Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

12 Puisi Perpisahan Sekolah yang Menyentuh dan Mengharukan

12 Puisi Perpisahan Sekolah yang Menyentuh dan Mengharukan
freepik.com/rawpixel.com
Share Article

Perpisahan sekolah merupakan salah satu momen yang menyentuh dan mengharukan. Bukan hanya untuk para siswa saja, tapi juga untuk para orang tua dan guru. Sebab setelah menempuh pendidikan selama bertahun-tahun, para siswa akhirnya berhasil lulus. 

Di momen tersebut, membaca puisi perpisahan sekolah yang menyentuh akan membuat para guru dan orang tua makin terharu. Para siswa pun seakan tak rela dengan perpisahan sekolah, namun juga bahagia karena telah sampai di titik kelulusan.

Berikut ini ada 12 puisi yang bisa kamu bacakan saat momen tersebut. 

  1. 1. Tragedi Kepergianmu - Zainol Akbar

    pexels.com/Tubagus Alief Leo
    pexels.com/Tubagus Alief Leo

    Langit sore itu adalah pertanda
    Seperti menangis
    Tak ingin melepasmu

    Mentari tak kuasa menahan diri
    Memilih bersembunyi
    Enggan melihatmu terkubur waktu

    Bahkan rembulan mengabur
    Meminta kepada awan menutupi
    Tak tertahankan 'tuk relakan dirimu pergi

    Lain dengan bumi
    Terbuka lebar menyambut hadirmu
    Seakan mengerti kau pasti kembali

  2. 2. Selamat Jalan - Mahdi Idris

    Pexels.com/Kobe
    Pexels.com/Kobe

    Kulambai tangan
    Menyapamu terakhir
    Saat hujan reda
    Air tergenang sebatas lutut;
    Lumpur menempel pada dinding kamar.

    Selamat jalan!
    Sampai di sini mimpiku berkabar tentangmu
    Pergilah menemui rumahmu kembali
    Pada setiap doa kueja namamu

  3. 3. Dari Suatu Perpisahan - Ayatrohaedi

    Pexels.com/Emily Ranquist
    Pexels.com/Emily Ranquist

    Terkadang ada baiknya kita berduka
    Agar terasa betapa gembira
    Pada saatnya kita bersuka

    Terkadang ada baiknya kita menangis
    Agar terasa betapa manis
    Pada saatnya kita tertawa

    Terkadang ada baiknya kita merana
    Agar terasa betapa bahagia
    Pada saatnya kita bahagia

    Dan jika sekarang kita berpisah
    Itupun ada baiknya juga
    Agar terasa betapa mesra
    Jika pada saatnya nanti
    Kita ditakdirkan bertemu lagi

  4. 4. Menanti Waktu Pisah - Piek Ardijanto Soeprijadi

    unsplash.com/Pierre Bamin
    unsplash.com/Pierre Bamin

    Barangkali ada sisa waktumu
    Yang kau sediakan bagiku
    Lalu kita menangkap sepi di tepi kota
    Menancapkan mata di Gunung Telamaya

    Bukankah kau telah tahu
    Setiap kabut lewat kemelut batinku
    Mungkin kau pun ingin menumpahkan hati
    Sebagai bekal yang kubawa pergi

    Sementara angin mendesir
    Betapa aku gelisah
    Karena ketika mentari menggelincir
    Kita pasti berpisah

  5. 5. Senja Hari Kutatap Sebutir Bintang - Ayatrohaedi

    pexels.com/Billel Moula
    pexels.com/Billel Moula

    Senja hari kutatap sebutir bintang
    Jam enam sore
    Pertemuan antara kita
    Menyendiri
    Di langit

    Dengan tajam ia memandangku
    Yang terpukau menatap
    Pertemuan antara kita
    mungkin disebabkan nasib yang sama
    Ia menggumam pelan
    Aku cuma tersenyum

    Mengiyakan ucapannya
    Sama-sama menyendiri
    Dan terasing di bumi sendiri
    Yang tidak asing

    Kemudian awan hitam menelannya
    Dan percakapan terhenti
    Pelan-pelan aku bangkit dari tempat berbaring
    Suatu ketika nanti
    Kita tentu berjumpa kembali
    Gumamku pelan
    Sebagai janji
    Sebelum pergi
    Meninggalkannya
    Menyendiri
    Di langit tinggi
    Yang hitam
    Dan kelam

  6. 6. Akan Selalu Rindu - Asty Kusumadewi

    pexels.com/Valeria Ushakova
    pexels.com/Valeria Ushakova

    Tubuhku terpaku semalam
    Memikirkan perpisahan yang tak kuinginkan
    Air mata deras mengalir
    Membayangkan keseharian tanpamu

    Ada makna di balik semua pertanda
    Kau selalu mengelak ketika kutanya
    Sungguh, jangan pergi
    Aku akan selalu rindu

    Tolong..
    Aku sungguh merindu
    Hatiku semakin sendu
    Mengingat banyak kenangan kita tentang hari lalu

  7. 7. Akhir Cerita - Rahayu Prihatin

    Unsplash.com/Debby Hudson
    Unsplash.com/Debby Hudson

    Bergelut dengan rasa yang tak pernah bersahabat
    Menjalani hari yang sulit tuk dimengerti 
    Bila harap tak menjanjikan harapan
    Jika masa lalu jadi bayangan yang tak henti menemani

    Semua menjadi luka 
    Semua hanya menambah perih
    Semua hanya membuat luka

    Tak terima pikiran dihantui prasangka
    Hati bergejolak oleh amarah
    Lebih baik cinta itu pergi bersama angin
    Yang tak meninggalkan jejak

