14 Highlights Oscars 2026 yang Paling Mencuri Perhatian, dari Kemenangan Bersejarah hingga Momen Ikonik!

Oscars 2026 digelar di Dolby Theatre dengan Conan O’Brien sebagai pembawa acara, menampilkan kemenangan besar film One Battle After Another dan dominasi nominasi Sinners.
Cassandra Kulukundis mencatat sejarah lewat penghargaan Best Casting pertama, sementara Autumn Arkapaw menjadi perempuan pertama yang memenangkan Best Cinematography.
Momen emosional hadir dari kemenangan Amy Madigan dan Jessie Buckley, serta penampilan HUNTR/X yang membawa lagu "Golden" meraih Best Original Song.
Malam penuh gemerlap kembali hadir lewat perhelatan Academy Awards ke-98, atau Oscars, yang berlangsung pada 15 Maret 2026 di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles. Ajang yang digelar oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) ini memberikan penghargaan dalam 24 kategori untuk film-film yang dirilis sepanjang 2025. Acara ini disiarkan melalui ABC di Amerika Serikat, dan juga dapat disaksikan secara streaming melalui Hulu, dengan Conan O’Brien kembali memandu jalannya acara untuk tahun kedua berturut-turut.
Tahun ini, film One Battle After Another menjadi salah satu pemenang besar dengan membawa pulang piala Best Picture dan total enam kemenangan sepanjang malam. Di sisi lain, film Sinners memimpin jumlah nominasi dengan total 16 kategori. Dari deretan penghargaan utama, Michael B. Jordan meraih trofi Best Actor berkat perannya dalam Sinners, sementara Jessie Buckley memenangkan Best Actress melalui performa emosionalnya dalam Hamnet.
Selain kemenangan para sineas, panggung Oscars 2026 juga dipenuhi berbagai momen menarik, historis, hingga menyentuh hati. Berikut beberapa highlights yang paling berkesan sepanjang malam penghargaan versi Popbela.
Table of Content
1. Anne Hathaway dan Anna Wintour hadirkan nostalgia 'The Devil Wears Prada'
Salah satu momen paling menghibur terjadi ketika Anne Hathaway dan Anna Wintour tampil bersama di panggung untuk membacakan nominasi Best Costume Design. Kehadiran keduanya langsung mengingatkan publik pada film The Devil Wears Prada.
Banyak penggemar percaya bahwa karakter Miranda Priestly dalam film tersebut terinspirasi dari Anna Wintour, editor legendaris majalah Vogue. Ketika berdiri berdampingan di panggung, situasinya terasa seperti Andy Sachs akhirnya bertemu sosok asli yang menginspirasi atasannya yang ikonik.
Hathaway sempat bertanya kepada Wintour apakah ia menyukai gaun yang ia kenakan malam itu. Wintour tidak memberikan respons dan langsung melanjutkan pembacaan nominasi. Hathaway kemudian menawarkan agar Wintour saja yang membaca daftar nominasi.
Wintour pun menjawab dengan kalimat yang langsung memancing tawa penonton, “Thank you, Emily.” Kalimat tersebut merupakan referensi dari dialog terkenal dalam film tersebut, dan menjadi momen nostalgia yang disambut riuh oleh audiens di Dolby Theatre.
2. Cassandra Kulukundis mencatat sejarah lewat penghargaan Best Casting pertama

Oscars 2026 menghadirkan sejarah baru dalam dunia perfilman. Academy Awards memperkenalkan kategori Best Casting, sebuah penghargaan yang akhirnya mengakui peran penting casting director dalam membangun karakter sebuah film.
Piala pertama dalam kategori ini jatuh kepada Cassandra Kulukundis atas karyanya di film One Battle After Another. Kemenangan ini menjadi tonggak penting karena kategori tersebut merupakan penghargaan baru pertama yang diperkenalkan sejak kategori Best Animated Feature ditambahkan pada tahun film 2001.
Dalam pidatonya, Kulukundis mendedikasikan penghargaan ini untuk para casting director yang selama ini bekerja di balik layar.
