Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

Olivia Rodrigo Hadirkan Festival Musik Daisy Chain Fields, Usung Konsep All-Women Lineup!

Olivia Rodrigo Hadirkan Festival Musik Daisy Chain Fields, Usung Konsep All-Women Lineup!
Olivia Rodrigo umumkan festival musik Daisy Chain Fields. (instagram.com/oliviarodrigo)
Intinya Sih
5W1H
  • Olivia Rodrigo mengumumkan festival musik Daisy Chain Fields yang digelar 29 Agustus di Great Park, California, menghadirkan 14 penampilan musisi perempuan lintas genre dan generasi.
  • Seluruh artis tampil tanpa bayaran, dengan 100% keuntungan bersih festival disalurkan untuk amal melalui kolaborasi bersama berbagai organisasi yang fokus pada isu perempuan dan anak perempuan.
  • Daisy Chain Fields terinspirasi dari Lilith Fair dan menjadi simbol solidaritas antarperempuan, bertepatan dengan kesuksesan album ketiga Olivia yang mencetak rekor penjualan tertinggi tahun 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Olivia Rodrigo kembali menghadirkan kabar yang membuat para penggemarnya antusias. Kali ini, penyanyi sekaligus penulis lagu tersebut mengumumkan festival musik baru bernama Daisy Chain Fields, sebuah acara yang telah lama ia impikan dan akhirnya akan segera terwujud pada tahun ini.

Melalui festival tersebut, Olivia ingin menghadirkan ruang yang mempertemukan musisi perempuan, organisasi nirlaba, serta komunitas kreatif dalam satu perayaan yang mengangkat isu perempuan dan anak perempuan. Menurutnya, kekuatan yang lahir dari kebersamaan dapat menginspirasi ide-ide baru, memperluas pemahaman, sekaligus mendorong perubahan yang nyata.

Penasaran seperti apa festival musik terbaru dari Olivia Rodrigo ini? Simak selengkapnya berikut ini!

Table of Content

Digelar selama satu hari di California

Digelar selama satu hari di California

Daisy Chain Fields akan berlangsung pada 29 Agustus di Great Park, Irvine, California. Festival ini dirancang sebagai acara satu hari penuh yang menghadirkan penampilan musisi perempuan dari berbagai genre, organisasi nirlaba yang berfokus pada perempuan dan anak perempuan, hingga komunitas yang mengedepankan kreativitas, koneksi, dan kolaborasi.

Sebanyak 14 penampilan dijadwalkan tampil di dua panggung, sehingga pengunjung dapat menikmati beragam pertunjukan sepanjang hari.

Lineup dipenuhi musisi perempuan ternama

Festival ini menghadirkan deretan nama besar yang berasal dari berbagai generasi dan genre musik. Lineup yang telah diumumkan meliputi Bikini Kill, Chappell Roan, Die Spitz, Doechii, Eli, Garbage, KATSEYE, Mitski, Not For Radio, Olivia Rodrigo, Quiet Light, Rachel Chinouriri, Santigold, dan The Breeders.

Selain itu, akan ada penampilan spesial dari Karen O, Sarah McLachlan, dan Stevie Nicks.

Dalam wawancaranya bersama Good Morning America, Olivia mengaku sangat antusias dengan deretan artis yang akan tampil.

"Aku benar-benar bersemangat dengan lineup festival ini. Temanku Chappell Roan akan tampil, begitu juga Doechii dan Bikini Kill. Kathleen Hanna adalah salah satu sosok yang sangat aku kagumi," ujarnya, dikutip dari Variety.

Seluruh artis tampil gratis untuk mendukung amal

Olivia Rodrigo berpose ceria di depan poster festival musik Daisy Chain Fields berwarna pink dengan daftar artis yang akan tampil.
Olivia Rodrigo umumkan festival musik Daisy Chain Fields. (instagram.com/oliviarodrigo)

Salah satu hal yang paling menarik dari Daisy Chain Fields adalah seluruh musisi yang tampil melakukannya tanpa menerima bayaran. Olivia menjelaskan bahwa seluruh keuntungan bersih festival akan disalurkan untuk kegiatan amal.

