Bagi kamu penggemar seni arsitektur pasti tak akan melewatkan World Architecture Festival yang akan dihelat di Berlin pada bulan November 2017. Tentu saja ini merupakan kesempatan bagus yang tak boleh dilewatkan. Walaupun belum bisa mengikuti kompetisinya, paling tidak kamu bisa menikmati beberapa karya arsitek menarik di seluruh dunia. Untuk itu, cek yuk beberapa desain eksterior menarik yang dijagokan untuk menang.

1. Brommy New Footbridge, Berlin, Jerman

 
Masuk dalam kategori Future Projects, Brommy New Footbridge merupakan rancangan SPANS ASSOCIATES. Bangunan ini bertipe jembatan untuk pejalan kaki. Mereka membangunnya dengan menggabungkan unsur sejarah, budaya, dan geografis. Jembatan ini mempunyai panjang 110 meter. Kabarnya, jembatan ini menghubungkan sisi barat dan timur yang mana sebelumnya juga dibangun dua jembatan ketika Jerman masih dibagi menjadi dua. Bukan kembali mengingat masa lampau, jembatan ini dibangun sebagai tempat refleksi dan kontemplasi sejenak.

2. The Smile, London, United Kingdom

 
Dirancang oleh arsitek ternama asal London, Alison Brook.  Dalam membangun karyanya ini, Alison berkolaborasi dengan The American Hardwood Export Council. The Smile, digambarkan sebagai obyek terbang. Karena kalau dilihat dari jauh bangunan ini seperti melayang. Kamu bisa melihat bahwa bentuk bagunan ini seperti senyuman. Unik, bukan? Bangunan ini mempunyai panjang 34 meter, tinggi 3,5 meter, dan lebar 4,5 meter dengan kayu rekayasa yang menyerupai kayu lapis sebagai bahan dinding dan lantainya. Desain ini masuk dalam kategori Completed Buildings.

3. Shelter on the Edge, Aleppo, Suria

 
Sebuah bangunan yang masuk dalam kategori Future Projects. Seolah memberitahu bahwa masih ada harapan untuk melakukan perbaikan hidup di Aleppo. Dirancang oleh Design and More International, bangunan ini punya tujuan. Yaitu, membantu mengurangi jumlah pegungsi di tenda darurat. Tidak hanya tempat tinggal, Shelter on the Edge juga menyediakan beberapa fasilitas untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mereka menyediakan bengkel, pertokoan, hingga pertanian kecil. Sangat patut diapresiasi, bukan? Dan sangat memungkinkan untuk menambah unit apabila berfungsi maksimal.

4. Zhuhai Opera House, Zhuhai, China

 
Kalau Australia punya Sydney Opera House, maka China punya Zhuhai Opera House. Bentuknya yang unik seperti kerang punya makna tersendiri, yaitu mewakili matahari yang selalu cemerlang dan memikiat seperti bulan. Kamu pasti setuju kalau mengunjunginya. Masuk dalam kategori Completed Buildings dalam kompetisi ini. Dirancang oleh CR Institute of Architectural & Urban Design. Merupakan gedung perhelatan seni yang bisa menampung 2000 orang dengan luas 50.000 meter persegi.

5. Museum of Art, Architecture and Technology, Lisboa

 
Masuk dalam kategori kategori Completed Buildings, MAAT ini dirancang oleh Amanda Levete and Associate. Kalau kamu suka dengan perairan, wajib mengunjunginya. Karena bangunan ini terletak di Sungai Tagus. Tujuannya tak lain adalah menarik pengunjung untuk lebih menikmati Portugal. Cara menikmatinya ada dua pilihan, kamu bisa berkeliling di sekitar maupun di dalam bangunan. MAAT berambisi untuk menjadi tuan rumah pameran seni berskala nasional maupun internasional.

6. The Chapel of St. Benedict and St. Scholastica, Pambujan, Filipina

 
Bagunan ini masuk kedalam kategori Completed Buildings yang dirancang oleh WTA Architecture and Design Studio. Uniknya kapel ini merupakan bangunan yang jadi satu dengan rumah sakit di Pambujan. Kapel ini juga masuk ke dalam kategori rumah ibadah dengan desain yang menawan. Walaupun terlihat sederhana, tapi sang arsitek mampu menonjolkan kapel ini dengan warna yang beragam. Kalau berkunjung ke Filipina, jangan ragu untuk berkunjung. Kapan lagi bisa beribadah dengan rancangan yang terbuka?

7. The Cutting Edge Pharmacy, Himeji City, Jepang

 
Dirancang oleh Matsuya Art Works & KTX archiLAB, bangunan ini didominasi oleh warna hitam sebagai aksen warna dan putih sebagai warna interior, bergaya minimalis modern. Dan, masuk ke dalam kategori Completed Buildings. Dengan rancangan yang seperti ini diharapkan bisa menggeser stigma bahwa dunia farmasi identik dengan sesuatu yang tertutup dan ingin menumbuhkan rasa nyaman. Pasien pun dapat menerima penjelasan dari apoteker mengenai obat yang diberikan oleh dokter.

BACA JUGA : Pecinta Warna Pastel? Ini 5 Destinasi yang Cocok Buatmu!