“Aku mendedikasikan ini untuk para casting director yang tidak pernah memiliki kesempatan berdiri di panggung ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada sutradara Paul Thomas Anderson, yang telah bekerja sama dengannya dalam banyak proyek film. Kulukundis bahkan telah terlibat dalam seluruh sepuluh film panjang Anderson, dimulai sejak ia menjadi intern pada film debut sang sutradara, Hard Eight pada 1996.
Dalam proses casting One Battle After Another, Kulukundis mencari ratusan aktor muda sebelum akhirnya menemukan Chase Infiniti yang menjalani debut film panjangnya lewat peran penting dalam film tersebut.
3. Amy Madigan akhirnya mengangkat Oscar setelah penantian 40 tahun
Momen emosional datang ketika Amy Madigan memenangkan Best Supporting Actress berkat perannya dalam film thriller supranatural, Weapons. Kemenangan ini terasa istimewa karena Madigan harus menunggu hampir 40 tahun sejak nominasi Oscar terakhirnya pada 1985 lewat film Twice in a Lifetime.
Aktris berusia 75 tahun itu tampil dengan karakter Gladys, sosok bibi tua yang menghadirkan aura misterius dalam cerita tentang anak-anak yang tiba-tiba menghilang. Penampilannya yang menyeramkan namun memikat mendapat pujian luas sepanjang musim penghargaan.
Saat naik ke panggung, Madigan tertawa lepas sebelum memulai pidatonya. Ia berbicara tentang orang-orang yang membantunya sepanjang perjalanan kariernya.
“Kami sering diberi saran untuk tidak menyebut terlalu banyak nama karena orang mungkin tidak tahu siapa mereka. Tetapi, nama-nama itu berarti bagi kita. Tanpa mereka kita tidak mungkin berada di sini,” ujarnya.
Madigan juga bercanda tentang jarak panjang antara dua nominasi Oscar dalam hidupnya, “Semua orang bertanya apa yang berbeda setelah 40 tahun. Yang berbeda sekarang adalah (hadirnya) patung kecil emas ini.”
4. Penghormatan yang mengharukan untuk Rob Reiner dan Michele Singer Reiner
Segmen In Memoriam tahun ini memberikan penghormatan mendalam untuk sutradara dan aktor Rob Reiner, yang meninggal pada Desember 2025 bersama istrinya, Michele Singer Reiner.
Aktor dan komedian, Billy Crystal, sahabat dekat Reiner, memimpin tribute tersebut di atas panggung. Ia mengenang perjalanan karier Reiner yang dimulai sebagai aktor komedi sebelum berkembang menjadi salah satu sutradara paling berpengaruh di Hollywood.
Crystal mengenang karya-karya penting Reiner seperti This Is Spinal Tap, The Princess Bride, Stand By Me, hingga Misery. Ia juga menyampaikan pesan yang menyentuh bagi para penonton yang selama ini menikmati film-film sang sutradara.
“Film-film Rob akan bertahan selama bertahun-tahun karena berbicara tentang hal yang membuat kita tertawa dan menangis serta tentang siapa kita ingin menjadi. Lebih baik, lebih baik hati, lebih lucu, dan lebih manusiawi,” ungkapnya.
Ketika pidato Crystal berakhir, tirai panggung terbuka dan menampilkan deretan aktor yang pernah membintangi film Reiner, termasuk Meg Ryan, Kathy Bates, Kiefer Sutherland, Demi Moore, Cary Elwes, hingga Fred Savage. Momen tersebut menjadi penghormatan yang sangat emosional bagi sosok yang karyanya membentuk sejarah perfilman modern.
5. Robert Downey Jr. dan Chris Evans reuni 'Avengers' di panggung Oscars 2026
Penggemar Marvel mendapat kejutan ketika Robert Downey Jr. dan Chris Evans muncul bersama di panggung Oscars. Dua aktor yang dikenal sebagai Iron Man dan Captain America itu hadir untuk membacakan pemenang Best Adapted Screenplay dan Best Original Screenplay.
Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bercanda tentang ulang tahun ke-14 film The Avengers pertama. Evans mengaku telah menyiapkan hadiah berupa naskah asli film yang ditandatangani seluruh pemeran.
Downey Jr. menjawab dengan menyerahkan tiket valet parkirnya sebagai hadiah. Evans menimpali dengan bertanya apakah rekannya benar-benar menyetir sendiri.