    Bersama mimpi yang terkubur benci
    Akhir cerita tak harus indah
    Namun cerita kan selalu memberi makna
    Semua pasti "berakhir" sebab dimulai oleh "awal" akhir cerita
    Hanya milik kita

  8. 8. Ilusi Asa Untuk Kenangan - Amalia Dianah

    pexels.com/EkaterinaBolovtsova
    pexels.com/EkaterinaBolovtsova

    Aku tak suka melintasi jalan ini
    Disini aku selalu melihatmu
    Aku tak ingin mendengar kata mendua
    Itu mengingatkanku padamu

    Setiap orang berbicara tentang setia
    aku terjebak bayangmu
    Setiap kawan bercerita tentang hari bahagia
    memoriku menggoreskan namamu

    Aku rindu?
    Tidak, aku tak rindu padamu
    Menemuimu tak ada dalam anganku
    Mimpipun aku tak ingin bersua denganmu

    Inikah cinta?
    Tidak, aku tak cinta padamu
    Rasa itu tlah sirna
    Larut, bersama perih yang pernah kau ramu

    Andaikan boleh aku menghapus masa lalu
    Itu adalah pertemuanku denganmu
    Hilangnya logikaku atas nama cinta
    Dan terbuangnya air mataku untuk sia-sia

  9. 9. Perpisahan - WS. Rendra

    Pexels.com/George Pak
    Pexels.com/George Pak

    Di malam yang gelap ini, kita harus berpisah
    Memisahkan langkah dan mengakhiri cerita
    Bukan berarti kita tak akan bertemu lagi
    Namun perpisahan ini membawa duka dan rasa sedih

    Kita pernah bersama di bawah sinar mentari
    Mengisi hari-hari dengan tawa dan canda
    Menghadapi kesulitan dan tantangan bersama
    Menjalin ikatan yang takkan terlupakan

    Namun, hidup terus bergerak maju
    Berputar roda waktu tak kenal henti
    Kita berjalan pada jalur masing-masing
    Mencari jati diri dan takdir yang berbeda

    Tetaplah jaga kenangan di relung hati
    Tak akan pernah pudar, takkan pernah mati
    Saling doakan kesuksesan di masa depan
    Meski berpisah, kita tetap satu dalam jiwa

    Terima kasih telah menjadi bagian dalam cerita
    Mengisi hidup dengan kebersamaan dan inspirasi Perpisahan ini hanyalah awal dari babak baru Ingatlah, teman-teman, kita tetap bersaudara

    Perpisahan tak selalu menyakitkan
    Bukan berarti akhir dari segalanya
    Kita akan bertemu lagi, suatu saat nanti
    Di tempat yang lebih indah, di waktu yang tepat

  10. 10. Perpisahan - D. Zawawi Imron

    Unsplash.com/Anthony Tran
    Unsplash.com/Anthony Tran

    Di dahimu ada senja
    Mengajakku meninjau pagi
    Tapi aku yang bernama sampan
    Masih saja terus berlayar
    Ke laut di hati tombak

    Kebijaksanaan berkokok dalam embun
    Meniupkan kegaduhan waktu
    Dan kita yang sudah jauh berpisah
    Tiba-tiba berpelukan di terik siang
    Serta sama-sama hafal
    Sebuah lagu dari dunia luar

    Perpisahan memang harus terjadi
    Demi laut yang semakin dalam
    Tawaran kabut yang memintaku jadi umpan
    Kutolak dengan menyelam
    Karena setiap ikan yang menganga kelaparan
    Kuyakin pastilah engkau

  11. 11. Bab Perpisahan - Ook Nugroho

    pixabay.com/imamir
    pixabay.com/imamir

    Setelah kau pergi
    Hidup jadi remeh dan tak berarti
    Musim hanya lewat, angin melengos bisu
    Kota tak menyapa, dan aku kembali
    Jadi robot yang tak berpikir

    Setelah kau pergi
    Aku mengerti sakitnya ditinggal
    Berdiri sunyi di persimpangan ini
    Kulihat waktu melindasku
    Dan cuaca bagai mengejekku

    Setelah kau betul pergi
    Dunia kembali jadi ancaman
    Sedang aku tak punya lagi apa pun
    Sekadar nama buat kubanggakan
    Atau alamat tempat singgah

  12. 12. Selamat Tinggal Sekolah - Sapardi Djoko Damono

    pexels.com/Agung Pandit Wiguna
    pexels.com/Agung Pandit Wiguna

    Selamat tinggal sekolah tercinta
    Tempat kami tumbuh dan belajar
    Dalam pelajaran dan petualangan kita bersama mengarungi waktu yang berlalu

    Guru-guru bijak, terima kasih
    Telah membimbing kami dengan penuh kesabaran memberi ilmu dan nilai kehidupan
    Kami akan selalu mengenang jasa-jasa kalian

    Teman-teman seperjuangan
    Kita berbagi tawa, tangis, dan impian
    Bersama mengatasi tantangan dan ujian
    Hubungan kita tak akan pudar oleh jarak dan waktu

    Selamat tinggal, namun bukan berarti berpisah
    Kita akan terus saling mengingat
    Mengukir kenangan indah dalam ingatan
    Sekolah adalah rumah, kita semua keluarga

    Hari ini adalah pintu ke depan yang baru
    Perjalanan menuju cita-cita dan impian kita
    Selamat tinggal sekolah tercinta
    Kami akan membawa kalian di hati, selamanya

    Kumpulan puisi perpisahan sekolah di atas akan membuat teman-teman, orang tua hingga para guru terharu saat mendengarnya. Meski penuh haru, tetapi perpisahan tersebut akan selalu terkenang sebagai momen yang tak terlupakan. 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More