Film-film thriller Indonesia yang penuh dengan darah dan adegan sadis, memang lekat dengan sosok Timo Tjahjanto. Mulai dari Rumah Dara (2010), Killers (2013), Sebelum Iblis Menjemput (2018), The Night Comes For Us (2018), hingga Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2 (2020), menjadi film yang dijamin bikin kita mimpi buruk selepas menontonnya.

Kini, karya terbaik Timo akan bertambah setelah beredar kabar kalau ia dipercaya untuk menyutradarai film remake Train To Busan. Wow!

Timo bekerja sama dengan Gary Dauberman sebagai penulis skenario Train To Busan Remake

Melansir dari Deadline, saat ini Timo sedang dalam tahap akhir proses negosiasi untuk menyutradarai film Train To Busan yang akan dibuat versi remake-nya. Film yang kisah aslinya disutradarai oleh Sang-Ho Yeon ini nantinya akan diproduksi oleh dua rumah produksi, yakni Atomic Monster dan Gaumont.

Sementara itu, untuk skenarionya, Train To Busan remake akan dibuat oleh Gary Dauberman dari Coin Operated. Seperti diketahui, Gary dikenal sebagai penulis skenario film horor Hollywood. Sebut saja The Conjuring, The Nun, Annabelle, dan It merupakan film horor yang skenarionya dibuat oleh Gary.

Konfirmasi Timo di akun Twitter-nya

Menanggapi hal ini, Timo membenarkan bahwa ia bersiap membuat ulang film asal Korea tersebut. Timo mengatakan kalau proyek ini akan begitu menyeramkan namun mengasyikan karena di balik layarnya ada sosok-sosok yang telah berpengalaman membuat film horor.

“This is both scary & exciting. Can attest that Gary’s script is an absolute Riot & the guys at Atomic Monster & New Line are uber passionate genre heads. I’m ready to board,” tulis Timo.

Mendapat banyak dukungan dari warganet

Confirmed! Timo Tjahjanto Sutradarai ‘Train To Busan’ RemakeTwitter.com

Mendengar kabar ini, tentu suatu hal yang membanggakan bagi warga Indonesia. Timo mendapat banyak dukungan dari warganet untuk mengerjakan proyek barunya ini. Dukungan ini dapat terlihat dari nama Timo Tjahjanto dan Train To Busan yang menjadi trending topic pada Jumat, 19 Februari 2021 pagi.

Tak hanya itu, bentuk dukungan untuk Timo dari figur publik Indonesia juga dapat kita lihat di Twitter. Joko Anwar dan Joe Taslim menjadi dua figur publik yang memberikan ucapan selamat dan dukungan kepada Timo terkait proyek barunya ini.

Deretan warganet yang kontra

Selain ada yang mendukung, proyek film remake Train To Busan juga mendapat penolakan dari warganet. Penolakan ini bukan soal siapa sutradara dan jajaran kru di balik pembuatan filmnya. Warganet banyak yang tidak setuju dengan dibuatnya remake Train To Busan karena menurut mereka film yang dibintangi oleh Gong Yoo ini baru rilis pada tahun 2016 lalu dan jaraknya terlalu berdekatan dengan film remake-nya.

Selain itu, ada pula yang berpendapat proyek ini hanya ego semata. Kemalasan warga Amerika untuk membaca subtitle-lah yang menjadi alasan mengapa Train To Busan dibuat ulang dalam versi Hollywood dengan bahasa Inggris. 

Terlepas dari kontroversi setuju atau tidaknya film ini dibuat ulang, melihat ada andil orang Indonesia sebagai sutradaranya, tentu sangat membanggakan bukan? Popbela jadi nggak sabar untuk menyaksikannya, nih! 

Baca Juga: Pasca 'Train to Busan', 'Peninsula' Akan Lebih Mendebarkan

Baca Juga: Intip Gaya Manis Lee Re, Pemain Muda di Train to Busan 2: Peninsula

Baca Juga: Bukan Cuma Ngeri, 8 Film Zombie Ini Punya Cerita Paling Bagus