“Iya, (karena) saya orang biasa,” jawab Downey Jr. sambil tersenyum.
Candaannya berlanjut ketika Downey Jr. kembali dari belakang panggung membawa hadiah lain yang ternyata berupa celana dalam dari Magic Mike. Hal ini sontak membuat penonton tertawa, dan bahkan Channing Tatum yang hadir di auditorium ikut berseloroh meminta barang tersebut dikembalikan.
6. Conan O'Brien menyinggung kontroversi Timothée Chalamet
Sebagai pembawa acara, Conan O’Brien menyelipkan banyak candaan sepanjang malam, termasuk mengenai komentar kontroversial Timothée Chalamet tentang opera dan balet yang sempat memicu perdebatan beberapa minggu sebelumnya.
Dalam monolog pembuka, O’Brien bergurau bahwa keamanan acara malam itu sangat ketat.
“Aku diberi tahu ada kekhawatiran tentang serangan dari komunitas opera dan balet,” ujarnya.
Kamera kemudian menyorot Chalamet yang duduk bersama Kylie Jenner sambil tersenyum dan tertawa menanggapi candaan tersebut. O’Brien melanjutkan dengan menambahkan bahwa komunitas jazz mungkin juga merasa tersinggung karena tidak disebut oleh sang aktor.
Candaan tersebut menjadi salah satu momen ringan yang membuat suasana Oscars tetap hangat sepanjang acara.
7. Autumn Arkapaw menjadi perempuan pertama yang menang Best Cinematography

Sejarah lain tercipta lewat kemenangan Autumn Durald Arkapaw yang meraih Best Cinematography untuk film Sinners. Ia menjadi perempuan pertama yang memenangkan kategori tersebut sepanjang sejarah Academy Awards.
Arkapaw juga menjadi perempuan kulit berwarna pertama yang menerima penghargaan ini. Dalam sejarah kategori tersebut, hanya tiga perempuan yang pernah dinominasikan sebelumnya.
Dalam pidatonya, Arkapaw menyampaikan terima kasih kepada sutradara Ryan Coogler yang mempercayakan proyek tersebut kepadanya.
“Terima kasih sudah percaya padaku dan mempercayaiku untuk membuat film bersama,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para perempuan yang mendukungnya sepanjang perjalanan kariernya, “Momen seperti ini terjadi karena banyak perempuan yang berdiri dan mendukungmu.”
8. Javier Bardem unjuk konsistensinya mengangkat pesan perdamaian di panggung Oscars
Di tengah kemegahan malam penghargaan, aktor Javier Bardem memanfaatkan panggung Oscars untuk menyampaikan pesan kemanusiaan. Saat memperkenalkan kategori Best International Feature Film bersama Priyanka Chopra, Bardem berbicara tentang sikapnya terhadap konflik perang yang sedang berlangsung.
“Katakan tidak untuk perang. Bebaskan Palestina,” ucapnya di atas panggung.
Ia mengenakan pin bertuliskan "No a la Guerra" yang berarti "(Katakan) Tidak untuk perang"; sebelumnya ia pernah memakai pin tersebut pada 2003 untuk memprotes perang ilegal di Irak. Selain itu, ia juga menggunakan simbol perlawanan Palestina dengan menampilkan sosok Handala, yang dibuat oleh kartunis surat kabar Palestina, Naji al-Ali, pada tahun 1969.
Bardem memang telah lama dikenal sebagai salah satu figur publik yang vokal menyuarakan isu kemanusiaan.
9. Seruan perdamaian bergema dari Red Carpet Oscars

Malam Oscars juga menjadi ruang bagi sejumlah aktor dan sineas untuk menyuarakan pesan kemanusiaan terkait konflik global yang sedang berlangsung. Beberapa figur memanfaatkan red carpet untuk menyampaikan keprihatinan terhadap perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran serta krisis kemanusiaan di Gaza, Palestina.
Sebelumnya, Javier Bardem menjadi salah satu yang menyampaikan sikapnya secara terbuka. Menurutnya, panggung Oscars memberi kesempatan untuk menyuarakan pesan penting.
