Dalam cara baca jam analog, kamu perlu memperhatikan posisi jarum dan angka pada jam. Proses membacanya sebaiknya dilakukan secara bertahap agar tidak tertukar antara jam, menit, dan detik. Dengan mengikuti urutan yang benar, kamu bisa membaca waktu secara akurat.
Langkah pertama adalah mengenali jenis jarum yang ada di jam analog. Setelah itu, kamu bisa membaca jam, menit, dan detik secara berurutan dari jarum yang paling pendek hingga paling tipis.
1. Mengenali jarum pada jam analog
Jam analog umumnya memiliki tiga jenis jarum dengan fungsi berbeda. Jarum pendek menunjukkan jam, jarum panjang menunjukkan menit, dan jarum panjang tipis menunjukkan detik jika tersedia. Mengenali perbedaan ini penting agar kamu tidak salah membaca waktu.
Jarum pendek bergerak paling lambat dan berpindah dari satu angka ke angka berikutnya setiap satu jam. Sementara itu, jarum panjang bergerak lebih cepat dan berputar penuh setiap 60 menit.
2. Membaca jam (jarum pendek)
Untuk membaca jam, fokuslah pada jarum pendek. Angka yang sedang ditunjuk atau sudah dilewati oleh jarum pendek menunjukkan jamnya. Jika jarum pendek berada di antara dua angka, jam yang dibaca adalah angka yang lebih kecil.
Sebagai contoh, jika jarum pendek berada di antara angka 3 dan 4, maka jamnya masih menunjukkan pukul 3. Ini adalah prinsip penting dalam cara baca jam analog yang sering membuat bingung pemula.
3. Membaca menit (jarum panjang)
Setelah mengetahui jamnya, langkah berikutnya adalah membaca menit dari jarum panjang. Setiap angka pada jam analog mewakili kelipatan 5 menit. Artinya, angka 1 berarti 5 menit, angka 2 berarti 10 menit, dan seterusnya.
Jika jarum panjang berada tepat di angka 4, maka menitnya adalah 20 karena 4 dikali 5. Jika jarum panjang berada di antara dua angka, kamu bisa menghitung garis kecilnya, karena setiap garis kecil mewakili 1 menit.
4. Membaca detik (jarum tipis)
Tidak semua jam analog memiliki jarum detik, tapi jika ada, jarum ini biasanya paling tipis. Cara bacanya mirip dengan jarum menit. Setiap angka menunjukkan kelipatan 5 detik.
Jika jarum detik berada di angka 6, berarti menunjukkan 30 detik. Jika berada di antara garis kecil, kamu bisa menghitung satu per satu karena setiap garis kecil bernilai 1 detik.
5. Contoh membaca jam analog
Contoh pertama, jarum pendek berada di angka 9 dan jarum panjang di angka 12. Ini berarti menunjukkan pukul 09.00 karena menitnya masih nol. Posisi ini termasuk jam penuh.
Contoh kedua, jarum pendek di angka 3 dan jarum panjang di angka 6. Ini dibaca pukul 03.30 atau setengah empat. Contoh lainnya, jarum pendek di angka 1 dan jarum panjang di angka 4 menunjukkan pukul 01.20 karena 4 dikali 5 sama dengan 20 menit.