Pexels.com/Anthony Shkraba
Saat bulan Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama satu hari penuh. Yakni dari dimulainya terbit fajar, hingga terbenamnya matahari. Selama itu pula, kita wajib menahan haus, lapar, dan nafsu.
Tentu tidak mudah menahan lapar, dahaga, dan haus. Oleh karena itu, kita harus sabar menahannya sampai waktu berbuka puasa tiba. Kesabaran itulah yang meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
Hal ini tertulis dalam Surat Al-Baqarah ayat 183 yang berbunyi sebagai berikut.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Yā ayyuhallażīna āmanụ kutiba 'alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba 'alallażīna ming qablikum la'allakum tattaqụn.”
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Al-Baqarah ayat 183).