“Kita berada di sini untuk merayakan film dan ini adalah momen yang luar biasa. Namun, ini juga kesempatan besar untuk mengatakan tidak pada perang, tidak pada perang ilegal ini yang telah menyebabkan begitu banyak kematian,” katanya. “Kita berada pada posisi yang sama. Bebaskan Palestina dan hentikan genosida.”

Sutradara Kaouther Ben Hania yang dikenal lewat film The Voice of Hind Rajab juga menyampaikan pandangan serupa. Ia mengatakan bahwa situasi perang yang sedang terjadi membuat banyak orang kehilangan rasa aman.
“Kita tidak membutuhkan perang seperti yang sedang terjadi sekarang. Orang-orang sedang dibom. Kita membutuhkan pertanggungjawaban, keadilan, dan perdamaian. Red carpet ini tidak terpisah dari dunia luar, dan dari apa yang sedang kita butuhkan saat ini,” ujarnya.
Aktor Joel Edgerton turut berbagi pandangan dari perspektif seorang ayah. Ia mengungkapkan bahwa melihat anak-anak menjadi korban konflik di berbagai belahan dunia terasa sangat menyakitkan.
“Sebagai seorang ayah yang juga memiliki anak kecil, melihat anak-anak di seluruh dunia disakiti karena alasan yang salah (dan) oleh orang-orang yang salah dalam konflik seperti ini membuat hati saya hancur,” katanya.
Sementara itu, sutradara asal Iran, Mohammadreza Eyni, mengungkapkan bahwa perang di negaranya membuat banyak masyarakat tidak lagi bisa menikmati momen perayaan seperti Oscars.
“Kami sebenarnya ingin merayakan momen ini bersama orang-orang di negara kami. Namun, kami bahkan tidak memiliki akses internet untuk berbicara dengan mereka. Kami berharap masa depan yang lebih baik dan perdamaian bagi negara kami,” ujarnya.
10. Ludwig Göransson mengukir prestasi dengan piala Oscar ketiga
Komposer Ludwig Göransson kembali mencuri perhatian setelah memenangkan Oscar ketiganya untuk kategori Best Original Score melalui film Sinners. Pada usia 41 tahun, Göransson telah mengoleksi tiga piala Academy Awards setelah sebelumnya menang lewat Black Panther pada 2019 dan Oppenheimer pada 2024.
Prestasi ini menempatkannya dalam kelompok komposer elite di Hollywood. Sepanjang abad ke-21, belum ada komposer lain yang meraih lebih dari dua kemenangan dalam kategori ini.
Kolaborasinya dengan sutradara Ryan Coogler juga terbukti sangat kuat. Musik untuk Sinners sebelumnya telah meraih BAFTA, Golden Globe, dan Critics Choice Awards. Göransson juga memenangkan dua Grammy Awards untuk soundtrack film tersebut.
Dengan enam nominasi Oscar dan total 19 nominasi Grammy sepanjang kariernya, Göransson kini menjadi salah satu komposer paling berpengaruh di industri film modern.
11. Kehadiran para pengisi suara 'KPop Demon Hunters' di red carpet
Film animasi KPop Demon Hunters juga membawa atmosfer berbeda ke Oscars tahun ini. Selain trio HUNTR/X yang tampil di panggung, para pengisi suara lainnya dari film tersebut bersama-sama menginjakkan kaki di red carpet.
Aktris pengisi suara seperti Arden Cho, May Hong, dan Ji-Young Yoo terlihat dalam malam perhelatan tersebut. Kehadiran mereka menambah antusiasme para penggemar film animasi yang menjadi fenomena global itu.
Menariknya, para pengisi suara karakter Saja Boys juga datang menyusul HUNTR/X! Aktor Ahn Hyo Seop, yang mengisi suara karakter Jinu, turut hadir bersama para penyanyi yang membawakan lagu-lagu grup tersebut, seperti Andrew Choi, Kevin Woo, Danny Chung, SamUIL Lee, dan Neckwav.
Kehadiran mereka terasa seperti reuni lengkap bagi para penggemar film dan soundtrack KPop Demon Hunters yang sukses besar sepanjang musim penghargaan.
12. Penampilan spektakuler HUNTR/X yang membawakan lagu “Golden”
Momen musik yang paling mencuri perhatian datang dari trio HUNTR/X yang membawakan lagu “Golden” dari film KPop Demon Hunters. Penampilan mereka dibuka dengan perpaduan alat musik tradisional Korea dan tarian dengan kostum hanbok yang berwarna-warni, kemudian diiringi dengan lagu pembuka “Hunter’s Mantra” yang ditulis juga oleh EJAE.
