Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Profil George Russell, dari Karier Junior GP3 Hingga Kesuksesan di Formula 1
Instagram.com / georgerussell63
  • George Russell tampil gemilang di musim Formula 1 2026 bersama Mercedes, menempati posisi kedua klasemen dan menjadi kandidat kuat juara dunia berkat konsistensi serta kemenangan awal musim.

  • Perjalanan kariernya dimulai dari karting sejak usia tujuh tahun, menjuarai GP3 pada 2017 dan Formula 2 pada 2018 sebelum debut di Formula 1 bersama Williams pada 2019.

  • Sejak bergabung dengan Mercedes pada 2022, Russell meraih enam kemenangan Grand Prix hingga 2026 dan dikenal sebagai pembalap presisi dengan pendapatan mencapai sekitar Rp408 miliar menurut Forbes.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

George Russell tengah menjadi salah satu sorotan utama di musim Formula 1 2026. Pembalap asal Inggris ini tampil impresif bersama Mercedes-AMG Petronas Formula One Team, sempat memimpin klasemen, dan kini berada di posisi kedua, hanya terpaut tipis dari rekan setimnya Kimi Antonelli.

Dengan kemenangan di awal musim dan konsistensi yang semakin matang, Russell kini dipandang sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia. Lalu, bagaimana perjalanan kariernya hingga mencapai titik ini? Berikut profil lengkapnya, Bela!

Profil dan pendidikan George Russell

Instagram.com / georgerussell63

George William Russell lahir pada 15 Februari 1998 di King’s Lynn, Norfolk, Inggris. Sejak usia tujuh tahun, ia sudah mengenal dunia balap melalui karting, mengikuti jejak kakaknya, Benjy. Bakat luar biasa Russell terlihat sejak dini; ia berhasil menjuarai berbagai kompetisi karting nasional dan internasional.

Dukungan keluarga menjadi kunci kesuksesannya—ayahnya, Steve Russell, bahkan rela menjual bisnis keluarga demi mendukung karier balap George. Selain fokus pada balap, Russell menempuh pendidikan di Wisbech Grammar School, sebelum pindah ke Milton Keynes pada usia 18 tahun untuk lebih dekat dengan tim dan fasilitas balapnya.

Awal perjalanan karier George Russell menuju Formula 1

Instagram.com / georgerussell63

Russell memulai karting pada 2006 dan dengan cepat menanjak di dunia balap junior. Ia menjuarai kelas kadet MSA Inggris dan Inggris Terbuka, kemudian berlanjut ke Rotax Mini Max, Formula Kart Stars Inggris, dan Kartmasters British Grand Prix.

Di kelas KF3, ia meraih gelar SKUSA Supernationals dan Kejuaraan Eropa CIK-FIA, yang berhasil ia pertahankan pada tahun berikutnya. Sejak awal, Russell menyeimbangkan latihan intensif dengan pendidikan formal, menunjukkan disiplin tinggi yang menjadi fondasi karier profesionalnya.

Langkah profesional: GP3 dan Formula 2

Instagram.com / georgerussell63

Setelah sukses di karting, Russell melanjutkan karier ke GP3 Series pada 2017 dan langsung menjuarai gelar. Tahun berikutnya, ia meraih gelar Formula 2 musim 2018, menegaskan reputasinya sebagai pembalap muda berbakat.

Kesuksesan ini menarik perhatian Mercedes, yang memasukkan Russell ke program pembalap junior mereka. Kecepatan, konsistensi, dan kemampuan adaptasi di berbagai kondisi lintasan menjadi ciri khas Russell sejak awal karier profesionalnya.

George Russell mulai debut F1

Instagram.com / georgerussell63

Russell memulai debut Formula 1 pada 2019 bersama Williams, menjadi rekan setim Robert Kubica. Meskipun Williams FW42 termasuk mobil paling lambat musim itu, Russell menunjukkan performa impresif, termasuk podium pertamanya di Grand Prix Belgia 2021.

Musim 2020 menjadi momen ikonik ketika ia menggantikan Lewis Hamilton di Mercedes saat Grand Prix Sakhir dan nyaris memenangkan balapan meski menghadapi masalah ban dan pit stop. Russell mengakhiri era Williams dengan pencapaian penting, termasuk start baris depan pertama untuk Williams sejak 2017.

Masuk era Mercedes hingga musim 2026

Instagram.com / georgerussell63

Pada 2022, Russell bergabung dengan Mercedes, menggantikan Valtteri Bottas dan menjadi rekan setim Lewis Hamilton. Ia langsung menonjol, beberapa kali mengungguli Hamilton dalam kualifikasi dan balapan. Hingga musim 2026, Russell telah meraih enam kemenangan Grand Prix, termasuk Kanada dan Singapura 2025.

Musim 2026 menjadi salah satu yang menonjol, dengan kemenangan di Australia, podium di Cina dan Jepang, serta posisi kedua di klasemen sementara di belakang Kimi Antonelli. Kontraknya juga memiliki klausul performa yang memungkinkan perpanjangan otomatis untuk 2027, menjadikannya salah satu pembalap kunci Mercedes.

Kepopuleran dan kekayaan George Russell

Instagram.com / georgerussell63

Russell dikenal sebagai pembalap yang presisi, adaptif, dan kuat di kondisi sulit. Beberapa rekor uniknya meliputi tujuh pit stop dalam satu balapan (Dutch GP 2023, disamai Lance Stroll, Liam Lawson, dan Alain Prost) dan dua kali seri waktu kualifikasi dengan Max Verstappen. Ia juga menjadi salah satu dari sedikit pembalap yang kehilangan kemenangan karena diskualifikasi (Belgian GP 2024).

Di luar lintasan, Russell tinggal di Monaco bersama pasangannya, Carmen Montero Mundt, dan dekat dengan pembalap seperti Alex Albon, Lando Norris, Charles Leclerc, serta Fernando Alonso. Ia menyukai padel, free-diving, dan menjadi penggemar setia Wolverhampton Wanderers. Kekasih dari Carmen Montero Mundt ini juga vokal mengenai kesehatan mental, bekerja dengan psikolog untuk menjaga fokus di lintasan, serta aktif sebagai direktur Grand Prix Drivers’ Association (GPDA).

Kesuksesan kariernya juga tercermin dari kekayaan yang ia raih. Menurut Forbes, George Russell termasuk salah satu pembalap F1 dengan penghasilan terbesar, dengan total pendapatan diperkirakan $26 juta atau sekitar Rp408 miliar pada 2025, menunjukkan prestasi finansial yang sebanding dengan ketenaran dan prestasinya di lintasan.

Itulah profil George Russell, pembalap muda Inggris yang kini menjadi bintang Mercedes dan kandidat kuat juara dunia Formula 1. Dari bakat karting hingga kesuksesan di lintasan F1, prestasi dan dedikasinya membuktikan bahwa kerja keras dan konsistensi selalu membuahkan hasil, Bela!

Editorial Team