Media sosial bukan hanya menjadi tempat mencari informasi. Namun, kini media sosial juga menjadi tempat 'pamer' yang semakin hari bisa semakin tidak sehat. Media sosial kerap menjadi tolok ukur kebahagiaan dan kesuksesan seseorang. Padahal, semua yang kita lihat di media sosial telah dikurasi dan melewati filter berkali-kali supaya terlihat 'layak' dipamerkan.

Berangkat dari fenomena ini, menginspirasi Dipha Barus untuk menulis lagu "Keep it Hush" yang kemudian menjadi lagu kolaborasinya bersama Afgan dan Esther Geraldine.

"Keep it Hush", respon terhadap fenomena oversharing di media sosial

Keep it Hush, Pesan Dipha Barus untuk Hati-Hati di Media SosialDok. Creathink

Menjelang akhir tahun 2021, produser dan musisi Dipha Barus melepas karya terbarunya yang berjudul "Keep It Hush". Rilis pada hari ini, Jumat, 26 November 2021, di kanal-kanal musik digital, lagu pop dengan unsur dansa ini turut menampilkan kontribusi vokal dari satu nama familier yaitu Afgan, serta satu penyanyi muda bernama Esther Geraldine.

"Keep It Hush" merupakan respon terhadap kecenderungan orang untuk berbagi hal-hal yang tidak perlu melalui media sosial dan justru menjadi bumerang untuk diri sendiri.

"Yang langka sekarang adalah misteri karena semuanya terlalu overshare. Gue dan tim penulis lagu gue, Monica Karina dan Matter Mos, studi tentang oversharing di media sosial. Menurut gue ada nilai yang salah karena menganggap komen sebagai situasi hidup dan mati. Jadi kami mau fokus di oversharing itu," kata Dipha di virtual konferensi pers yang diselenggarakan pada 24 November 2021 lalu.

"Inti lirik ini tentang bagaimana tidak semua hal perlu diketahui orang lain. Nggak semuanya harus dibagi, dan nggak semuanya harus dikomentari," lanjut Dipha.

Kolaborasi Dipha Barus dengan Afgan dan Esther Geraldine

Keep it Hush, Pesan Dipha Barus untuk Hati-Hati di Media SosialDok. Creathink

Dalam lagu barunya ini Dipha menggandeng penyanyi Indonesia berbakat, Afgan, serta penyanyi pendatang baru, Esther Geraldine. Kehadiran Afgan di lagu ini adalah berkat Melon Lemon, manajer Dipha, yang mengusulkan agar ada suara penyanyi lelaki di "Keep It Hush".

"Melon bilang, 'gue kebayang suara cowok di sini'. Gue langsung berpikir Afgan," kata Dipha.

Sementara itu, Esther Geraldine masuk ke radar Dipha melalui Flower Challenge, sebuah kompetisi yang diadakan Dipha di TikTok pada Mei 2021 lalu. Di antara para peserta yang diminta menyanyikan lagu Dipha yang berjudul "Flower", Esther dinobatkan sebagai pemenangnya dengan hadiah dibuatkan lagu oleh Dipha.

"Dia disuruh ikutan oleh Melon sebelum menjadi manajer gue. Suaranya bagus dan pas dia menang Flower Challenge berarti saatnya gue bikin rumah buat suara dia," kata Dipha tentang penyanyi muda yang sempat ikut Indonesian Idol 10 tersebut.

Kisah unik di balik proses pembuatan lagu "Keep it Hush"

Keep it Hush, Pesan Dipha Barus untuk Hati-Hati di Media SosialDok. Creathink

Sebuah karya yang bagus tidak akan lengkap dengan kisah seru di baliknya. Begitu juga dengan Dipha. Dalam membuat "Keep it Hush" ini ada beberapa kisah seru dalam prosesnya.

Salah satunya yakni kerja sama dengan Afgan yang baru kesampaian saat ini meski sudah merencanakannya sejak tahun 2015.

"Dari 2015 ada banyak lagu yang gue buat untuk Afgan, tapi momentumnya nggak dapat. Gue pertama kali buat lagu untuk Afgan nggak jadi dipakai, terus gue ubah jadi 'No One Can Stop Us'. Baru sekarang kesampaian bersama Afgan. Aneh banget!" cerita Dipha.

"Keep it Hush" awalnya merupakan kolaborasi Dipha dengan Stephanie Poetri

https://www.youtube.com/embed/nX2oFBhwHDA

Lagu "Keep It Hush" sendiri telah melalui proses yang panjang menuju perilisan. Pada awalnya lagu ini merupakan kolaborasi antara Dipha dan Stephanie Poetri yang dikerjakan di sebuah studio di Los Angeles, Amerika Serikat.

Namun karena satu dan lain hal—termasuk pandemi—”Keep It Hush" tak kunjung dapat diselesaikan dan Dipha memutuskan untuk menyimpan demo lagu tersebut di komputernya.

"Akhirnya gue pindah manajemen ke Melon dan gue kasih dengar apa saja yang sudah dibuat. Dia melihat semua demo gue yang nggak jadi keluar dan akhirnya bilang, ‘gila, ini keluarkan saja!'" kata Dipha.

Maka, dengan perubahan tema dari hubungan gelap ke oversharing, serta restu dari Stephanie, "Keep It Hush" dapat dinikmati dalam bentuknya yang sekarang, yakni sebuah lagu dengan makna yang dalam, tapi mudah dicerna.

"Gue ingin lagu ini jadi pesan yang bisa didengar dan menjadi pilihan untuk bersenang-senang," tutup Dipha.

Bagaimana, Bela? Sudah mendengar lagu ini? Jika sudah, tulis pendapat kamu soal lagu ini di kolom komentar, ya!

Baca Juga: Kembali Menggaungkan House Music, Dipha Barus dan CADE Rilis "Down"

Baca Juga: Popbela's Playlist: Hear, Listen, and Repeat from the Duet

Baca Juga: Popbela's Playlist: Ungkapan Hati yang Tercurah Lewat Musik