Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Penyebab Kulit Menghitam Padahal Tidak Panas-Panasan, Apa Saja?
pexels.com/cottonbro studio
  • Kulit dapat menggelap tanpa paparan panas akibat perubahan hormon, termasuk kehamilan, pil KB, atau gangguan tiroid, yang meningkatkan produksi melanin dan memicu bercak pigmentasi.

  • Paparan blue light layar, polusi dalam rumah, serta sinar UV yang masuk lewat jendela dapat membuat kulit kusam atau gelap, terutama tanpa perlindungan sunscreen.

  • Stres, kurang tidur, dehidrasi, pola makan buruk, skincare yang mengiritasi, dan obat tertentu juga dapat meningkatkan pigmentasi atau memperlambat pemulihan kulit.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah mengalami kulit tampak menghitam padahal kamu tidak panas-panasan, Bela? Ternyata sinar matahari bukanlah satu-satunya alasan kulitmu menjadi lebih gelap, lho. Meskipun kamu berada seharian di dalam ruangan, ada faktor lain yang dapat membuat kulit menghitam.

Bahkan, beberapa di antaranya sering kamu tidak sadari. Apa saja penyebab kulit menghitam padahal tidak panas-panasan? Yuk, cari tahu beragam penyebabnya di bawah ini.

1. Perubahan hormon

pexels.com/Khoa Võ

Perubahan hormon menjadi salah satu penyebab kulit menghitam padahal tidak panas-panasan. Kehamilan, pil KB, atau masalah tiroid dapat menyebabkan fluktuasi hormon. Pergeseran hormon itulah yang kemudian memicu kondisi melasama, di mana bercak cokelat atau cokelat keabu-abuan muncul di sekitar wajah, pipi, maupun dahi.

Meskipun kamu tidak berjemur di bawah sinar matahari, perubahan hormon tetap dapat membuat kulit memproduksi lebih banyak melanin. Akibatnya, kulit jadi lebih gelap.

2. Paparan blue light dari layar elektronik

Layar elektronik seperti smartphone, laptop, atau televisi memancarkan sinar biru yang berpotensi memengaruhi kondisi kulit. Paparan blue light dalam jangka panjang akan merangsang produksi melanin berlebih sehingga kulit bisa menjadi lebih kusam atau gelap.

Demi meminimalisir dampaknya, batasi penggunaan perangkat terlalu lama, ya. Selain itu, gunakan skincare yang mengandung antioksidan dan sunscreen dengan perlindungan terhadap sinar biru.

3. Polusi udara dan paparan sinar UV yang menerobos ke dalam rumah

pexels.com/Curtis Adams

Banyak yang mengira polusi udara hanya berasal dari luar rumah. Padahal, debu, asap dapur, dan bahan kimia dari produk pembersih juga dapat menjadi polutan di dalam rumah. Polutan tersebut bisa menempel pada kulit dan memicu iritasi yang menyebabkan kulit lebih kusam maupun gelap.

Di sisi lain, sinar UV juga tetap bisa masuk melalui jendela dan mengenai kulit. Jika kamu sering berada di dekat jendela tanpa menggunakan sunscreen, paparan ini tentunya bisa membuat kulitmu menghitam. Maka dari itu, pastikan sirkulasi udara tetap baik dengan rutin membuka jendela atau menggunakan air purifier.

Jangan lupa gunakan sunscreen meskipun lebih banyak beraktivitas di dalam rumah. Rutin membersihkan rumah juga akan mengurangi penumpukan debu dan polutan yang bisa berdampak buruk pada kesehatan kulit.

4. Stres dan kurang tidur

Menurut EasyHealths, penyebab kulit menghitam padahal tidak panas-panasan berikutnya yaitu dikarenakan stres dan kurang tidur. Umumnya, tubuh akan memproduksi lebih banyak kortisol saat kamu sedang stres. Kortisol yang tinggi tersebut bisa merangsang produksi melanin sehingga membuat kulit lebih gelap.

Ditambah lagi jika kamu kurang tidur, maka proses perbaikan kulit akan melambat. Hal ini yang menyebabkan kulit terlihat kusam, warna tidak merata, bahkan lebih gelap.

5. Kurang minum air putih dan pola makan yang buruk

pexels.com/Kaboompics.com

Dehidrasi bisa membuat kulit menghitam karena kurang mendapat asupan cairan. Sementara itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi gula, lemak, dan makanan olahan juga dapat memicu peradangan pada kulit yang berujung membuat kulit tak bercahaya.

Supaya kulit tetap sehat dan cerah, pastikan kamu mengonsumsi cukup air putih setiap hari, yakni sekitar 8 gelas atau lebih sesuai kebutuhan tubuhmu. Jangan lupa perbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya akan vitamin serta antioksidan untuk memperbaiki kondisi kulit dari dalam.

6. Penggunaan skincare yang tidak tepat

Pemilihan produk skincare yang kurang tepat juga bisa menjadi penyebab kulit menghitam padahal tidak panas-panasan. Produk dengan bahan aktif terlalu kuat, eksfoliator yang keras, atau skincare yang sudah kedaluwarsa tentunya bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan pigmentasi.

Oleh karena itu, gunakan skincare sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhanmu, ya. Selain itu, meskipun berada di dalam rumah, tetap gunakan pelembap dan sunscreen agar kulit terlindungi serta tidak mudah mengalami perubahan warna.

7. Penggunaan obat tertentu

pexels.com/cottonbro studio

Terakhir, obat-obatan sering kali menjadi penyebab paling umum penggelapan kulit. Beberapa antibiotik, obat antikejang, atau pil KB yang sudah disebutkan sebelumnya dapat meningkatkan pigmentasi sebagai efek sampingnya.

Jika kulitmu mulai menggelap setelah perawatan atau pengobatan baru, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter, ya!

Itu dia beberapa penyebab kulit menghitam padahal tidak panas-panasan yang perlu kamu ketahui. Jadi, jangan buru-buru menyalahkan cuaca panas ya, Bela. Sebab, ternyata ada banyak faktor lain yang bisa memengaruhi warna kulitmu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article