Manusia Asa lahir dari empat mahasiswa psikologi dengan tujuan utama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental. Platform ini berawal karena kekhawatiran para pendiri akan kesehatan mental yang masih dianggap tabu, sehingga berdampak pada ketidaksigapan dalam  penanganannya.

Selain itu, Manusia Asa memiliki ciri khas utama berupa edukasi melalui quote. Hal ini berawal dari analisis fenomena orang di sekitar yang sering mengunggah quote di media sosial pribadi yang juga turut mewarnai alasan platform ini berdiri. 

Platform education technology Manusia Asa dirilis pada 1 September 2020 dengan harapan besar untuk selalu menjadi pelopor utama dalam masalah kesehatan mental di Indonesia. Melalui media utama menggunakan platform media sosial Instagram  @manusiaasa.id, Manusia Asa berfokus pada upaya preventif gangguan kesehatan mental dengan berbagai program inovatif serta dapat dipertanggungjawabkan.

Manusia Asa memberikan safe place berupa Curhat Gratis dengan para Konselor Asa (sebutan konselor sebaya Manusia Asa) terlatih bagi Teman Asa (sebutan bagi followers Manusia Asa) untuk berbagi keluh kesah tentang permasalahan keseharian.

Hal ini dipandang sangat penting bagi Manusia Asa untuk mencegah penyakit mental lebih dini sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Berbagai testimoni baik sudah diberikan oleh Teman Asa seusai mereka curhat.

Melalui @manusiaasa.co, memulai kampanye dengan kaos yang berisikan quotes magic word juga menjadi strategi inovatif dari Manusia Asa. Menggunakan konsep Affirmation Words di mana kata-kata dapat mengubah konsep diri seseorang dari yang sebelumnya negatif menuju positif.

Salah satu kaos yang sudah rilis bertuliskan "you are more than what you think", yang harapannya dapat mengubah konsep diri seseorang yang sering merasa overthinking.

Sejauh ini Manusia Asa sudah mengadakan pelatihan, webinar, dan kampanye online yang membahas isu kesehatan mental. Pelatihan Konselor Sebaya (peer counselor) yang diramaikan oleh mahasiswa psikologi berbagai kampus di Indonesia telah selesai pula diselenggarakan. Pada webinar tersebut, pembahasan isu toxic family dan seksisme yang dikupas menggunakan kacamata psikologi yang mendapat perhatian dari beribu peserta.

Manusia Asa juga sering mengangkat isu-isu yang sering dialami anak muda seperti quarter life crisis dan ejekan berdasar gender dalam kampanye online di sosial media Instagram. Saat itu, terdapat salah satu peserta kampanye online bahwa konten kampanyenya bertemakan ejekan gender mendapat ‘FYP’ di Tiktok dan puluhan komentar dukungan.

Kolaborasi aktif menjadi prioritas utama Manusia Asa dalam menyuarakan pentingnya kesadaran kesehatan mental di Indonesia. Beberapa kerja sama dengan berbagai lembaga, komunitas, organisasi, platform, dan biro telah dilakukan. Seperti kerja sama dengan Biro Psikologi Empathy Surabaya, AIESEC UIN Jakarta, Popbela.com, Peduli ODGJ Indonesia, mahasiswa Universitas Ciputra dan Naskah Rasa. 

Dengan tagline "awareness start with you", Manusia Asa selalu membuka pintu kerja sama bagi kamu, individu atau institusi untuk bersama menggencarkan penyuaraan kesadaran kesehatan mental di Indonesia. Pada tahun 2022, Manusia Asa merencanakan akan membuka kursus dengan topik yang berkaitan dengan psikologi. Jika kamu tertarik, kamu bisa mengikutinya, Bela. 

Supaya nggak ketinggalan info terkininya, kamu bisa mengikuti akun Instagram Manusia Asa di @manusiaasa.id.

Baca Juga: 7 Kebijakan Instagram untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Mental

Baca Juga: Pentingnya Support System untuk Kesehatan Mental Seorang Ucita Pohan

Baca Juga: Dira Sugandi Blak-Blakan Ceritakan Kondisi Kesehatan Mentalnya