Bagi Amoeba Uwu, Amu bukan sekadar karakter utama. Dia adalah gambaran dari "teman yang selalu hadir", orang yang mungkin sedikit berlebihan, tapi penuh kasih. Amo membayangkan jika Amu hidup di dunia nyata, ia akan menjadi tipe teman yang sigap dalam keadaan apa pun, baik senang maupun susah.
"Kalau Amu itu beneran manusia nyata, dia bakal jadi teman yang benar-benar ada. Selalu ada kalau kita lagi susah atau senang," ungkap Amo.
Menariknya, karakter seperti Amu muncul bukan dari perhitungan rumit, tetapi dari naluri sang kreator. Ia memikirkan bagaimana seorang anak SMA yang penuh energi dan kehebohan akan mengekspresikan perhatian kepada teman-temannya. Amo menambahkan, "Kadang dia kerasa berlebihan, tapi dia selalu berusaha ngelakuin yang terbaik. Bahkan hal-hal kecil dia perhatiin."
Dalam versi dunia nyata yang dibayangkan Amo, Amu bisa melakukan hal-hal nekat demi sahabatnya. Ia berkata sambil tertawa, "Dia bahkan bakal ngelakuin hal yang sebenarnya berbahaya, tapi dia tetap bakal lakuin itu buat temen-temennya." Gambaran ini membuat Amu terasa begitu hidup, bukan hanya lucu, tetapi juga lembut, setia, dan punya hati yang besar.
Kejujuran Amo dalam menciptakan karakter yang "nggak dibikin-bikin" inilah yang membuat Amu dan kawan-kawan terasa dekat. Mereka adalah representasi dari teman-teman sekolah yang mungkin pernah ada di hidup kita: yang absurd, heboh, tapi selalu ada.