Puas dan bahagia rasanya selepas menyaksikan film yang bagus. Seolah ada perspektif baru yang terbuka dan pengalaman lain yang saya jalani walau hanya menatap dari layar lebar. Mercy membuka tahun 2026 dengan sangat baik. Memang, ini bukanlah film pertama yang rilis di tahun ini. Tapi Mercy, adalah film yang cukup baik dan membuat saya optimis bahwa tahun ini akan penuh dengan film-film berkualitas lainnya.
Ada sensasi yang langsung terasa sejak menit awal Mercy, yakni rasa familiar tapi sekaligus mengusik. Film ini seperti mengajak saya kembali ke pengalaman menonton Searching dan Missing, dua film yang sukses membuat layar komputer dan ponsel terasa jauh lebih menegangkan daripada kejar-kejaran secara fisik. Mercy bermain di ranah yang sama, tapi dengan isu yang terasa lebih dekat dengan kehidupan kita hari ini: tentang AI.
Bukan sekadar soal misteri dan siapa pelakunya, Mercy perlahan menempatkan penonton di posisi yang memaksa kita memilih antara data, logika, dan teknologi, atau perasaan dan intuisi manusia yang selama ini kita anggap tak bisa digantikan.
