Film Thrash mengisahkan sebuah kota pesisir di Carolina Selatan yang dilanda badai besar berkategori tinggi. Bencana tersebut memicu banjir bandang yang dengan cepat melumpuhkan wilayah—jalan berubah menjadi aliran air, rumah-rumah terendam, dan proses evakuasi menjadi kacau. Dalam situasi genting itu, beberapa warga masih terjebak karena berbagai alasan, mulai dari kondisi pribadi hingga keadaan yang tidak memungkinkan untuk melarikan diri.
Keadaan semakin mencekam ketika muncul ancaman tak terduga dari dalam air banjir. Situasi yang semula hanya tentang bertahan dari bencana alam berubah menjadi perjuangan hidup yang jauh lebih berbahaya. Beberapa karakter dengan latar belakang berbeda dipaksa menghadapi ketakutan terbesar mereka, membuat keputusan cepat, dan berusaha bertahan di tengah kondisi yang terus memburuk. Pertemuan antar karakter pun menghadirkan dinamika baru dalam perjuangan mereka menghadapi situasi ekstrem tersebut.