Apakah kamu pernah dengan istilah klaustrofobia? Istilah ini diambil dari Bahasa Latin yaitu claustrum yang berarti “tempat tertutup” dan phobos yang berarti “takut”. Jadi, klaustrofobia adalah fobia atau sebuah penyakit ketakutan terhadap tempat-tempat sempit. Fobia ini dikategorikan sebagai kecemasan yang dapat menyebabkan serangan kepanikan tiba-tiba.

Salah satu aktris Indonesia yang mengaku kalau ia mengidap fobia ini adalah Michelle Ziudith.. Ia mengungkapkan kalau fobianya sedang kambuh, ia sampai nggak bisa bergerak. Bahkan, ketika mau melakukan CT scan di rumah sakit, ia sangat panik saat mau masuk tabung CT scan dan butuh waktu untuk relaks sejenak.

Nah, kalau kamu merasa pengidap klaustrofobia, sebaiknya menghindari beberapa pekerjaan seperti ini:

Pramugari

Punya Fobia yang Sama dengan Michelle Ziudith? Sebaiknya Hindari Pekerjaan Iniunsplash.com
 

Pekerjaan sebagai pramugari memang membutuhkan kondisi fisik yang baik. Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah kesiapan mental yang kuat. Ketika pramugari bekerja, ia harus menghabiskan waktu di tempat yang ruangnya terbatas seperti pesawat. Bahkan, seorang pramugari bisa berada dalam pesawat selama berjam-jam. Jadi, kalau kamu punya ketakutan dengan tempat tertutup akan susah untuk beradaptasi menjadi seorang pramugari.

Bekerja di loket

Punya Fobia yang Sama dengan Michelle Ziudith? Sebaiknya Hindari Pekerjaan Iniunsplash.com
 

Jenis pekerjaan ini memang biasanya sering ditemukan di bidang jasa transportasi. Tapi, ada juga beberapa perkantoran yang punya ruang loket sendiri untuk mengurus kebutuhan tertentu, seperti ruang koperasi dan ruang administrasi. Biasanya ruang loket memang cenderung sempit dan tertutup. Nah, kalau kamu pengidap klaustrofobia, ketika kamu mendapat sebuah pekerjaan, ada baiknya kamu menanyakan seperti apa ruang kerja kamu nantinya. Hal ini bisa jadi antisipasi awal untuk menghindari fobia yang kambuh ketika bekerja.

Penelitian di ruang tertutup

Punya Fobia yang Sama dengan Michelle Ziudith? Sebaiknya Hindari Pekerjaan Iniunsplash.com
 

Kalau kamu mengidap klaustrofobia dan memiliki keinginan jadi seorang researcher di bidang tertentu, sebelumnya kamu lebih baik memastikan jenis penelitian yang sesuai denganmu. Terkadang, seorang peneliti membutuhkan objek-objek tertentu yang berada di ruang sempit atau yang ada di kedalaman. Misalnya, arkeolog harus mengunjungi situs-situs di bawah tanah atau peneliti di laboratorium yang biasanya bekerja di ruangan tertutup. Maka, kamu harus memilih penelitian yang nggak akan menggangu fobia kamu.

BACA JUGA: Manis dan Nggak Ribet, Ini Gaya Cantik Michelle Ziudith