Setelah sembilan tahun sejak film terakhirnya tayang, pada 21 Juni 2019 Toy Story 4 resmi rilis di Indonesia. Menghadirkan tokoh dan nuansa film berwarna cerah yang sama, secara garis besar Toy Story 4 masih mengisahkan tentang operasi penyelamatan mainan seperti tiga film sebelumnya. Meski secara detail film ini menyajikan kisah yang lebih segar, ketika menikmati film ini dijamin deh kamu akan langsung bernostalgia ke masa kecil saat pertama kali menonton Toy Story di tahun 1995.

Sebelum menonton film Toy Story 4, simak yuk review-nya berikut ini. Eits, tapi hati-hati ya saat membaca artikel ini karena mengandung spoiler.

Sinopsis: Bertemunya Kembali Antara Woody dan Bo Peep setelah 20 Tahun Berpisah

Review Film Toy Story 4: Penuh Kejutan, Tawa dan After CreditIMDB.com

Toy Story 4 berkisah tentang mainan-mainan Andy yang saat ini dimiliki oleh Bonnie (Madeleine McGraw). Saat Bonnie masuk taman kanak-kanak, secara sembunyi-sembunyi Woody (Tom Hanks) menyelinap ke tas Bonnie untuk menemaninya di hari pertama masuk sekolah. Di sekolah, Bonnie yang tak punya teman lalu membuat sendiri ‘temannya’ dari garpu dan alat prakarya yang diberi nama Forky (Tony Hale). Forky yang kaget dan tidak bisa menerima dirinya saat ini sering berusaha untuk kabur ke tempat sampah.

Woody yang mengetahui hal itu secara sukarela menjaga Forky meski dirinya kelelahan. Sampai suatu hari saat keluarga Bonnie sedang berlibur, Forky melarikan diri dan Woody mencarinya. Saat dalam pencarian, secara tidak sengaja Woody bertemu dengan Bo Peep (Annie Potts), kekasih sekaligus mainan Andy di masa lalu yang harus terpisah karena Bo disumbangkan oleh Ibu Andy.

Film yang Menyenangkan, Penuh Tawa, Sekaligus Haru

Review Film Toy Story 4: Penuh Kejutan, Tawa dan After CreditIMDB.com

Toy Story 4 masih konsisten dengan identitasnya sebagai film bertema mainan yang penuh dengan keceriaan. Di awal film, kita selalu tertawa dengan tingkah polos Bonnie, bagaimana Woody menghadapi Forky yang menjengkelkan, hingga lucunya dua tokoh baru, Ducky (Keegan-Michael Key) dan Bunny (Jordan Peele).

Saran saya, jangan tertawa berlebihan ya. Sebab menjelang akhir film, meskipun tingkah laku dan obrolan lucu dari para tokoh masih tetap ada, suasana menyenangkan dan lucu akan berubah menjadi haru. Bahkan kamu bisa saja menangis melihat akhir dari film ini. Kira-kira adegan seperti apa ya yang mengharukan dan membuatmu ingin menangis? Tonton sendiri ya!

Sisipan Karakter dari Film Animasi Pixar Lain

Review Film Toy Story 4: Penuh Kejutan, Tawa dan After CreditIMDB.com

Sudah menjadi rahasia umum kalau Pixar dan Disney Animation Studios sering menyisipkan tokoh serta karakter dari film lain dalam setiap film-filmnya. Nggak terkecuali Toy Story 4. Kalau kamu jeli, kamu akan melihat beberapa tokoh dari yang diambil dari film Cars.

Kalau dari film Toy Story 4, saya sempat menangkap dua tokoh dari film Cars. Pertama adanya perusahaan Dinoco di tempat ayah Bonnie mengisi bahan bakar. Kedua, munculnya Tex Dinoco pada tato di kaki sang penjaga mainan di taman bermain. Ada lagi karakter dari film lain yang kamu temukan saat menonton film ini?

Penampilan Spesial Keanu Reeves dan Banyaknya After Credit

Review Film Toy Story 4: Penuh Kejutan, Tawa dan After CreditIMDB.com

Satu hal yang membuat film ini spesial adalah hadirnya Keanu Reeves sebagai salah satu pengisi suara. Keanu Reeves mengisi suara sebagai Duke Caboom, mainan berbentuk pengendara motor yang ditinggalkan pemiliknya karena saat dimainkan nggak sesuai dengan iklan yang ditampilkan. Reeves sangat menarik perhatian karena setiap suara dan gerakan yang ia lakukan selalu dramatis.

Untuk kamu yang biasanya langsung keluar saat film selesai, saat nonton Toy Story 4 lebih baik sabar dulu. Sebab, mirip dengan film produksi Marvel, Pixar juga memberikan after credit yang sayang untuk dilewatkan. Bukan hanya satu, after credit dalam film ini bahkan ada berkali-kali. Jadi, sabar ya dan jangan buru-buru keluar studio dulu.

Itulah review Toy Story 4 dari Popbela. Kamu sudah menontonnya? Jika sudah, bagaimana pendapatmu? Tulis di kolom komentar ya!

Baca Juga: Review: Doremi & You, Drama Musikal Persahabatan yang Mengharukan