Sejak penayangan pertamanya tahun lalu, Pengabdi Setan sudah tayang di beberapa negara. Mulai dari ditayangkan di bioskop luar seperti Jerman, Amerika Serikat, dan Taiwan. Selain diputar di luar negeri, film karya Joko Anwar ini juga beberapa kali masuk menjadi nominasi di berbagai ajang festival film skala internasional.

Pengabdi Setan Sukses Bersaing dengan Film Horor dari Negara LainIMDB

Film horor yang direproduksi dari film lawas pada 1980 silam ini menambah daftar panjang prestasinya dalam kancah sinema Indonesia. Sebab, film yang terkenal dengan sosok Ibu ini sudah wara-wiri di berbagai festival film dalam dan luar negeri, di tahun ini pun "Pengabdi Setan" berhasil mendapatkan predikat "Film Terbaik" di Overlook Film Festival 2018. Lalu bagaimana dengan tanggapan Joko Anwar atas prestasi ini ya?

Pengabdi Setan Sukses Bersaing dengan Film Horor dari Negara LainInstagram.com/Jokoanwar

Kabar baik itu pun sebetulnya datang dari cuitan sang sutradara di Twitter. “Pengabdi Setan menang penghargaan Best Horror Film di Toronto, Kanada,” ujar Joko Anwar. Pemeran Rini (Tara Basro) juga ikut memamerkan kemenangan mereka di Instagram. “It seems like everyone loves my mother,” begitu bunyi caption foto yang diunggahnya.

Dilansir dari laman resmi Toronto After Dark Film Festival 2018, juri yang terdiri dari 5.000 peserta ini setiap tahunnya memilih film-film pilihan mereka dari seluruh dunia. Dalam specialty category winners, pemungutan suara kepada 200 orang dilakukan selama acara festival yang digelar dari tanggal 11 hingga 19 Oktober 2018. Pengabdi Setan (Satan’s Slave) berhasil menjadi juara dari kategori Best Horror Film dan Most Scary Film.

Pengabdi Setan Sukses Bersaing dengan Film Horor dari Negara Lain

Penghargaan ini menjadi prestasi di dunia perfilman Indonesia, karena Toronto After Dark Film Festival adalah sebuah pameran film horror, sci-fi, action dan cult yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya di Toronto, Ontario, Kanada. Daftar film yang ditayangkan dalam festival ini dikurasi dari seluruh dunia, termasuk karya-karya baru dari Asia, Eropa dan Amerika Utara. Cukup ketat kan dan pesaingnya pun banyak! 

Kamu sendiri udah kangen sosok “Ibu” Pengabdi Setan belum, Bela?

Penulis: Tyas Hanina

Baca Juga: Sudah Nonton Pengabdi Setan? Simak Juga Perjalanan Karier Joko Anwar