Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

10 Lagu Healing yang Cocok Didengar untuk Menenangkan Hati dan Pikiran

10 Lagu Healing yang Cocok Didengar untuk Menenangkan Hati dan Pikiran
unsplash.com/@fuuj
Share Article

Lagu bagi kebanyakan orang menjadi sarana penghiburan diri. Lagu nggak hanya berfungsi untuk menghibur, lagu juga dipercaya memiliki banyak manfaat. Mengurangi kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, suasana hati, kewaspadaan mental, dan daya ingat, menjadi beberapa manfaat mendengarkan lagu.

Apalagi lagu-lagu healing yang didesain untuk menenangkan hati dan pikiran seperti 10 lagu di bawah ini. Diciptakan dengan bait lirik mendalam berpadu sentuhan musik yang tentram dijamin akan membuat perasaanmu menjadi lebih tenang.

Lantas apa saja lagu healing tersebut?

  1. 1. “Tenang” - Yura Yunita

    Dialog dini hari
    Resah gelisah mengiringi
    Berharap ada yang mengerti
    Berharap kau ada di sini

    “Tenang” menjadi lagu healing pertama yang wajib diputar. Lagu yang rilis di tahun 2021 ini, menyoal bentuk refleksi diri seseorang. Cocok didengar ketika benak dan pikiranmu dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan aneh, kekhawatiran akan masa depan, atau segala sesuatu yang mengganggu harimu jelang tidur malammu. 

    Melalui lagu ini, Yura memanjatkan doa untuk bisa mendapatkan ketenangan, mengusir sisa-sisa gusar yang sempat mampir, dan berharap ketenangan juga hadir bagi mereka yang mendengarkan lagu ini.

  2. 2. “Rehat” - Kunto Aji

    Tenangkan hati
    Semua ini bukan salahmu
    Jangan berhenti
    Yang kau takutkan takkan terjadi

    “Rehat” menjadi lagu yang diciptakan Kunto Aji sebagai sebuah monolog untuk mengingatkan dirinya sendiri, mengingatkan kita untuk tidak terperungkup pada sesuatu yang bahkan belum tentu terjadi.

    Mengingatkan untuk sejenak berhenti dan melihat kembali apa yang mestinya diperbaiki dalam diri, sebelum kembali untuk berlari. 

  3. 3. “Si Lemah” - Ran & Hindia

    Hai, si lemah
    Buatlah semesta menerima
    Dirimu apa adanya
    Relakanlah
    Masih banyak senyum di dunia
    Yang bisa terima semua indah kurangmu


    Walaupun berjudul “Si Lemah” lirik dari lagu ini mengisyaratkan sebuah kekuatan. Menantang seseorang yang sedang merasa kecil untuk bisa menerima dirinya sendiri.

    Bersama Hindia, lagu ini mengatakan, masih ada tempat  berisi orang-orang yang masih mau menerima dirinya dan segala kekurangannya.

  4. 4. “Secukupnya” - Hindia

    Kita semua gagal
    Ambil sedikit tisu
    Bersedihlah secukupnya

    Kegagalan pasti menjadi salah satu bagian dalam hidup manusia dalam berproses. Bagaimana menyikapi kegagalan menentukan jalan kita untuk ke depan. Dalam lagu ini Hindia seakan mengingatkan bahwa bukan diri kita saja yang pernah gagal, semuanya pernah menghadapi kegagalan.

    Lewat lagu “Secukupnya” kita diajak untuk memutar kembali memori kegagalan yang pernah terjadi di masa lalu dan menyadarkan bahwa hingga saat ini kita sudah melaluinya. Sikapi kegagalan tersebut secukupnya saja, dengan tidak berlarut-larut dalam kesedihan, seperti yang tertulis dalam penggalan lirik di atas.

  5. 5. “Diri” - Tulus

    Bisikkanlah
    Terima kasih pada diri sendiri
    Hebat dia
    Terus menjagamu dan sayangimu

    Setelah berjuang dengan setiap rintangan di hidup ini, terkadang kita lupa untuk berterima kasih kepada diri sendiri, lupa bahwa seonggok tubuh berisi jiwa dan pikiran ini terlalu keras pada dirinya demi wujudkan cita. 

    Tulus lewat lagu “Diri” hadir untuk mengingatkan orang-orang yang lupa menghargai dirinya sendiri. Kita juga diajarkan untuk memaafkan diri sendiri, kembali menerima keadaan diri, pun diingatkan untuk berhenti demi mengatur nafas.

