Review Film 'People We Meet on Vacation', Kisah Sahabat Jadi Cinta

- Film adaptasi novel romantis kembali bermunculan setelah tahun 2014 hingga 2018.
- Sinopsis film 'People We Meet on Vacation' mengisahkan persahabatan antara dua teman kuliah yang berangkat bersama ke Boston dan menjadi dekat setelah perjalanan itu.
- Perkembangan hubungan yang pelan tapi pasti, kisah yang klise tapi beda, dan pertanyaan apakah perempuan dan laki-laki bisa berteman menjadi poin utama cerita ini.
Setelah tahun 2014 hingga 2018-an, film adaptasi novel romantis kini mulai kembali bermunculan. Kalau kamu pembaca setia novel bergenre young adult dari Amerika, mungkin nggak asing dengan People We Meet on Vacation. Novel ini termasuk novel romance young adult terlaris dan juga banyak mendapatkan ulasan positif dari pembacanya.
Nah, novel karya Emily Henry ini diadaptasi menjadi film dan baru tayang bulan Januari 2026 ini di Netflix, lho, Bela! Karena film romantis adaptasi novel jadi ini cukup membuat Popbela antusias. Apakah worth it untuk ditonton? Berikut review film People We Meet on Vacation versi Popbela.
Sinopsis ‘People We Meet on Vacation’
Film People We Meet on Vacation mengisahkan persahabatan antara dua teman kuliah yang berasal dari daerah yang sama bernama Poppy Wright (Emily Bader) dan Alex Nilsen (Tom Blyth). Keduanya berasal dari Linfield, Ohio yang berkuliah di Boston College. Poppy dan Alex berangkat bersama-sama ke Boston dan menjadi dekat setelah perjalanan itu.
Singkat cerita, keduanya berjanji satu sama lain untuk melakukan traveling setiap musim panas. Mereka telah melakukan summer traveling selama 8 tahun, namun berhenti di tahun kedelapan karena sebuah kesalahan. Lalu, keduanya bertemu kembali di summer ke-10 karena pernikahan adik Alex. Apakah hubungan keduanya berubah dari teman menjadi kekasih?
| Producer | Wyck Godfrey, Marty Bowen, Isaac Klausner |
| Writer | Yulin Kuang, Amos Vernon, Nunzio Randazzo |
| Age Rating | 13+ |
| Genre | Romantis |
| Duration | 118 menit Minutes |
| Release Date | 9 Januari |
| Theme | Romantis |
| Production House | 3000 Pictures |
| Where to Watch | Netflix |
| Cast | Emily Bader, Tom Blyth, Sarah Catherine Hook, Lucien Laviscount, Miles Heizer, Jameela Jamil |
Trailer 'People We Meet on Vacation'
Still Cut Images
Perkembangan hubungan yang pelan tapi pasti

Kalau bisa dibilang, film ini menggambarkan perkembangan hubungan yang pelan tapi pasti. Persahabatan Poppy dan Alex ini sangat asik dan seru. Bahkan saat perkenalan pertama mereka, Poppy yang ekstrovert nggak ragu-ragu untuk terus mengajak Alex bicara, meskipun Alex pada awalnya nggak menyukai keributan.
Namun, berkat kegigihan Poppy untuk mengajak ngobrol, akhirnya Alex luluh juga. Perubahan hubungan mereka pun diceritakan secara pelan-pelan, keseruan mereka di tiap negara jadi poin utama cerita ini.
Kisah yang klise tapi beda

Meskipun trope friends to lover sering muncul di film maupun drama, namun tetap ada keunikan dari People We Meet on Vacation. Menurut saya, keunikan utama dari film ini adalah orang-orang yang dihadirkan di tiap negara yang mereka kunjungi.
Poppy mungkin beberapa kali jatuh cinta dengan orang-orang baru di negara tersebut, namun Alex tetap setia dengan kekasihnya. Namun, mata mereka selalu bertemu satu sama lain di tiap negara tersebut, menandakan kalau Alex dan Poppy sudah menyukai sejak lama. Sayangnya, mereka saling denial.
Apakah perempuan dan laki-laki bisa berteman?

Mungkin kita sering mendengar dengan perkataan kalau perempuan dan laki-laki itu nggak bisa bersahabat. Sejauh apa pun kita menyangkalnya, pasti ada momen di mana kita merasa kalau dia satu-satunya orang yang memahami kita. Hal itu juga terjadi kepada Poppy dan Alex, meskipun keduanya sempat denial dengan perasaan masing-masing, akhirnya mereka nggak bisa menghindarinya.
Menurut Poppy, Alex satu-satunya orang yang bisa memahaminya dan menerima semua keanehannya. Sedangkan bagi Alex, Poppy adalah satu-satunya orang yang bisa menunjukkan dunia baru kepadanya.
Memberikan nostalgia film romantis adaptasi

Film ini cocok ditonton untuk kamu yang merindukan film romantis adaptasi novel seperti The Fault in Our Stars dan Me Before You. Tapi tenang saja, nggak ada yang jadi ubi (meninggal) kok di film ini. Meskipun kisah Poppy dan Alex bisa ditebak ending-nya seperti apa, tetap ada sesuatu yang baru ditawarkan dalam film ini.
Perbedaan karakter Poppy dan Alex yang kontras juga menjadi nilai jual utama film ini. Alex adalah sosok yang menginginkan kepastian, sementara Poppy sangat menyukai kebebasan dan fantasi. Somehow, Poppy akhirnya menyadari sesuatu kalau selama ini dia hanya melarikan diri ke negara-negara yang belum pernah dikunjungi, ternyata Alex-lah jawaban dari destinasi tersebut.
Itu dia review film People We Meet on Vacation. Kalau kamu penasaran dan ingin menontonnya bisa langsung meluncur ke Netflix, ya!


















