Semestinya, masa yang disebut masa transisi PSBB di DKI Jakarta, berakhir pada hari ini, Kamis (02/07). Namun, kemarin Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengumumkan bahwa masa transisi ini diperpanjang hingga 14 hari ke depan, sehingga dimulai dari tanggal 3 Juli hingga 16 Juli 2020.

Hal ini mengingat angka positif corona yang belum juga turun secara signifikan. Per hari Rabu (01/07) kemarin saja, total pertambahan kasus COVID-19 adalah 57.770 setelah ada penambahan sebanyak 1.385 orang. Untuk pasien sembuh menjadi 24.806 setelah ada penambahan sebanyak 789 orang. Lalu kasus meninggal menjadi 2.876 dengan penambahan 58.

PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi, Sekolah Belum Boleh Bukacovid19.go.id

Sedangkan untuk di DKI Jakarta sendiri, per kemarin juga, terdapat 217 kasus baru yang dilaporkan. Sehingga, total kasus di DKI Jakarta menjadi 11.637 kasus. Berikut grafik kasus corona di DKI Jakarta yang bisa kamu lihat, ya, Bela.

PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi, Sekolah Belum Boleh Bukacorona.jakarta.go.id

Hal ini pula yang membuat Anies mengeluarkan kebijakan untuk tetap menunda pembukaan sekolah, meskipun tahun ajaran mulai 13 Juli 2020. “Mulainya masih dalam pembelajaran daring,” katanya pada konferensi pers dari Balai Kota.

Secara keseluruhan, pertambahan harian jumlah kasus COVID-19 terbanyak, masih berasal dari pulau Jawa.

PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang Lagi, Sekolah Belum Boleh BukaTwitter.com/bnpb_indonesia

Berdasarkan data-data yang sudah terlampir, tetap jaga jarak dan jaga kesehatan ya, Bela. Jangan gegabah dan mari saling menghargai dengan memakai masker dan tidak bersentuhan. Bukan untuk perllindungan dirimu saja, namun juga untuk menunjukkan bahwa kamu juga peduli dengan kesehatan dan keamanan orang-orang di sekelilingmu.

Baca Juga: Terapkan 4 Kebiasaan Ini Supaya Keuangan Stabil Di Era New Normal

Baca Juga: Mengawali New Normal dengan Angka COVID-19 yang Melesat

Baca Juga: Kembali Bekerja di Kantor Memasuki “New Normal”, Efektifkah?