Banyak orang yang menganggap bahwa wawancara kerja itu sekadar setor muka dan menjawab pertanyaan yang diajukan pewawancara. Ini salah besar, Bela! Wawancara kerja itu mirip dengan presentasi, kamu harus menyajikan versi terbaik dirimu agar perusahaan yang kamu incar tertarik denganmu. Maka jangan sampai kamu melakukan kesalahan-kesalahan yang banyak ditemui berikut ini, ya. 

1. Kesalahan Fatal yang Sering Kamu Lakukan Saat Wawancara Kerja

Saat wawancara kerja, apa pun yang kamu katakan atau tidak katakan akan dipakai sebagai pertimbangan bagi perusahaan tempatmu melamar. Mungkin kamu tidak menyadarinya, tapi setiap ucapan dan komentarmu sudah dinilai sejak pertama kali kamu memperkenalkan dirimu dan berbasa-basi. Misalnya tentang kondisi jalanan hari ini atau kalau kamu ingin memuji kantor mereka yang terlihat nyaman dan rapi. Kamu tentunya ingin meninggalkan kesan yang baik dan kuat di depan pewawancaramu, kan? Dengan berbasa-basi dengan baik, kamu punya kesempatan lebih besar untuk mencuri hati si pewawancara. 

2. Kesalahan Fatal yang Sering Kamu Lakukan Saat Wawancara Kerja

Wawancara kerja tak punya patokan yang pasti kapan dimulai dan berakhirnya. Jadi sejak awal kamu dihubungi oleh perusahaan tersebut, kamu sudah harus menyiapkan diri untuk dinilai. Hindari mengganti jadwal wawancara atau datang terlambat, ini sudah menunjukkan bahwa kamu tak serius dengan lamaranmu. Setelah wawancara, kirimkan e-mail ucapan terima kasih telah diberi kesempatan untuk menunjukkan kamu benar-benar tertarik dengan posisi yang ditawarkan. Kamu juga dituntut untuk menjawab e-mail, pesan, dan telepon dari pewawancaramu kapan saja. 

3. Kesalahan Fatal yang Sering Kamu Lakukan Saat Wawancara Kerja

Kadang kamu tenggelam dalam ceritamu mengenai latar belakang dan alasanmu mau bekerja untuk perusahaan tersebut. Tapi hati-hati, Bela. Kamu tetap harus memberikan kesempatan untuk pewawancaramu menyerap dengan baik kata-katamu dan memberikan tanggapan atau pertanyaan berdasarkan ceritamu. Kamu tak akan tahu pada bagian mana dari kisahmu yang membuat mereka tertarik. Jadi ceritakan sedikit-sedikit, beri jeda untuk si pewawancara mencatat atau mencerna jawabanmu, baru lanjutkan kembali dengan tenang. 

Adakah salah satu dari ketiga kesalahan di atas yang pernah kamu lakukan? Catat baik-baik dan jangan ulangi lagi pada kesempatan berikutnya, ya. 

 

BACA JUGA: Viral Banget! Foto Pangeran Harry Menikah Hingga Janji Bill Gates Kasih Uang