Benang Jarum dan Rama Dauhan Hadirkan Koleksi Hujan Bulan Juni, Terinspirasi Puisi Sapardi Djoko Damono

Dunia fashion dan sastra bertemu dalam sebuah kolaborasi yang sarat makna.
Benang Jarum menggandeng desainer Indonesia Rama Dauhan untuk menghadirkan koleksi Hujan Bulan Juni, sebuah lini ready-to-wear yang menginterpretasikan salah satu puisi paling ikonik karya Sapardi Djoko Damono ke dalam busana bergaya ekspresif, feminin, dan penuh karakter.
Lewat kolaborasi ini, Benang Jarum tidak hanya menawarkan koleksi baru, tetapi juga menghadirkan cara berbeda menikmati karya sastra melalui desain yang dapat dikenakan dalam kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi ini mempertemukan dua identitas desain yang memiliki karakter kuat. Benang Jarum membawa ciri khasnya yang feminin dan elegan, sementara Rama Dauhan menghadirkan pendekatan yang lebih eksploratif, playful, dan artistik.
Selama lebih dari dua dekade berkarya di industri fashion Indonesia, Rama Dauhan dikenal lewat eksplorasi cutting, motif, serta detail yang berani sehingga setiap koleksinya memiliki identitas visual yang mudah dikenali.
Inspirasi koleksi diambil dari puisi Hujan Bulan Juni, salah satu karya Sapardi Djoko Damono yang paling dikenal.
Puisi tersebut berbicara tentang cinta yang tak terucapkan melalui metafora hujan yang menyimpan kerinduan, jejak yang perlahan terhapus, serta perasaan yang tetap dipendam.
Gagasan inilah yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa desain yang mampu menghadirkan cerita dan emosi dalam setiap busana.


Dalam koleksi Rama Dauhan for Benang Jarum: Hujan Bulan Juni, narasi tersebut diwujudkan melalui tiga babak, yaitu loving, meeting, dan finding.
Ketiganya menjadi benang merah yang menggambarkan perjalanan seseorang dalam mencari sesuatu yang bermakna dalam hidup, mulai dari proses mencintai, bertemu dengan hal yang mengubah arah perjalanan, hingga akhirnya menemukan sesuatu yang terasa paling dekat dengan dirinya.
Dari sisi desain, koleksi ini mengusung konsep yang ringan, ekspresif, dan mudah dikenakan.
Permainan motif wavy stripes yang playful, motif floral yang quirky, serta detail monogram Benang Jarum menjadi elemen utama yang membentuk identitas visual koleksi.
Setiap pattern dirancang untuk merepresentasikan bagian cerita yang berbeda, namun tetap saling melengkapi sebagai satu kesatuan.
Koleksi ini juga mengedepankan siluet yang santai, potongan flowy, serta detail yang mudah dipadukan.
Seluruh desain dihadirkan untuk laki-laki maupun perempuan modern yang ingin tampil effortless tanpa kehilangan karakter personal.
Melalui pendekatan tersebut, Benang Jarum dan Rama Dauhan menerjemahkan puisi, cerita, dan rasa ke dalam busana yang relevan untuk dikenakan di berbagai momen.


Menjelang peluncuran resmi, Benang Jarum menggelar acara eksklusif Rama Dauhan for Benang Jarum: Hujan Bulan Juni pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Puja Bumi Kenduri.
Acara tersebut dibagi menjadi dua sesi, yakni Media, KOL & VIP Preview, dan sesi khusus bagi Loyal Customer.
Para tamu mendapat kesempatan untuk melihat koleksi lebih awal melalui collection preview, mengikuti shopping session, serta menghadiri designer sharing session dan collection presentation bersama Rama Dauhan dan Creative Director Benang Jarum, Mifthahul Jannah.
Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan proses kreatif serta konsep yang melandasi lahirnya koleksi tersebut.
Mifthahul Jannah mengatakan, kolaborasi ini menjadi upaya Benang Jarum menghadirkan eksplorasi baru melalui permainan motif, warna, dan siluet.
Menurutnya, perpaduan karakter elegan Benang Jarum dengan bahasa desain Rama Dauhan menghasilkan koleksi yang tetap wearable, tetapi menawarkan karakter yang berbeda dari biasanya.

Sementara itu, Rama Dauhan mengungkapkan bahwa kolaborasi tersebut memberinya ruang untuk membawa sudut pandangnya ke dalam DNA Benang Jarum.
Ia memandang Hujan Bulan Juni sebagai karya yang sederhana, tetapi memiliki kedalaman rasa, dengan cerita tentang kerinduan, perjalanan, dan perasaan yang tidak selalu perlu diungkapkan secara langsung.
Melalui koleksi ini, ia menerjemahkan emosi tersebut ke dalam busana ready-to-wear yang lebih playful melalui komposisi pattern yang tetap nyaman dikenakan dalam keseharian.
Kolaborasi ini menjadi pertemuan antara karakter desain Benang Jarum, perspektif kreatif Rama Dauhan, serta inspirasi dari salah satu karya sastra Indonesia yang paling dikenal.
Melalui Hujan Bulan Juni, keduanya menghadirkan koleksi yang tidak hanya kuat secara visual, tetapi juga membawa cerita, rasa, dan nilai budaya yang dekat dengan masyarakat Indonesia.
Koleksi Rama Dauhan for Benang Jarum: Hujan Bulan Juni resmi diluncurkan pada 26 Juli 2026 dan telah tersedia melalui website, aplikasi, serta seluruh gerai Benang Jarum.





















