Mendapat pekerjaan formal untuk pertama kali pasca kelulusan, merupakan momen yang paling mendebarkan ya, Bela. Komunitas baru, punya rekan kerja untuk pertama kalinya, tempat baru yang dikunjungi setiap harinya, hingga masih dianggap ‘anak bawang’ dengan wawasan yang masih minim.

Mungkin kamu masih belum kaya akan pengalaman kerja, tapi pastikan kamu sudah paham bagaimana mengatur keuangan kamu sejak dini, agar gaji kamu tidak terpakai dengan sia-sia. Tidak mau kan, lima tahun ke depan saat kariermu mulai menanjak, ternyata secara finansial masih saja kamu tak punya tabungan masa depan dengan gaya hidup seperti anak baru gede.

Penting! Ini Alasan Wajib Punya Asuransi Kesehatan Sejak Usia Mudahalofina.id

Popbela tentu saja ingin membantu kamu mengenai manajemen keuangan, terutama dalam hal asuransi kesehatan. Hal ini penting mengingat biaya ketika sakit itu tidak murah—apalagi dengan gaji sebagai first jobber. Popbela pun bertanya pada ahli manajemen keuangan dari halofina.id, Olivia, ST, MM, CFP, AWP. Simak baik-baik, ya, Bela.

1. Asuransi kesehatan sering disepelekan anak muda, sebenarnya mengapa asuransi kesehatan menjadi investasi yang penting—terutama bagi first jobber?

Penting! Ini Alasan Wajib Punya Asuransi Kesehatan Sejak Usia Mudaunsplash.com/benchaccounting
  • Asuransi kesehatan swasta dibutuhkan jika belum punya asuransi sama sekali dari kantor. Kalau dari kantor tidak dapat asuransi kesehatan, mulailah dengan BPJS karena ada rawat jalannya, sedangkan swasta sering tidak ada.
  • Kalau merasa tidak nyaman dengan BPJS, dapat mulai asuransi kesehatan swasta dengan syarat sudah terpenuhi dana daruratnya.
  • Asuransi kesehatan diperlukan untuk persiapan masa pensiun, karena kalau dimulai dari usia muda, risiko adanya penyakit kronis belum ada, sehingga dapat diterima asuransi tanpa pengecualian atau biaya yang tinggi.
  • Selain itu Asuransi kesehatan tambahan diperlukan sebagai bentuk manajemen risiko—jika kamu terkena penyakit kronis yang mengharuskan berhenti dari pekerjaan. Karena zaman sekarang, penyakit berat tidak hanya menimpa orang di atas 50 tahun, tapi juga orang muda.
  • Asuransi Kesehatan juga semakin perlu kalau ada riwayat penyakit bawaan dari pihak keluarga, seperti diabetes dan darah tinggi.

2. Bagaimana cara memilih asuransi yang benar buat anak muda, berdasarkan dari gaji yang mereka peroleh?

Penting! Ini Alasan Wajib Punya Asuransi Kesehatan Sejak Usia Mudaunsplash.com/helloquence
  • Cara memilih asuransi yang benar—tidak saja untuk anak muda—dengan mengenal kebutuhan diri sendiri dahulu dan bisa memilah pengeluaran sesuai kebutuhan—bukan keinginan.
  • Pilih perusahaan yang kompeten dan underwriting yang tepat di awal.
  • Cek RBC (Risk Based Capital) perusahaan asuransi tersebut.
  • Cek klaim ratenya dan mengerti prosedur klaim.

3. Bagaimana cara menyisihkan uang untuk asuransi, jika gajinya masih kecil—apalagi sebagai first jobber?

Penting! Ini Alasan Wajib Punya Asuransi Kesehatan Sejak Usia Mudapopbela.com/AyuUtami

This article supported by vivo as Official Journalist Smartphone Partner IDN Media. 

  • Untuk first jobber, yang terpenting adalah menyiapkan dana darurat terlebih dahulu, dengan menyisihkan 10-30 persen dari penghasilan.
  • Jika sudah mulai terbaca pengeluaran kamu dari gaji dalam tiga bulan, sisihkan sebagian untuk asuransi yang sesuai dengan kebutuhanmu.

4. Selain asuransi, sebaiknya gaji first jobber itu buat apa saja, agar kelak bisa menjadi tabungan yang layak di masa depan?

Penting! Ini Alasan Wajib Punya Asuransi Kesehatan Sejak Usia Mudanewscrane.com
  • Fokus pertama adalah dana darurat, yang besaran nya 3-6 kali pengeluaran bulanan. Dana darurat harus dipisahkan dari rekening operasional.
  • Membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang benar dengan menyisihkan 10-30 persen dari penghasilan untuk dana darurat dan kebutuhan masa depan.
  • Setelah dana darurat tercapai, baru boleh masuk ke investasi untuk dana pensiun. Ketika kamu mulai sejak muda, besarannya akan semakin kecil.
  • Dalam menghitung besaran dana pensiun dapat menggunakan salah satu fitur Halofina yaitu LifePlan, nanti akan dibuatkan portofolio investasi sesuai dengan profile risiko dari masing masing individu.

Bagaimana Bela? Sudah siap bekerja dan berinvestasi dengan cermat? Mulai dari sekarang, yuk!

Baca Juga: Pentingnya Memiliki Asuransi Penyakit Kritis Sejak Dini

Baca Juga: Ingin Berhemat dan Isi Tabunganmu Banyak? Yuk Kurangi 9 Kebiasaan Ini

Baca Juga: Sebenarnya, Berapa Sih Rata-rata Jumlah Tabungan Generasi Millennial? Cari Tahu, Yuk!