Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, tidak pernah terlepas dari sektor jasa, apa pun industrinya. Sebagai konsumen maupun pegawai tentu banyak suka dukanya. Jika melihat dari sudut pandang konsumen, tentu kita pernah dibuat jengkel dan emosional. Selain itu, beberapa kali menemui konsumen lepas kendali karena pelayanan yang kurang memuaskan. Mengapa sampai terjadi demikian, simak alasannya.

1. Tidak menepati janji

Hal yang Buat Kita Merasa Tidak Nyaman Sebagai Seorang Konsumenunsplash.com/ Raquel Martínez

Menyelesaikan urusan terkadang tidak cukup dalam waktu satu hari saja. Biasanya, telah terjadi kesepakatan antara konsumen dengan bagian pelanggan. Misalnya, jangka waktu jasa perbaikan, penyelesaikan dokumen, penggantian barang, bahkan binatu. Ketika hal tersebut mundur dari yang telah disepakati, maka konsumen akan menunjukkan kekecewaannya. Apalagi kalau sudah datang tepat waktu. Kalau memang tidak bisa tepat waktu, ada baiknya bagian pelanggan memberikan informasi kepada konsumen. Paling tidak dua atau tiga hari sebelumnya.

2. Sikap kurang menyenangkan

Hal yang Buat Kita Merasa Tidak Nyaman Sebagai Seorang Konsumenunsplash.com/Joel Overbeck

Lelahnya menghadapi konsumen, membuat bagian pelayanan jasa bisa menunjukkan sikap yang kurang paham mengenai permasalahan konsumen. Kalau seperti ini, konsumen bisa memaklumi dengan memberikan penjelasan lagi. Lain halnya jika banyak konsumen yang antre di bagian ini, kemudian mereka sedang sibuk sendiri akan membuat konsumen komplain. Apalagi kalau mereka sedang melayani konsumen, lalu sempat bercanda dengan teman lainnya. Kerja memang perlu suasana yang menyenangkan. Tapi, kalau seperti ini waktu banyak terbuang.

3. Kurang berempati

Hal yang Buat Kita Merasa Tidak Nyaman Sebagai Seorang Konsumenunsplash.com/Natalie Ng

Melayani permintaan dan ada konsumen yang kurang paham dengan penjelasan yang diberikan memang menjengkelkan. Tapi, menunjukkan terang-terangan kalau konsumen salah dengan kata-kata yang menyinggung juga akan mengurangi sikap respek konsumen. Apalagi kalau sampai berkata tidak sopan. Jika konsumen tersinggung, ia langsung berubah sikap. Hindari untuk merasa senang jika konsumen tetap bersabar. Karena konsumen bisa melakukan hal yang tidak terduga di media sosial dan menyebutkan nama perusahaan.

4. Susah dihubungi

Hal yang Buat Kita Merasa Tidak Nyaman Sebagai Seorang Konsumenunsplash.com/Seth Doyle

Bagian pelayanan konsumen memang bagian paling sibuk. Bisa melayani konsumen di tempat maupun melalui alat komunikasi. Ada beberapa dari kamu yang memberikan nomor pribadi agar konsumen bisa menyelesaikan urusannya dengan cepat. Yang paling menjengkelkan bagi konsumen kalau nomor pelayanan susah sekali dihubungi, apalagi tidak ada di kantor. Kalau beranggapan bahwa bagian pelayanan banyak sekali urusan, sama halnya dengan konsumen. Rela meninggalkan pekerjaan dan keperluan lain untuk menyelesaikan urusan yang mendadak. Ada baiknya kamu cepat tanggap apabila telah bersedia memberikan nomor pribadi kepada konsumen.

5. Melihat konsumen dari materi

Hal yang Buat Kita Merasa Tidak Nyaman Sebagai Seorang Konsumenunsplash.com/Annie Spratt

Seringkali kita sebagai konsumen kurang dihargai ketika menanyakan suatu barang dan berkunjung ke suatu tempat. Hal ini dikarenakan penampilan yang terlalu sederhana. Dan, mereka yang bidang kerjanya berhadapan dengan konsumen lebih ramah kepada orang yang tampilannya lebih rapi. Penampilan memang perlu dan penilaian pertama orang lain memang berdasarkan ini. Tapi, tindakan diskriminatif ini bisa membuat rating perusahaan turun jika tersebar ke publik. Hal yang sebenarnya tidak perlu ditunjukkan ini bisa memancing emosi konsumen.

Bersikap profesional dan adil terhadap berbagai macam tipe konsumen perlu kamu lakukan jika berkomitmen untuk menjalankan pekerjaan yang seperti ini.

BACA JUGA : 5 Perilaku Konsumen Ini Ternyata Membuat Karyawan Restoran Merasa Nggak Nyaman