Kalau saat puasa kamu hanya makan dua kali, sedangkan ketika hari biasa kamu bisa makan hingga tiga kali, harusnya pengeluaranmu selama satu bulan ini semakin sedikit dong? Namun nyatanya tidak demikian, banyak kasus di mana pengeluaran selama bulan ramadan justru semakin membengkak. Tenang saja, kalau kamu tahu caranya, tabunganmu juga bisa bertambah kok Bela. Yuk, simak tipsnya ya!

Buat daftar menu buka dan sahur selama satu bulan

 
Harusnya, saat ramadan sudah di depan mata, luangkanlah waktumu barang satu-dua jam untuk menata dan merencanakan menu makanan setiap harinya. Kamu juga harus bisa mengira-ngira, ada berapa orang lagi yang akan ikut makan bersamamu selama ramadan nanti. Bahan apa yang kamu butuhkan, dan berapa banyak jumlahnya juga perlu kamu catat. Hal ini penting untuk menghitung estimasi pengeluaran selama bulan puasa.

Jangan pernah takut untuk belanja dalam jumlah besar

 
Belanja langsung untuk kebutuhan satu bulan memang nampak akan butuh uang banyak. Tapi percayalah, itu justru jauh lebih hemat dibanding kamu menyicil berbelanja setiap minggunya. Sebab, berdasarkan pengalaman selama ini, harga bahan pokok makanan selama ramadan akan terus meningkat hingga lebaran. Nah, untuk berhemat, berbelanjalah dalam jumlah besar. Lagipula berbelanja langsung banyak juga membuatmu tidak membayar biaya parkir berkali-kali, pun biaya bensinnya. Tenagamu juga bisa terpakai untuk hal-hal lainnya.

Kurangi kegiatan berbuka di luar rumah

 
Ramadan seringkali dinilai sebagai momen yang tepat untuk reuni dengan kawan sekolah dan kembali menjalin silaturahmi. Maka tak heran, jika pada bulan ini undangan buka bersama menjadi hal yang lumrah. Tahan dirimu dan jangan mengiyakan semua tawaran, kalau tidak di akhir ramadan kamu akan menjerit kaget karena pengeluaranmu membengkak. Pilih tawaran mana yang mau kamu terima dan mana yang akan kamu tolak. Itu pilihan, bukan kewajiban.

Buatlah camilan dan kue lebaran sendiri

 
Jangan heran kalau saat puasa biasanya susunan kue-kue di swalayan atau pun pinggir jalan akan jauh lebih menarik dan menggoda dibanding biasanya. Itu namanya lapar mata. Kalau memang kamu ingin kue, siasati dengan membuatnya sendiri. Belilah segala bahan-bahan kue dalam jumlah besar, buat variasinya dengan bahan serupa. Cari informasinya lewat internet, dan ajak orang terdekat untuk membuat. Bukankah lebih romantis Bela?

Pisahkan antara gaji bulanan dan THR

 
Agar THR mu tetap ada wujudnya, pisahkan pengeluaran yang kamu ambil dari gaji bulanan dengan pengeluaran yang diambil dari THR. Sisihkan 10%-30% dari THR yang kamu terima untuk keperluan investasi. Tapi jangan lupa, prioritaskan uang THRmu untuk membayar zakat dulu. Untuk keperluan berbelanja lebaran, manfaatkan promo khusus yang hadir setiap ramadan. Promo yang hadir biasanya berupa diskon dan promo kartu kredit dengan cicilan 0 persen. Kalau bisa mendapat potongan harga, kenapa harus bayar lebih banyak?

Bagaimana, Bela? Sudah siap menambah tabungan saat ramadan?

BACA JUGA : Gaji Mepet tapi Ingin Menabung? Bisa dengan Cara-cara Ini, Bela!