"Seratus persen keuntungan bersih festival ini akan diberikan untuk kegiatan amal. Semua artis luar biasa yang tampil juga melakukannya secara gratis demi amal. Itu benar-benar menunjukkan besarnya hati mereka, selain talenta yang mereka miliki," kata Olivia.

Menggandeng berbagai organisasi yang berfokus pada perempuan

Daisy Chain Fields bekerja sama dengan sejumlah organisasi yang bergerak dalam berbagai isu yang berkaitan dengan perempuan dan anak perempuan. Beberapa di antaranya adalah Baby2Baby, Black Mamas Matter Alliance, Center for Reproductive Rights, FreeFrom, Jhpiego, Johns Hopkins Center for Indigenous Health, National Domestic Workers Alliance, National Institute for Reproductive Health, National Women's Law Center, dan Planned Parenthood.

Selain menikmati konser, pengunjung juga dapat mengunjungi berbagai aktivasi dari organisasi-organisasi tersebut. Festival ini akan menghadirkan sumber daya edukasi, pengalaman seni komunitas, vendor lokal, fan pop-up, hingga instalasi imersif yang dapat dinikmati sepanjang acara.

Terinspirasi dari festival legendaris Lilith Fair

Olivia mengungkapkan bahwa Daisy Chain Fields terinspirasi dari Lilith Fair, festival musik perempuan yang populer pada era 1990-an dan didirikan oleh Sarah McLachlan.

Ia bahkan mengatakan bahwa Sarah menjadi orang pertama yang dihubunginya ketika memutuskan untuk mewujudkan festival tersebut.

"Orang pertama yang aku hubungi ketika memutuskan membuat festival ini adalah Sarah McLachlan. Dia adalah sosok pelopor, musisi yang luar biasa, sekaligus seorang teman," ungkapnya.

Olivia juga menjelaskan makna di balik nama Daisy Chain Fields.

"Aku membayangkan sekelompok perempuan duduk di bawah pohon sambil membuat rangkaian bunga daisy, mahkota bunga, atau gelang persahabatan. Aku juga menyukai gagasan bahwa rangkaian bunga daisy melambangkan setiap orang sebagai mata rantai bisa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar daripada individu itu sendiri," jelasnya.

Melalui festival ini, Olivia berharap semakin banyak perempuan yang saling mendukung dibanding saling bersaing.

"Sering ada anggapan bahwa perempuan harus bersaing untuk mendapatkan posisi teratas atau seolah sumber daya yang tersedia sangat terbatas. Aku berharap pengalaman seperti Lilith Fair, dan semoga juga Daisy Chain Fields, bisa menunjukkan bahwa kita jauh lebih kuat ketika bersatu dan saling mendukung," tuturnya.

Pengumuman festival hadir setelah kesuksesan album ketiga

Olivia Rodrigo mengenakan gaun merah muda dan sepatu hak tinggi berayun terbalik di udara dengan latar langit biru cerah.
Album ketiga Olivia Rodrigo, ‘you seem pretty sad for a girl so in love’. (instagram.com/oliviarodrigo)

Pengumuman Daisy Chain Fields datang tidak lama setelah Olivia Rodrigo merilis album studio ketiganya yang berjudul you seem pretty sad for a girl so in love. Album tersebut mencatat debut solo terbesar sepanjang tahun 2026 dengan penjualan mencapai 485 ribu unit pada minggu pertama.

Sementara itu, lagu utama berjudul "drop dead" juga mencetak sejarah dengan menjadikan Olivia sebagai artis pertama yang berhasil membawa single utama dari tiga album perdananya langsung debut di posisi pertama tangga lagu.

Jadwal penjualan tiket

Presale tiket Daisy Chain Fields sudah dimulai sejak 24 Juni pukul 10.00 PT melalui situs resminya www.daisychainfields.com. Seluruh tiketnya dijual dengan sistem siapa cepat dia dapat selama persediaan masih tersedia.

Festival ini juga diproduksi oleh C3 Presents bersama Live Nation.

Wah, jadi tidak sabar menyaksikan keseruan Daisy Chain Fields saat resmi digelar nanti! Kalau menurut Bela, setuju nggak, kalau festival dengan konsep all-women lineup seperti ini juga hadir di Indonesia?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno

Related Articles

See More