Mengingat sinetron 90-an, tentu teringat pula dengan soundtrack-nya yang khas. Yakni, alunan musik balada dengan orkestra megah yang menambah dramatis alur ceritanya. Itulah perasaan yang saya rasakan saat pertama kali mendengar lagu "Karma" yang dibawakan oleh Jaz Hayat dan Kaka Azraff.

Single terbaru mereka yang rilis pada 11 Februari 2021 lalu ini menjadi karya dengan latar kekayaan harmoni string dan violin, yang menonjolkan sisi berbeda dari dua penyanyi yang berbeda negara ini. Bagaimana kisah di balik pembuatan lagu ini? Simak penjelasannya berikut, ya, Bela.

"Karma" karya baru di luar zona nyaman Kaka Azraff

Karma, Single Baru Jaz Hayat dan Kaka Azraff yang Syahdu nan MegahDok. Sony Music

Dibuat oleh komposer hebat asal Malaysia, Farouk Roman dan lirik yang ditulis oleh Aisha Retno, "Karma" membawa angin baru ke dalam profil Jaz dan Kaka sebagai penyanyi. Meskipun genre lagu ini berbeda dari genre yang biasa mereka bawakan, "Karma" berhasil membuat Jaz dan Kaka keluar dari zona nyaman mereka. 

Berbicara tentang prosesnya, Kaka mengakui keindahan lagu "Karma" adalah alasan utamanya untuk menyetujui proyek ini. Meski saat rekaman dengan Jaz dibuat terpisah, Kaka mengatakan kalau hal itu bukan penghalang. Hal terpenting, dia bersyukur bisa menunjukkan sisi berbeda dalam berkarya. 

“'Karma' sangat berbeda dengan lagu-lagu saya sebelum ini. Saya sendiri tidak pernah terbayang akan nyanyikan lagu seperti ini. Bagaimana pun, saya sangat gembira dengan keputusan menyanyikannya. Sebenarnya, 'Karma' berhasil menunjukkan sisi lain Kaka Azraff karena ini lagu balada pertama yang benar-benar menunjukkan sisi vokal saya yang berbeda. Beruntung saya dibantu oleh Afif Tirmizie selaku pengarah vokal saya yang memudahkan saya membawakan lagu ini,” kata Kaka dalam press conference yang diselenggarakan secara virtual pada 11 Februari 2021 lalu.

"Karma" menjadi transisi penting dalam karier musik Jaz Hayat

Karma, Single Baru Jaz Hayat dan Kaka Azraff yang Syahdu nan MegahDok. Sony Music

Tak jauh berbeda dengan Kaka, Jaz juga menganggap proyek ini menjadi satu lagi transisi penting dalam karier bermusiknya. Sudah terbiasa dengan genre pop indo dalam karyanya selama ini, lagu "Karma" jelas memberi sentuhan baru dalam konteks bermusiknya. Tak hanya itu, proses rekaman lagu ini yang dilakukan secara terpisah juga menjadi pengalaman baru tersendiri baginya. 

“Biasanya lagu yang saya bawakan adalah yang ceria, santai dan riang. Namun, pada lagu ini, saya benar-benar melakukan sesuatu yang di luar genre sendiri. Bagian paling susah adalah harmoni antara nyanyian kami berdua. Tentu ini sangat menantang bagi saya. 'Karma' adalah lagu balada yang membutuhkan jiwa dan pembawaan yang berbeda dengan diri saya pribadi yang lebih terbiasa dengan melodi ceria. Alhamdulillah sudah dengar hasilnya dan sangat puas. Semoga lagu ini bisa diterima dengan baik oleh pendengar di Malaysia,” ungkap Jaz.

Menjadi soundtrack serial drama Takdir yang Tertulis

https://www.youtube.com/embed/5qYePelxJKE

Kebanggaan Jaz dan Kaka bukan hanya karena bisa berduet bersama, tapi juga karena lagu ini terpilih menjadi soundtrack serial drama berjudul Takdir yang Tertulis. Serial ini merupakan arahan sutradara asal Malaysia, Shahrulezad Mohameddin. Drama yang dibintangi oleh Nazim Othman, Nad Zainal, Elvina Mohamad, dan Alvin Chong itu bakal mengisi slot Samarinda TV3 mulai Januari 2021.

Video klip "Karma" sendiri sudah dirilis pada 11 Februari 2021 di Vevo dan YouTube resmi Sony Music Malaysia (sonymusicMYVEVO). Video klip yang berdurasi 4:18 menit ini diproduksi 6ix Studios dari Malaysia, yang diarahkan oleh Hafiz Shafie dan Nocturnal Projects dari Indonesia, di bawah arahan Bobby Adrian Vitra. 

Sudah mendengar lagu ini, Bela? Kalau sudah tulis pendapatmu di kolom komentar, ya!

Baca Juga: "Nona Manis", Single Baru Barry Likumahuwa yang Bikin Candu

Baca Juga: Berkontemplasi Lewat Single Kedua Dere, "Tanya"

Baca Juga: "Ku Rindu Ibu", Ungkapan Perasaan Penuh Emosional dari Rizky Febian