Pernah nggak, sih, kamu merasa capek banget dengan semua kegiatan yang kamu jalani? Merasa lelah dengan semua pertanyaan yang ada di kepala yang entah kapan kita bisa menemukan jawabannya.

Di tengah rasa lelah dengan semua hal yang tengah kita jalani, nggak ada salahnya, kok, untuk menepi sejenak dan beristirahat. Berhenti bukan berarti menyerah. Tapi, menyiapkan diri untuk lebih siap menghadapi segala tantangan baru yang ada di depan mata.

Pemikiran itu yang muncul di kepala saya setelah mendengar single terbaru dari Dere yang berjudul "Tanya". Musiknya yang menenangkan dengan lirik mendalam, mengajak pendengarnya untuk sejenak berkontemplasi dan berhenti bertanya-tanya tentang hidup.

Single kedua Dere sejak debutnya di Oktober 2020 lalu

Berkontemplasi Lewat Single Kedua Dere, Tanya

Mengawali debutnya Oktober 2020 lalu, kini Dere kembali meneruskan perjalanan dengan sebuah karya baru bertajuk "Tanya". Lagu kedua dari Dere yang saat ini berusia 18 tahun, tercipta dari pemikiran tentang besarnya energi manusia yang tersita, untuk banyaknya pertanyaan yang berlalu-lalang di kepala mereka. Mulai dari pertanyaan sederhana, hingga pertanyaan kompleks yang tidak kunjung terpecahkan jawabannya.

“Lewat lagu ini, aku ingin mengajak teman-teman untuk sejenak berhenti memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepala, dan lebih menikmati waktu atau momen yang saat ini kita punya," ungkap Dere.

Pembuatan single di tengah pandemi yang penuh tantangan sekaligus menyenangkan

Berkontemplasi Lewat Single Kedua Dere, TanyaDok. TigaDuaSatu

Di balik layarnya, "Tanya" ditulis Dere bersama Tulus. Keterbatasan mobilitas di masa pandemi ternyata tak menghambat mereka untuk terus berkarya. Memanfaatkan teknologi, lagu ini berhasil diciptakan secara daring.

“Kami menggunakan aplikasi di telepon sebagai media komunikasi. Hal yang baru, sekaligus menyenangkan dalam proses pembuatan lagu. Sungguh pengalaman baru," kata Dere.

Berkontemplasi Lewat Single Kedua Dere, TanyaDok. TigaDuaSatu

Aransemen lagu "Tanya" lahir dari eksplorasi Dere bersama produser Ibnu Dian. Dentuman bas yang eksploratif, menjadi garis merah aransemen, di sepanjang lagu berdurasi tiga menit ini. 

Aransemen sederhana dengan dominasi dentuman bas, ditambah karakter vokal sedikit tipis dan lirik yang penuh makna, mengingatkan kita dengan lagu-lagu milik Tulus yang nyaris semuanya memiliki lirik metafora maupun literal.

Lagu "Tanya" telah dirilis di bawah naungan label rekaman dan manajemen talenta Tigaduasatu dapat kamu dengar di aplikasi streaming musik sejak 28 Januari 2021. Kalau sudah mendengar lagunya, tulis pendapat kamu di kolom komentar, ya, Bela!

https://www.youtube.com/embed/_mRxmxuUO-Y

Baca Juga: Sensasi Psychedelic, Klip “Rekreasi” Teza Sumendra Menggoda Pancaindra

Baca Juga: 15 Lagu Ikonik Kpop yang Akan Berusia 10 Tahun di 2021 Ini

Baca Juga: Epilog Fase Hidup Jevin Julian dalam Album 'Samsara'