Siapa di antara kalian yang pernah merasakan perundungan? Pasti pernah kalian dapat perlakuan seperti itu meskipun memang tidak parah. Namun, untuk beberapa orang, perundungan bisa membuat resah dan takut bahkan sampai-sampai berpikiran ingin bunuh diri.

Menurut penelitian saja, 20% anak di Indonesia ingin bunuh diri karena mengalami perundungan. Siapa sih yang senang ketika mendapat perlakuan perundungan? Pasti nggak ada dong, tapi bagaimana jika itu sedang terjadi di kehidupan kamu atau temanmu? 

Tak Hanya Buku yang Beri Motivasi, Brandon Tanu Bantu Bangun SekolahPopbela.com

Seorang anak remaja berumur 18 tahun, Brandon Tanu, merupakan anak laki-laki yang telah menjalani masa-masa kelamnya karena perlakuan perundungan. Kasus perundungan merupakan kasus yang saat ini banyak terjadi di Indonesia. Kebanyakan sasaran yang menerima atau melakukan perundungan adalah anak-anak usia remaja yang sering terjadi di sekolah.

Melihat banyaknya anak-anak yang mendapatkan perlakuan perundungan, Brandon akhirnya menceritakan pengalaman masa lalunya menghadapi perlakuan bullying dalam sebuah buku berjudul “Bully Aja, I Don’t Care".

Buku yang ditulis oleh Dwi Sutarjantono ini berisikan tentang kisah nyata seorang Brandon Tanu yang mendapatkan perlakuan perundungan oleh teman-temannya saat di sekolah. Dalam buku tersebut kamu juga akan diajak bagaimana cara kamu melawan ketika mendapatkan perlakuan perundungan yang mungkin saja terjadi pada diri kamu. Buku yang baru saja diluncurkan pada Jumat (5/4) lalu merupakan buku yang dapat memotivasi remaja dan orang tua sebagai pendukung bagi anak-anak ketika mendapatkan perlakuan yang seperti itu.

Tak Hanya Buku yang Beri Motivasi, Brandon Tanu Bantu Bangun SekolahPopbela.com

Buku ini Popbela sarankan banget nih untuk kamu yang sedang menerima perlakuan bully agar kamu tahu bagaimana menghadapinya. Selain memberikan motivasi, hasil penjualan dari buku ini juga akan disumbangkan untuk pembangunan sekolah di Labuan Bajo yang bekerja sama dengan Happy Heart. Happy Heart sendiri merupakan sebuah yayasan yang membangun ulang banyak sekolah di berbagai pelosok Indonesia.

Coba yuk baca bukunya, langsung beli aja di toko buku terdekat ya, Bela. Selain isi bukunya bermanfaat banget kamu bisa membantu anak-anak di pelosok Indonesia juga untuk terus menuntut ilmu.

Baca Juga: Bermental Baja, Ini 5 Cara Artis Luar Negeri Menghadapi Bullying