Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

7 Fakta Elang Harpy, Burung Terbesar di Dunia yang Langka

7 Fakta Elang Harpy, Burung Terbesar di Dunia yang Langka
Gringosabroad.com
Share Article

Mengerikan, takjub dan takut. Mungkin itulah yang kamu rasakan ketika melihat burung elang harpy ini. Burung ini berukuran sangat besar sampai-sampai kamu mengira ini adalah seseorang yang sedang menggunakan kostum. 

Di dunia maya, elang harpy kini sedang sangat populer. Ia menjadi bahan pembicaraan karena ukurannya yang 'tak normal' dan mengintimidasi makhluk apapun yang berada di sekitarnya.

Penasaran dengan elang terbesar di dunia ini? Simak faktanya berikut ini.

  1. 1. Elang harpy merupakan unggas terbesar yang bisa ditemukan di hutan hujan tropis

    Flickr.com/The Next Gen Scientist
    Flickr.com/The Next Gen Scientist
  2. 2. Untuk mengetahui seberapa besar burung elang harpy ini, kamu bisa melihat perbandingannya dengan manusia di foto berikut ini

    Flickr.com/crg339
    Flickr.com/crg339
  3. 3. Saking besarnya, lebar sayap elang harpy jika dibentangkan bisa mencapai 2,24 meter

    Flickr.com/cuatrok77
    Flickr.com/cuatrok77
  4. 4. Sementara beratnya hanya mencapai 9 kilogram. Lumayan ringan ya, Bela!

    Dok. Internet
    Dok. Internet
  5. 5. Elang harpy sendiri ada dua jenis, yakni jenis The American dan The Papuan. Perbedaannya hanya pada bulu di kepala. The Papuan memiliki bulu lebih lebar dibandingkan The American

    Instagram.com/birds.nature
    Instagram.com/birds.nature
  6. 6. Kini jumlah burung elang harpy hanya tinggal 50 ribu di dunia karena habitatnya yang kian rusak

    Instagram.com/animalplanet
    Instagram.com/animalplanet
  7. 7. Melihat kuku dan cakarnya, membuat mangsa elang harpy langsung tercabik dalam satu kali sobekan. Ngeri!

    Photobucket.com/DecorahPagent
    Photobucket.com/DecorahPagent

    Terlihat sangat eksotis dan mungkin bagi sebagian orang burung ini cocok dijadikan hewan peliharaan, namun baiknya kita menjaga burung ini agar selalu tetap berada di habitatnya. Sebab, jika hewan ini punah bukan tak mungkin ekosistem di sekitarnya akan terganggu kan?

Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More