7 Film Asia yang Tayang di Bulan Maret 2026, Mana yang Kamu Tunggu?

Bulan Maret 2026 bakal diramaikan delapan film Asia lintas genre, mulai dari thriller psikologis Korea, horor Indonesia, hingga drama romansa dan petualangan epik Jepang.
Deretan film menonjol mencakup “Golden Kamuy: The Attack on Abashiri Prison”, serta “Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa” yang menghadirkan kisah intens dan visual memukau.
Selain hiburan, tiap film membawa pesan emosional dan kritik sosial, menjadikan bulan Maret 2026 momen spesial bagi penikmat sinema Asia modern.
Bulan Maret 2026 bakal jadi surga bagi kamu pecinta film Asia, Bela! Dari thriller psikologis Korea hingga horor lokal Indonesia, romansa remaja, hingga sci-fi, ada beragam genre yang siap meramaikan layar bioskop.
Menariknya, film-film kali ini nggak cuma menawarkan hiburan semata, tapi juga cerita mendalam dan visual memukau. Yuk, simak daftar 7 film Asia yang tayang di bulan Maret ini!
Table of Content
1. Every Day, We Are (4 Maret)
Drama romansa remaja ini diadaptasi dari Webtoon KakaoPage karya Gae Da Rae. Film ini begitu emosional karena menjadi karya terakhir Kim Sae-ron sebelum wafat.
Kisahnya berpusat pada persahabatan Han Yeo-wool (Kim Sae-ron) dan Oh Ho-su (Lee Chae-min) yang diuji oleh perasaan baru. Sehari sebelum SMA dimulai, Ho-su menyatakan cintanya dan mencium Yeo-wool, memicu konflik dan kecanggungan.
Di hari pertama sekolah, keduanya harus menghadapi kenyataan berada di kelas yang sama. Di tengah dinamika persahabatan dan cinta segitiga dengan senior populer Kwon Ho-jae (Ryu Eui-hyun).
2. Setannya Cuan (5 Maret)
Komedi horor ini berlatar di sebuah desa yang dilanda demam judi buntut. Adang (Joe P Project) dan Asep (Anyun Cadel), dua sahabat sekaligus rival, bersaing untuk memenangkan hati Sari dan gengsi sebagai Kepala Desa.
Putus asa karena kalah terus-menerus, keduanya memutuskan menempuh jalan pintas: pesugihan. Namun, alih-alih mendapatkan kekayaan, mereka dihantui hantu bernama “Djoerig Salawe” yang menuntut imbalan materi dan tumbal konyol.
3. Golden Kamuy: The Attack on Abashiri Prison (13 Maret)
Petualangan epik Sugimoto (Kento Yamazaki) dan Asirpa (Anna Yamada), mencapai puncaknya dalam Golden Kamuy: The Attack on Abashiri Prison. Setelah berhasil mengumpulkan petunjuk dari kulit tato para narapidana, mereka akhirnya menemukan titik akhir misi mereka: menghadapi sosok misterius Noppera-bo (Si Wajah Tanpa Wajah), yang diyakini sebagai ayah Asirpa sekaligus otak di balik pencurian emas Ainu. Noppera-bo kini dikurung di sel paling ketat di Penjara Abashiri, dijaga oleh sipir-sipir yang terkenal bengis.
Namun misi ini tidaklah mudah. Letnan Tsurumi (Hiroshi Tamaki) dengan Divisi ke-7 bersenjata lengkap, serta kelompok samurai terakhir Hijikata Toshizo (Hiroshi Tachi), juga bergerak menuju lokasi yang sama. Ketegangan pun memuncak, memicu pertempuran tiga arah yang mematikan di tengah badai salju Hokkaido yang tak kenal ampun.
4. Mad Concrete Dream (14 Maret)
Dibintangi oleh Ki Soo Jong yang berperan sebagai Ha Jung Woon, pria muda yang merekayasa penculikan palsu demi melunasi hutang properti, namun berujung bencana nyata.
Namun, apartemen yang dibelinya ternyata dibangun di atas tanah sengketa yang dihuni kelompok tunawisma misterius pimpinan Mr. Park (Lee Sung-min). Konflik sosial dan satir urban pun menjadi fokus cerita, menghadirkan drama dengan sentuhan humor gelap dan kritik sosial yang relevan di Korea modern.
5. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa (18 Maret)
Luna Maya kembali memerankan sosok Ratu Horor dalam film ini. Berbeda dengan seri sebelumnya, tema kali ini lebih kelam: penyalahgunaan ilmu hitam di institusi keluarga dan agama.
Berlatar tahun 1980-an, Suzzanna sebagai istri saudagar kaya terjebak pusaran fitnah dari istri kedua dan dukun ilmu hitam. Tragedi mencapai puncaknya ketika ia meninggal saat salat malam—sebuah kematian yang diyakini sebagai kutukan.
Film ini memadukan horor klasik dengan drama psikologis dan intrik keluarga, menjadikannya tontonan intens bagi penggemar genre horor Indonesia.
6. Danur: The Last Chapter (18 Maret)
Risa (Prilly Latuconsina) kini dewasa dan menghadapi dilema berat: kemampuannya melihat dunia lain menjadi beban yang membahayakan orang yang ia cintai.
Gerbang dimensi antara dunia manusia dan dunia roh mulai menipis, memicu perubahan perilaku teman-teman hantu Risa: Peter, William, Janshen, Hans, dan Hendrick. Kehadiran kekuatan kuno berupaya menarik mereka kembali ke kegelapan abadi.
7. Tunggu Aku Sukses Nanti (18 Maret)
Tunggu Aku Sukses Nanti menceritakan Satria (Iqbaal Ramadhan), pemuda ambisius dari keluarga sederhana yang merantau ke Jakarta. Ia berjanji pada ibunya dan kekasih masa kecilnya, Arini, untuk kembali hanya setelah sukses.
Namun Jakarta tahun 2026 bukanlah kota yang mudah ditaklukkan. Satria harus menghadapi budaya hustle yang toksik, bekerja di startup teknologi yang hampir bangkrut, dan realita persaingan yang keras. Perjalanan hidupnya mengajarkan tentang ketekunan, pengorbanan, dan arti sejati dari kesuksesan.
Jadi, dari daftar film di atas—mana yang paling kamu tunggu untuk ditonton, Bela?

















