Jika ada satu fakta yang diketahui kebanyakan orang tentang Taylor Swift, hal itu adalah bahwa ia seorang penulis lagu. Awal kariernya di usia 16 tahun, sudah menunjukkan kemampuannya menulis lirik dan membuat lagu yang berdasarkan kisah yang ia alami sendiri.

Terlepas dari apakah kamu menyukai musiknya atau tidak, itu adalah fakta yang tak terbantahkan bahwa dia adalah seorang penulis lagu. Tapi mungkin, berbeda bagi penyanyi band ikonik, Blur/ Gorillaz—Damon Albarn.

Dituding Damon Albarn Tak Tulis Lagu Sendiri, Taylor Swift: F—ed UpJay L. Clendenin / Los Angeles Times

Pada sebuah wawancara dengan Los Angeles Times yang baru saja rilis pada 23 Januari lalu, Damon mengklaim Swift "tidak menulis lagunya sendiri." Ketika pewawancara mengoreksinya, mengatakan bahwa Swift memang menulis musiknya sendiri serta ikut menulis beberapa lagunya, Damon menyatakan bahwa menulis bersama “tidak masuk hitungan.”

“Menulis bersama sangat berbeda dengan menulis,” lanjut musisi 53 tahun tersebut. "Saya tidak membenci siapa pun—saya hanya mengatakan ada perbedaan besar antara penulis lagu dan penulis lagu yang ikut menulis."

Ia juga membandingan Taylor Swift dengan Billie Eilish. "Saya kira saya seorang tradisionalis dalam pengertian itu. Penulis lagu yang sangat menarik adalah Billie Eilish dan kakaknya. Saya lebih tertarik pada itu daripada Taylor Swift," tambahnya lagi.

Dituding Damon Albarn Tak Tulis Lagu Sendiri, Taylor Swift: F—ed Upcnn.com

Hal tersebut tentu saja menyinggung Taylor, yang sebelumnya mengalami pengambilan hak atas karya musik dari enam album pertamanya, yang masih dipegang label lama Taylor, Big Machine Records.

Taylor pun melawan balik di Twitter, menegaskan bahwa dia menulis semua lagunya sendiri dan ia tujukan langsung ke Damon Albarn.

Taylor menegaskan dalam tweet, "@DamonAlbarn Saya adalah penggemar berat Anda sampai saya melihat ini. Saya menulis SEMUA lagu saya sendiri. Tuduhan Anda sepenuhnya salah dan sangat merusak. Anda tidak harus menyukai lagu-lagu saya, tetapi salah besar untuk mencoba dan mendiskreditkan karya saya. WOW."

Lalu dengan nada sarkasme, Taylor kembali menambahkan, "PS, saya menulis sendiri tweet ini, jika Anda bertanya-tanya."

Damon Albarn yang namanya disebut, meminta maaf kepada Taylor, satu jam setelah tweet tersebut menjadi viral. 

"Saya sangat setuju dengan anda. saya memiliki percakapan tentang penulisan lagu dan sayangnya hal itu dikurangi menjadi clickbait. Saya mohon maaf tanpa pamrih dan tanpa syarat. Hal terakhir yang ingin saya lakukan adalah mendiskreditkan penulisan lagu Anda. Saya harap Anda mengerti. - Damon" tulisnya.

Tweet tersebut sontak mendapat dukungan tidak hanya dari para penggemarnya yang disebut Swifties, namun juga dari kalangan selebriti. 

Sementara itu, ada pula pengikut Taylor yang mengunggah tangkapan layar lagu-lagu ciptaan Damon Albarn yang ia tulis bersama dengan orang lain.

Popularitas dan kemampuan dalam bermusik Damon Albarn dan Taylor Swift tentu saja tidak bisa dipungkiri. Namun, dukungan musisi lintas generasi bukankah lebih baik?

Baca Juga: 7 Kisah Nyata Ini Menginspirasi Lagu Penyanyi, Termasuk Taylor Swift

Baca Juga: 10 Pesan Tersembunyi di Balik Film Pendek ‘All Too Well’ Taylor Swift

Baca Juga: Mengenal Emo, Genre Musik yang Diusung When We Were Young Festival