Setelah itu, EJAE, Audrey Nuna, dan Rei Ami muncul di panggung dengan busana putih dan emas, diiringi para penari dan penonton yang mengayunkan light stick khas konser K-pop, seakan ikut menjaga pertahanan Honmoon.
Tak lama setelah penampilan tersebut, lagu “Golden” diumumkan sebagai pemenang Best Original Song. EJAE yang terlihat emosional mengatakan bahwa kemenangan ini memiliki arti mendalam baginya sebagai representasi Korea.
“Saya sangat bangga menjadi orang Korea. Dulu, orang sering mengejek saya karena menyukai K-pop, dan sekarang semua orang menyanyikan lagu kami,” katanya. “Saya menyadari lirik lagu ini, (dan) penghargaan ini bukan tentang kesuksesan. Ini tentang ketahanan. Hari ini adalah perayaan budaya dan musik yang menyatukan semua budaya, dan kita sangat membutuhkannya saat ini. Merupakan sebuah kehormatan besar untuk bisa menjadi bagian dari itu.”
Film KPop Demon Hunters sendiri juga memenangkan Best Animated Feature Film, menjadikannya salah satu kemenangan yang paling dirayakan malam itu.
13. Michael B. Jordan raih Oscar pertama sebagai Best Actor
Salah satu kemenangan paling dinanti datang dari Michael B. Jordan yang berhasil membawa pulang Oscar Best Actor berkat perannya sebagai saudara kembar Smoke dan Stack dalam film Sinners. Dalam pidatonya, Jordan terlihat sangat emosional dan berulang kali mengatakan, “Tuhan itu baik.”
Ia juga menyampaikan penghormatan kepada aktor kulit hitam yang sebelumnya memenangkan kategori ini seperti Sidney Poitier, Denzel Washington, Jamie Foxx, Forest Whitaker, dan Will Smith.
“Saya berdiri di sini karena orang-orang yang datang sebelum saya,” ujarnya. “Bisa berada di antara para legenda, di antara para leluhur dan para pembimbing saya adalah suatu kehormatan besar. Saya tahu kalian semua ingin saya berhasil, dan saya juga ingin memberikan yang terbaik karena kalian telah percaya dan bertaruh pada saya. Jadi, terima kasih karena terus percaya pada saya.”
Jordan juga mengucapkan terima kasih kepada sutradara Ryan Coogler yang telah memberinya kesempatan untuk berkembang melalui berbagai proyek film selama bertahun-tahun.
14. Momen mengharukan Jessie Buckley lewat kemenangan Best Actress

Aktris Irlandia, Jessie Buckley, akhirnya membawa pulang Oscar pertamanya untuk perannya sebagai Agnes, istri William Shakespeare, dalam film Hamnet garapan Chloé Zhao.
Performa emosionalnya dalam film tersebut membuat banyak penonton tersentuh hingga menitikkan air mata. Buckley sebelumnya juga memenangkan berbagai penghargaan sepanjang musim penghargaan, termasuk Golden Globes, BAFTA, Critics Choice Awards, dan Actor Awards.
Ketika naik ke panggung, Buckley sempat tertawa karena tidak percaya dengan kemenangan tersebut. Ia kemudian mendedikasikan penghargaan itu kepada para ibu. Ia juga menyebut bahwa setiap orang berasal dari garis panjang perempuan yang terus berkarya dan bertahan menghadapi berbagai tantangan.
“Di Inggris, hari ini adalah Hari Ibu, jadi saya ingin mendedikasikan ini atas indahnya kekacauan dalam hati seorang ibu,” ujarnya. “Kita semua berasal dari garis keturunan para perempuan yang terus berkarya melawan segala rintangan. Terima kasih telah mengapresiasi saya dalam peran ini.”
Malam Oscars 2026 dipenuhi momen bersejarah, pidato emosional, hingga candaan yang membuat suasana semakin hangat. Dari semua momen tersebut, mana yang paling berkesan menurut Bela?

