  6. 6. “Catatan Kecil” - Adera

    Bila dunia membuatmu kecewa
    Karna semua cita-citamu tertunda
    Percayalah segalanya
    Telah diatur semesta
    Agar kita mendapatkan yang terindah

    Banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik dari lagu “Catatan Kecil” oleh Adera ini. Ditulis dengan diksi yang sederhana, lewat lagu ini kita diberikan kiat-kiat menjalani bagaimana hidup yang damai di dunia. 

    Pertama-tama, kita diajak untuk bersyukur dengan segala yang telah kita miliki. Setelahnya, mengajarkan bagaimana kerasnya mengejar cita-cita dan menyerahkan hasilnya kepada semesta.

    Bukan hanya itu, kita juga diingatkan untuk tidak tinggi hati atas pencapaian yang telah teraih. Dengan begitu kita akan hidup dengan kedamaian seutuhnya. Sudah mencoba menerapkannya, Bela?

  7. 7. “Semoga Sembuh” - Idgitaf

    Mungkin kau tak bisa kembali seperti dahulu
    Setidaknya luka badan, jiwa, takkan lagi melepuh
    Obatmu mungkin bukan aku
    Dan semoga hadirku tak perkeruh
    Satu hanya doaku, kau semoga sembuh
    (Kau semoga sembuh)

    Lagu pun bisa menjadi sarana doa, seperti yang dilakukan Idgitaf lewat lagu bertajuk “Semoga Sembuh”. Menyoal tentang seseorang yang memiliki penderitaan baik secara fisik maupun batin. Ia berdoa agar seseorang tersebut segera menemukan obat penyembuh lukanya.

  8. 8. "Pelukku untuk Pelikmu" - Fiersa Besari

    Kadang kala tak mengapa
    Untuk tak baik-baik saja
    Kita hanyalah manusia
    Wajar jika tak sempurna

    Seperti penggalan lirik di atas, Fiersa ingin mengingatkan kepada pendengar ataupun pasangannya bahwa tidak ada manusia yang sempurna, semuanya pasti memiliki kekurangan dalam diri masing-masing. 

    Fiersa ingin mengatakan pada pasangannya jika kita berhak merasa pelik, memvalidasi kesedihan dalam diri, membiarkan diri tertunduk untuk sesaat. Lagu ini menjadi sebuah bentuk support system seseorang kepada pasangannya.

  9. 9. "Sudah" - Ardhito Pramono

    Pagi dan sudah
    Sudahi malam yang duka
    Dunia kau kan baik saja
    Hujan akan tiba melahirkan pelangi

    Dentingan piano yang mengalun di sepanjang lagu ciptaan Ardhito bertajuk “Sudah” juga bisa menjadi lagu healing, nih Bela. Dengan bait lirik yang ringkas namun padat makna ini mampu melepaskan sedikit beban di dalam benak akan kekhawatiran-kekhawatiran yang kerap muncul setiap malam.

    Ardhito seakan mengajak pendengarnya untuk sejenak berhenti dari semrawutnya pikiran yang mengganggu, dan membiarkan dunia berjalan sebagaimana mestinya Memberi solusi untuk bisa lebih memahami masa depan yang sering kali dikhawatirkan.

  10. 10. “untuk hati yang terluka.” – Isyana Sarasvati

    Biarkan kegelapanmu
    Menemukan titik terang baru
    Pasukanmu kan kembali
    Memelukmu yang baru

    Saat seseorang sedang berproses, kegagalan wajar menghampiri. Bukannya terpuruk, dari kegagalan kita bisa belajar menjadi diri kita yang baru, seperti yang Isyana sampaikan dalam lagu “untuk hati yang terluka.”

    Katanya, “Jika kau tak dapatkan yang kau impikan, Bukan berarti kau telah usai”. Lagu ini menjadi lagu pengingat, sekaligus pemberi semangat untuk orang-orang yang sedang menghadapi kegagalan.

    Membiarkan kegelapan dalam diri mencari cahayanya sendiri, agar nantinya mendapatkan pribadi yang jauh lebih baik.

    Demikianlah 10 lagu healing yang cocok didengar untuk menenangkan hati dan pikiran. Adakah lagu healing versimu sendiri, Bela? Tulis di kolom komentar, ya!

Share Article
Editorial Team
Ayu Utami
EditorAyu Utami

Related Articles

See More