Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Strategi Investasi saat Rupiah Melemah, Mana Pilihanmu?

5 Strategi Investasi saat Rupiah Melemah, Mana Pilihanmu?
pexels.com/Kaboompics.com
Intinya Sih
  • Melemahnya rupiah mendorong masyarakat meninjau ulang strategi investasi, dengan opsi seperti menabung dolar untuk memanfaatkan selisih kurs saat nilai tukar berfluktuasi.
  • Emas dan obligasi pemerintah menjadi pilihan stabil di tengah pelemahan rupiah, menawarkan potensi keuntungan jangka panjang serta imbal hasil kompetitif meski ada risiko inflasi.
  • Investasi di sektor ekspor dan properti strategis dinilai menjanjikan karena potensi pendapatan dalam mata uang asing meningkat, sementara dampak biaya impor perlu tetap diwaspadai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing ramai diperbincangkan masyarakat belakangan ini. Kondisi tersebut tentunya membuat banyak orang khawatir. Media sosial pun banjir komentar netizen tentang dampak negatif yang terjadi atas lemahnya rupiah.

Alih-alih ikut panik, melemahnya rupiah bisa kamu jadikan momentum untuk meninjau ulang strategi investasi dan mencari peluang baru, lho. Berikut sejumlah strategi investasi saat rupiah melemah yang bisa kamu lakukan agar tetap untung.

Table of Content

1. Menabung dolar

1. Menabung dolar

strategi investasi saat rupiah melemah
magnific.com

Menabung dalam mata uang dolar AS masih menjadi salah satu pilihan yang banyak dipertimbangkan ketika nilai tukar rupiah melemah. Selain berfungsi sebagai diversifikasi aset, simpanan dolar juga berpotensi menjaga nilai dana dari fluktuasi kurs.

Strateginya relatif sederhana, yaitu membeli dolar saat nilai tukar sedang lebih rendah dan menyimpannya untuk jangka waktu tertentu. Ketika nilai dolar menguat terhadap rupiah, selisih kurs tersebut berpotensi memberikan keuntungan. Oleh karena itu, menabung dolar kerap dipilih sebagai salah satu strategi untuk menghadapi pelemahan rupiah.

2. Memilih investasi emas

strategi investasi saat rupiah melemah
pexels.com/Michael Steinberg

Berbeda dengan investasi dolar, pergerakan harga emas sering dimanfaatkan sebagai peluang investasi jangka panjang. Saat harga emas berada di level yang lebih rendah, kamu bisa mulai membeli dan menyimpannya hingga nilainya naik atau meningkat di masa mendatang.

Investasi emas memang membutuhkan kesabaran karena keuntungan umumnya diperoleh dalam jangka waktu yang lebih panjang. Oleh karena itu, strategi ini cocok bagi kamu yang ingin membangun nilai aset secara bertahap dan relatif stabil.

3. Manfaatkan obligasi pemerintah (SBN)

strategi investasi saat rupiah melemah
pexels.com/Sora Shimazaki

Meskipun nilai rupiah sedang melemah, obligasi pemerintah atau Surat Berharga Negara (SBN) berbasis rupiah tetap dapat menjadi pilihan investasi yang menarik. Terlebih, jika suku bunga acuan dinaikkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Suku bunga yang lebih tinggi akan membuat imbal hasil SBN menjadi lebih kompetitif. Namun, kamu tetap perlu mempertimbangkan risiko inflasi. Pasalnya, kenaikan inflasi dapat mengurangi daya beli dari imbal hasil tersebut.

4. Pertimbangkan investasi di sektor yang berorientasi ekspor

strategi investasi saat rupiah melemah
pexels.com/Ahmet Kurt

Strategi investasi saat rupiah melemah berikutnya yaitu pertimbangkan investasi di sektor yang berorientasi ekspor. Saat nilai rupiah melemah, perusahaan yang punya fokus bisnis ekspor umumnya berpotensi memperoleh keuntungan lebih besar. Hal ini karena pendapatan yang diterima dalam mata uang asing akan bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke rupiah.

Beberapa sektor yang bisa kamu lirik, antara lain sektor komoditas, seperti pertambangan, perkebunan, dan migas yang banyak melakukan transaksi dalam dolar AS. Selain itu, perusahaan manufaktur yang mengekspor produknya ke pasar internasional juga berpeluang meningkatkan daya saing dan pendapatannya di tengah pelemahan rupiah.

5. Investasi pada properti

strategi investasi saat rupiah melemah
magnific.com

Dampak pelemahan rupiah terhadap sektor properti bisa berbeda-beda, tergantung jenis dan tujuan investasinya. Bagi pemilik properti dengan KPR dalam rupiah, cicilan umumnya tidak terdampak secara langsung. Namun, kenaikan harga bahan bangunan impor bisa memengaruhi biaya pembangunan maupun renovasi.

Di sisi lain, properti yang berada di lokasi strategis atau menyasar segmen menengah ke atas cenderung lebih tahan terhadap gejolak ekonomi. Properti yang disewakan pada ekspatriat dan dibayar dalam mata uang asing bisa jadi andalanmu dalam berinvestasi. Namun, tetap perlu berhati-hati pada properti yang bergantung pada material impor atau menyasar pasar yang daya belinya rentan tergerus inflasi.

Itu dia lima strategi investasi saat rupiah melemah yang bisa jadi pertimbanganmu. Jadi, investasi mana nih yang kamu pilih, Bela?

FAQ seputar strategi investasi saat rupiah melemah

Apa yang harus dilakukan investor saat nilai rupiah melemah?

Meninjau kembali tujuan investasi dan memastikan portofolio terdiversifikasi agar risiko dapat dikelola dengan baik.

Apakah melemahnya rupiah selalu berdampak buruk pada investasi?

Tidak selalu. Beberapa aset seperti saham perusahaan berorientasi ekspor atau instrumen berbasis dolar AS justru berpotensi mendapatkan keuntungan.

Instrumen investasi apa yang sering dipertimbangkan saat rupiah melemah?

Emas, reksa dana global, saham perusahaan ekspor, dan instrumen yang memiliki eksposur terhadap mata uang asing sering menjadi pilihan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nafi Khoiriyah
EditorNafi Khoiriyah

Related Articles

See More