Kasus perundungan yang menimpa AY di Kota Pontianak, Kalimantan Barat sudah menjadi perhatian publik. Banyak publik figur yang menyatakan dukungannya terhadap kasus ini, tidak terkecuali Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Ditemui langsung oleh reporter IDNTimes di Stadion Gelora Bung Karno (10/4), pria yang akrab disapa Jokowi ini menyampaikan simpati dan tanggapannya terkait kasus yang menimpa AY tersebut. Seperti apa tanggapan dan bentuk dukungan Jokowi terhadap kasus perundungan itu? Simak berikut ini.

Perundungan terjadi akibat perubahan pola interaksi sosial antarmasyarakat

Terkait Kasus Perundungan AY, Ini Tanggapan Presiden Joko WidodoInstagram.com/jokowi

“Kita semuanya sedih, kita semuanya berduka atas peristiwa perundungan itu. Tetapi, yang jelas, pasti ada sesuatu masalah yang berkaitan dengan pola interaksi sosial antarmasyarakat yang sudah berubah lewat media sosial. Hati-hati dengan ini.

Ini adalah masa transisi yang kita semua harus hati-hati. Terutama, awasi betul anak-anak kita. Jangan sampai terjebak pada pola interaksi sosial yang sudah berubah tetapi kita belum siap. Saya sudah perintahkan kepada Kapolri untuk tegas menangani ini sesuai prosedur hukum. Tegas.”

Orangtua, guru dan masyarakat harus merespon perubahan ini

Terkait Kasus Perundungan AY, Ini Tanggapan Presiden Joko WidodoInstagram.com/jokowi

“Karena pola interaksi yang sudah berubah sehingga orang tua, guru, masyarakat, itu juga bersama-sama merespons perubahan yang ada, meluruskan hal yang tidak betul di lapangan. Ini harus disikapi bersama-sama, karena ada sebuah pergeseran, masa transisi, pola interaksi sosial antarmasyarakat yang berubah karena keterbukaan media sosial.”

Perubahan regulasi penting, tapi yang lebih penting pegang kuat kembali budaya kita

Terkait Kasus Perundungan AY, Ini Tanggapan Presiden Joko WidodoInstagram.com/jokowi

“Usulan revisi terhadap regulasi yang berkaitan dengan anak-anak itu satu hal, tapi yang paling penting lagi adalah budaya kita, etika kita, norma-norma kita, nilai agama kita, semua tidak memperbolehkan adanya perundungan, apalagi penganiayaan fisik.”

Semoga dengan adanya pernyataan dari Presiden Joko Widodo ini, masalah yang terjadi dapat diusut secara tuntas agar menimbulkan efek jera dan semoga tidak muncul kembali kasus serupa di masa mendatang.

Baca Juga: Ramai Tagar #JusticeForAudrey, Begini Kronologi Kejadiannya