear. Dulu aku belum berhijab dan masih merancang baju-baju sleeveless. Kemudian pada tahun 2013, aku memutuskan berhijab. Merasa ada tanggung jawab dan komitmen untuk berhijab, aku pikir kenapa nggak memberikan sesuatu yang lebih positif. Berawal dari situ aku mulai bertransisi ke modest fashion."

Perubahan selama masa pandemi

Cinta Khanaan Shamlan pada Batik hingga Menjadi Brand Identityinstagram.com/khanaanshamlan

“Pandemi itu bukan sesuatu yang bisa diprediksi, tentu banyak perubahan yang perlu disesuaikan. Perubahan Khanaan terlihat dari segi penjualan, proses bisnis jadi shifting secara online. Awalnya Khanaan berpusat di Jakarta dan Pulau Jawa, namun karena tahun 2020 model bisnis lebih banyak online, tim Khanaan jadi lebih tahu bahwa market Khanaan sebenarnya luas sekali.”

Tantangan mengeluarkan koleksi yang berfokus pada batik

Cinta Khanaan Shamlan pada Batik hingga Menjadi Brand Identityinstagram.com/khanaanshamlan

“Proses pembuatan batik yang handmade, tantangannya datang dari pembuatan model yang konsisten antara satu produk dengan produk lain. Mulai dari proses pengerjaan batik itu sendiri, sampai proses pewarnaannya. Kesulitan membuat batik meski proses pengerjaannya sama, hasil akhirnya bisa berbeda. Bahkan terik matahari dan pH air bisa berpengaruh pada hasil akhir kain batik.”

Tips lebih pede memakai hijab

Cinta Khanaan Shamlan pada Batik hingga Menjadi Brand Identityinstagram.com/khanaanshamlan

“Kenali diri sendiri. Cari tahu personal style kamu seperti apa dan sesuaikan dengan tren yang ada. Namun sebaiknya jangan terlalu memaksakan tren jika tidak sesuai dengan selera atau style kita. Sesuaikan juga gaya hijab dengan bentuk wajah, misalnya jika merasa chubby, coba pakai hijab lebih ke depan hingga menutupi sebagian pipi. Lipatan hijab juga bisa berpengaruh untuk membentuk rahang dan keseluruhan wajah lho.”

Baca Juga: Cara Linda Anggrea Kembalikan Semangat Hari Raya & Tips OOTD Lebaran

Baca Juga: Tips Mix & Match Memakai Tunik, Cocok untuk OOTD Ramadan!

Baca Juga: Tips & Trik Memilih Model Hijab Sesuai Bentuk Wajah