Marco Materazzi (eurosport.com)
Tidak seperti bintang sepak bola modern yang langsung bersinar di akademi klub raksasa, karier awal Materazzi justru merangkak dari bawah. Ia menghabiskan masa mudanya dengan berpindah-pindah di klub divisi bawah Italia sebelum akhirnya mendapat sorotan internasional.
Di Awal Kariernya (1990–1998) Marco bermain untuk tim-tim seperti Messina, Tor di Quinto, Marsala, Trapani, dan Carpi. Kasta tertinggi pertama yang dicicipinya adalah saat membela Perugia, sebelum dipinjamkan dan kemudian bertualang ke Inggris. Pada 1998–1999, Materazzi mencicipi kerasnya Premier League bersama Everton di Inggris. Di sana, gaya main agresifnya mulai terlihat jelas dengan catatan 3 kartu merah hanya dalam 27 pertandingan.
Sekembalinya ke Italia, ia menunjukkan ketajamannya sebagai bek. Pada musim 2000/2001, ia memecahkan rekor Daniel Passarella sebagai bek dengan gol terbanyak dalam satu musim Serie A dengan torehan 12 gol.
Titik balik terbesar dalam hidupnya terjadi pada tahun 2001. Dibeli seharga 10,50 juta euro oleh Inter Milan, Materazzi menjelma menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang I Nerazzurri. Ia mencatatkan 276 penampilan dan meraih seluruh kejayaan domestik serta Eropa di klub ini.
Setelah sempat jeda pasca-kontraknya habis di Inter, ia bergabung dengan klub India, Chennaiyin FC, sebagai pemain sekaligus manajer hingga akhirnya resmi gantung sepatu pada tahun 2016.