5 Jenis Kontrak Pekerjaan yang Perlu Diketahui oleh Fresh Graduate

Pelajari kontrak pekerjaan secara cermat terlebih dahulu

5 Jenis Kontrak Pekerjaan yang Perlu Diketahui oleh Fresh Graduate

Keberhasilanmu menyudahi masa studi dengan prestasi yang baik, adalah awal untuk menempuh jalan menuju dunia karier. Namun, banyak hal yang mungkin akan terasa asing dan membingungkan di dunia karier bagi para lulusan baru atau fresh graduate.

Salah satunya adalah ragam jenis kontrak pekerjaan atau perjanjian tertulis antara pekerja dan pemberi kerja yang mengatur berbagai aspek terkait pekerjaan, seperti gaji, jadwal kerja, hak dan kewajiban, serta ketentuan penting lainnya.

Apabila para fresh graduate tidak memahaminya dengan benar, berbagai kesulitan dan ketidakcocokan dalam sistem kerja dan upah, dapat dialami setelah menandatangani surat kontrak pekerjaan. Ketika mau mengundurkan diri, aturan mengikat akan berlaku.

Untuk menghindari masalah tersebut, ini penjelasan lengkap mengenai 5 jenis kontrak pekerjaan yang perlu diketahui fresh graduate.

1. Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT)

5 Jenis Kontrak Pekerjaan yang Perlu Diketahui oleh Fresh Graduate

Berdasarkan ketetapan hukum dan perundang-undangan, Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) adalah perjanjian kerja tanpa batas pada waktu tertentu atau tetap. Dalam hal ini, kontrak ini cenderung mengindikasikan status karyawan tetap.

Namun, banyak perusahaan menetapkan masa percobaan atau probation sebelumnya, selama kurang lebih 3 bulan tergantung pada kebijakan perusahaan. Tujuannya adalah mengevaluasi kinerja dan menentukan kelayakan untuk diangkat sebagai karyawan tetap.

Melansir dari kalademi.id, kontrak PKWTT ini dapat diberikan secara terulis atau diberikan secara lisan. Namun, perlu dipahami bahwa pemberian kontrak secara lisan harus disertai dengan surat pengangkatan kerja yang merupakan hak dari karyawan.

2. Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT)

Jenis kontrak pekerjaan lain yang diakui oleh negara adalah Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Kontrak ini merupakan perjanjian kerja dengan kesepakatan waktu yang telah ditetapkan, baik untuk masa mulai maupun masa berakhirnya kontrak.

Dengan kata lain, kontrak PKWT dapat dianggap sebagai perjanjian yang menetapkan status pekerja sebagai karyawan kontrak. Dengan demikian, kontrak ini tidak termasuk masa percobaan atau probation seperti yang sering diterapkan dalam kontrak PKWTT.

Namun, perlu dicatat bahwa kontrak PKWT memiliki batasan waktu, yaitu 5 tahun. Melansir dari ocbc.id, pekerja PKWT juga berhak memperoleh kompensasi saat masa kerjanya berakhir dengan ketentuan masa kerja paling sedikit satu bulan secara terus-menerus.

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here