5 Spesies Kucing Endemik Indonesia yang Terancam Punah

Populasi mereka semakin sedikit

5 Spesies Kucing Endemik Indonesia yang Terancam Punah

Follow Popbela untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow Whatsapp Channel & Google News

Popularitas kucing sebagai sahabat berbulu di kalangan pecinta hewan sangatlah tinggi. Mereka sering ditemukan dalam keseharian, baik sebagai peliharaan maupun hewan liar. Terlebih, kucing punya kecerdasan yang baik dalam berinteraksi dan berperilaku. Ekspresi dan tingkahnya yang menggemaskan juga memikat siapa pun yang melihatnya.

Kucing sendiri terdiri dari ratusan spesies yang tersebar di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Misalnya saja kucing busok yang dinobatkan oleh World Cat Federation sebagai kucing asli Indonesia.

Namun, tahukah kamu bahwa Indonesia juga punya spesies kucing asli yang dilarang untuk dipelihara serta dilindungi? Lantaran, populasi mereka semakin menipis akibat maraknya perburuan liar. Inilah 5 spesies kucing endemik Indonesia yang terancam punah.

1. Kucing batu

Pardofelis marmorata atau dikenal dengan kucing batu merupakan spesies kucing endemik Indonesia yang memiliki corak dan pola warna yang mirip dengan macan dahan. Mereka dapat dikenali lewat warna tubuhnya yang kecokelatan dengan corak bercak-bercak hitam.

Kucing ini punya nama lain sebagai kucing bulu, macan tandang atau bekul dan berhabitat di hutan Sumaters fan Kalimantan. Kawanan nokturnal ini hidup secara arboreal dan teresterial serta aktif di malam hari.

Keberadaan hewan satu ini semakin jarang akibat perburuan liar. Maka itu, kucing batu masuk dalam daftar satwa liar yang dilindungi secara hukum dalam kategori Kelompok Burung Mamalia Famili Felidae. Hukumnya pun tercantum Perubahan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar Yang Dilindungi.

2. Kucing kuwuk

Berikutnya ada kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis), merupakan satwa endemik Indonesia yang berhabitat di hutan konifera, semak belukar, dan padang rumput. Mereka hidup liar dan bertahan hidup dengan menyantap beragam makanan di habitat.

Termasuk golongan hewan resistan terhadap gangguan manusia. Karena populasinya berada di daerah pertumbuhan sekunder dan pedesaan. Sehingga, mereka mudah ditemukan di dekat ladang pertanian, terutama di pemukiman pedesaan Sumatra dan Kalimantan.

Spesies kucing ini termasuk dalam daftar hewan yang dilindungi berdasarkan Permen LHK No. P20 tahun 2018. 

  • Share Artikel

TOPIC

trending

Trending

This week's horoscope

horoscopes

... read more

See more horoscopes here