Daniel Roseberry Membuka Misteri ‘The Sphynx’ di Schiaparelli FW26

Daniel Roseberry menghadirkan koleksi Schiaparelli Fall/Winter 2026 bertajuk “The Sphinx”, menonjolkan tema misteri dan identitas wanita modern dengan sentuhan surealis yang lebih playful dan kontemporer.
Koleksi ini mengeksplorasi teknik inovatif seperti perpaduan knit dengan illusion tulle serta liquid plissé, menciptakan efek busana yang tampak mengapung dan bergerak.
Detail khas Schiaparelli seperti motif keyhole, pita pengukur, serta aksesori unik menegaskan karakter artistik dan eksperimental rumah mode tersebut.
Maison Schiaparelli meramaikan Paris Fashion Week musim Fall/Winter 2026 dengan koleksi ready to wear yang berjudul The Sphinx.
Di bawah arahan kreatif Daniel Roseberry, rumah mode ini mempertahankan estetika yang surealis, dramatis, dan artistik, tapi kali ini lebih terasa playful dan modern. Simak hal menarik di koleksi Schiaparelli F/W 2026!
1. Konsep di Balik 'The Sphinx'

Nama koleksi The Sphinx diambil dari simbol mitologis yang dikenal sebagai penjaga misteri dan tantangan. Daniel Roseberry menggunakan tema ini untuk mengeksplorasi bagaimana pakaian bisa menjadi medium diskusi tentang siapa kita dan bagaimana kita tampil kepada dunia.
2. Siluet dan teknik yang anti mainstream

Walaupun koleksi ini tetap berakar pada DNA surreal Schiaparelli, sang desainer mengambil pendekatan baru dalam konstruksinya.
Bukan dengan boning korset yang kaku, sebaliknya, koleksi ini mengeksplorasi teknik perpaduan knit dengan illusion tulle sehingga terlihat seperti mengapung di tubuh, serta liquid plissé yang bergerak seperti logam cair.
3 Detail surreal dan kode Maison

Schiaparelli selalu punya rahasia visual yang khas, seperti motif lubang kunci (keyhole) dan pita pengukur (measuring tape).
Di koleksi ini, elemen-elemen tersebut kembali muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari plakat emas 24k di blazer, aksesori, hingga detail pada tas dan sepatu.
4. Permainan material dan tekstur

Material yang digunakan sangat beragam, dari laminasi plissé yang menciptakan kilau metalik, hingga kain silk wool yang tampak seperti kulit lewat ilusi trompe‑l’oeil.
Ada pula motif cetak yang menyerupai anatomi bayangan tubuh manusia, dan potongan yang menggabungkan tenunan wol dengan kesan transparan.
5. Aksesori surreal yang mencuri perhatian

FW26 menampilkan aksesori ikonik ala Schiaparelli dengan sentuhan baru. Ada sepatu kepala kucing yang unik, tas shearling dengan kaki egret dari perunggu, perhiasan yang dibuat dari sprigs tipis, hingga measuring tape pada jaket dengan detail bugle beads.


















