Tak ada jalan pintas untuk menuju kesuksesan. Mungkin kalimat inilah yang tepat menggambarkan kehidupan J. K. Rowling. Penulis perempuan terkaya di dunia ini harus melalui jalan berliku dan berbatu tajam untuk mencapai kesuksesannya.

Perjalanan pahitnya dimulai saat ia ditolak oleh Oxford Unversity tahun 1982, kampus impiannya yang mungkin sekarang baru menyesal karena tak menerima penulis genius masuk ke dalam kampus itu. Namun, penulis serial fantasi Harry Potter ini tak menyerah. Ia tetap melanjutkan kuliah di University of Exeter. Ia sempat menjadi peneliti dan sekretaris setelah pindah ke London. 

Pelajaran Hidup dari J. K. Rowling yang Membuatmu Siap Terjatuh Berkali-Kaliindependent.co.uk

Pada tahun 1990 saat keretanya mengalami keterlambatan, J. K. Rowling memikirkan sebuah cerita tentang anak laki-laki yang kemudian kita kenal sebagai Harry Potter. Ia kemudian menikah pada tahun 1992 dan melahirkan anak pertamanya pada tahun 1993. Hanya empat bulan setelah kelahiran Jessica Isabel, anak pertama mereka, J. K. Rowling dan pasangannya berpisah. J. K. Rowling pun harus berjuang sendirian membesarkan putrinya sebagai seorang single parent.

Pelajaran Hidup dari J. K. Rowling yang Membuatmu Siap Terjatuh Berkali-Kalithenation.com

Hal tersebut tentu tidak mudah bagi seorang wanita muda yang masih harus bekerja sambil merawat bayinya. Ia sampai mengalami depresi klinis dan sempat berpikiran untuk bunuh diri. Menulis awalnya menjadi cara ibu tiga anak ini untuk mengalihkan perhatian hidupnya pada penderitaan yang sedang ia alami. Ia tak pernah menyangka pengalihannya itu yang akan membesarkan namanya di kemudian hari.

Pada tahun 1995, manuskrip Harry Potter pertama sudah selesai dan dikirim hingga ke dua belas penerbit namun selalu menghadapi penolakan. Hingga akhirnya Bloomsbury mau menerbitkan karyanya dan membawanya meraih berbagai macam penghargaan seperti sekarang ini. Serial yang ia ciptakan dari tangan kosongnya ini berhasil dinobatkan sebagai buku seri terlaris pertama di dunia. 

Pelajaran Hidup dari J. K. Rowling yang Membuatmu Siap Terjatuh Berkali-Kalihuffingtonpost.co.uk

Bayangkan jika waktu itu J. K. Rowling memilih untuk meratapi kesedihannya tanpa melakukan apapun atau menyerah saat karyanya selalu ditolak! Pasti hari ini kita tidak akan menyaksikan karya-karya besarnya yang legendaris, sosok Harry Potter tidak akan pernah ada. Jadi Bela, sesulit apa pun kehidupan yang kamu jalani, yakinlah bahwa kesulitan itu akan menemui titik akhir. Jangan takut untuk jatuh, karena hidup hanya sedang mengajarkanmu cara untuk bangkit!